Pada Usia Berapa Kita Bisa Benar-benar Bahagia? Ini Jawabannya Sesuai Riset

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 02 Mar 2020 20:30 WIB
ilustrasi kakek nenek dan cucu Foto: istock
Jakarta -

Kebahagiaan seharusnya bisa ditemukan kapan pun terlepas dari berapa usia seseorang. Namun tak bisa dipungkiri ada masa-masa di mana seseorang cenderung lebih stres dan tidak bisa merasa bahagia sepenuhnya. Sejumlah penelitian berusaha mengetahui kapan seseorang bisa benar-benar bahagia. Tapi sepertinya kita harus benar-benar menjaga diri dan kesehatan untuk dapat merasakannya.

Penelitian terbaru berusaha mengungkap usia di mana seseorang bisa benar-benar bahagia. Tapi tampaknya seseorang harus menjaga kesehatan dan panjang umur untuk dapat merasakan dan membuktikannya. Riset yang dilakukan neuroscientist tersebut mengungkap jika orang akan meraih kebahagiaan mereka di usia 82.

Menurut ilmuwan Daniel Levitin, hidup akan menjadi lebih baik seiring dengan pertambahan usia. Tak seperti ketika muda, orang tua umumnya lebih puas secara mental bahkan memiliki kemampuan memecahkan masalah yang lebih baik. Riset yang menjadi bagian dari penulisan buku The Changing Mind: A Neuroscientist's Guide To Ageing Well tersebut ini pun mematahkan mitos bahwa orang tua cenderung depresi.

"Dalam 10 tahun terakhir neurosains telah menemukan, ingatanmu tidak selalu akan rusak seiring usia. Mitos besar lainnya adalah orang dewasa yang lebih tua depresi,"

"Rata-rata seseorang mencapai kebahagiaan tertinggi mereka di 72 negara adalah 82 tahun dan aku pikir kita bisa mendorong ke 10 tahun selanjutnya jika kita bisa mengatasi penuaan dengan baik dengan teknologi medis.

Riset tersebut membuktikan jika kebahagiaan seseorang akan mencapai puncaknya di usia senja. Hal ini bisa disebabkan karena kemampuan otak justru bertambah baik seiring bertambahnya usia. Selain itu, orang-orang tua menjadi lebih bahagia karena mereka punya lebih banyak empati dan perlengkapan untuk mengatasi tantangan hidup.

Penelitian Levitin pun mengungkap orang-orang yang religius cenderung lebih bahagia. Hal tersebut dikarenakan mereka mempraktekkan rutinitas yang melibatkan bersyukur.


Daniel Levitin pun membagi tips agar orang bisa bahagia di masa-masa tuanya. Pertama adalah dengan tetap berkegiatan yang menstimulasi pikiran dengan bekerja atau hal-hal yang dianggap bermakna. Kemudian jangan lupa olahraga dan mencoba hal baru. Lalu jagalah kesehatan dan sering bertemu dengan orang-orang baru karena bisa menstimulasi otak.


Simak Video "Kunci Bahagia dengan Pasangan"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)