Viral Diary Wanita yang Terisolasi di Wuhan, Kisahnya Bikin Mellow

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 25 Feb 2020 08:00 WIB
Perlukah Kita Pakai Masker Untuk Cegah Virus Corona? Foto: ABC Australia
Jakarta -

Virus Corona hingga saat ini banyak mendatangkan kisah-kisah haru dan juga menyedihkan. Tidak hanya dari para penderita, perawat dan dokter yang menangani virus ini, melainkan juga dari orang-orang yang terjebak di sana.

Seperti yang diketahui, sejak virus Corona mulai terdeteksi dan diketahui berasal dari kota Wuhan, pemerintah mulai mengambil langkah tegas dengan membatasi orang-orang yang keluar-masuk kota tersebut. Hal ini yang membuat para warga yang terjebak di kota Wuhan kesulitan untuk mendapatkan pertolongan untuk hidupnya, seperti yang dikisahkan oleh salah seorang wanita yang berada di sana.

Seperti dikutip dari Boredpanda, awalnya wanita tersebut mengunggah permohonan dirinya untuk meminta pertolongan melalui platform media sosial China bernama Weibo. Postingan berjudul "Diary of a girl in Wuhan" itu berisi tentang pengalaman sang wanita saat menjalani karantina bersama 60 juta penduduk kota Wuhan lainnya.

Unggahannya tersebut dimulai pada 23 Januari. Pada tanggal tersebut sang wanita menulis, "Mereka mengkarantinakan kota, saya takut. Kita butuh pertolongan, ibu saya semakin sakit."

Kisah Haru Seorang Wanita di Wuhan, Akhirnya Bikin NyesekFoto: dok. boredpanda

Lalu pada tanggal 26 Januari, sang wanita yang tidak disebutkan namanya itu kembali mengunggah kalimat yang berbunyi, "Ibu menelepon, mengatakan bahwa pihak rumah sakit akan memindahkannya ke Jinyintan (rumah sakit khusus untuk penyakit menular). Tidak yakin jika ini adalah kabar baik."

Setelahnya, pada tanggal 28 Januari, dirinya mengatakan bahwa ibunya tersebut telah meninggal. Lebih menyedihkannya lagi, unggahan-unggahan selanjutnya justru mengatakan bahwa setelah sang ibu meninggal, kini ayahnya yang mulai menunjukkan tanda-tanda terserang infeksi virus yang sama.

Kisah Haru Seorang Wanita di Wuhan, Akhirnya Bikin NyesekFoto: dok. boredpanda

"Menunggu ayah untuk menyelesaikan CT scan nya, tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan. Berjongkok di samping trotoar, saya tidak pernah merasa sesedih ini, setidak berdaya ini selama hidup saya. Ini adalah hal paling buruk dari patah hati, tetapi saya harus berada di sisinya hingga akhir," tulisnya pada tanggal 29 Januari.

Pada tanggal 2 Februari, dia menceritakan pengalamannya saat mengantar sang ayah ke dokter. Ayahnya melakukan cek kesehatan yang sama seperti dilakukan oleh ibunya pada tanggal 24 Januari. Saat itu cuaca sedang hujan lebat dan dia mengaku merindukan sang ibu. Kenyataan pahit setelahnya yang harus dia terima adalah sang ayah mengusirnya dan mengatakan untuk tidak lagi berkunjung.

Kisah Haru Seorang Wanita di Wuhan, Akhirnya Bikin NyesekFoto: dok. boredpanda

Dalam salah satu postingannya, sang wanita juga sempat menceritakan bahwa dirinya memimpikan sang ibu. Dalam mimpi tersebut, dirinya berusaha mencari sang ibu dan ingin mengatakan bahwa ayahnya sedang sakit dan terbaring di rumah sakit. Tidak sampai disitu saja, unggahan selanjutnya mengatakan bahwa kondisi sang ayah semakin memburuk.

"Kegagalan pernafasan, cara yang begitu kejam untuk mati. Bu, maukah kamu membawa ayah ke surga di mana dia bisa bernapas dengan bebas? Dan jangan khawatir tentang saya. Hari ini saya meminta ayah untuk mengingat wajah saya, untuk mengingat suara saya. Ketika saya masih kecil, kamu biasa berkata, jika saya tersesat, kamu akan datang untuk menemukan saya, dan dengan tanda lahir di tubuh saya, kamu akan tahu itu adalah saya. Saya tahu ketika kita bertemu lagi, kamu akan mengenali saya," tulisnya.

Kisah Haru Seorang Wanita di Wuhan, Akhirnya Bikin NyesekFoto: dok. boredpanda

Pada akhirnya, sang ayah menyusul ibunya ke surga dan pergi meninggalkan dirinya. Setelah mengunggah hal tersebut, beberapa jam setelahnya, sang wanita kembali mengunggah hal yang tidak kalah menyedihkan dan juga haru. Dirinya mengungkapkan bahwa dia juga telah terinfeksi virus yang sama, seperti yang diderita kedua orang tuanya sampai akhirnya meninggal.

Kisah Haru Seorang Wanita di Wuhan, Akhirnya Bikin NyesekFoto: dok. boredpanda

"Aku sangat takut. Aku juga terinfeksi," tulisnya.

Setelah unggahan kisah mengharukannya ini viral, banyak orang dan media lokal yang menawarkan bantuan padanya. Kabar terakhir yang diperoleh dari sahabatnya, sang wanita kini sudah mendapat penanganan di rumah sakit.



Simak Video "Viral Amplop Nikahan Pelunas Utang, Netizen Ingin Meniru"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)