Menurut Penelitian, Stres Bisa Menambah Kalori Setara Double Hamburger

Vina Oktiani - wolipop Minggu, 26 Jan 2020 20:04 WIB
Ilustrasi wanita stres. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Banyak faktor yang dapat membuat seseorang stres, seperti karena masalah pekerjaan, rumah tangga, dan keuangan. Menurut sebuah penelitian, stres yang ditimbulkan dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan fisik.

Seperti dikutip dari Bright Side, menurut penelitian dari Yale University, stres dapat menambah kalori pada tubuh, sehingga tubuh lebih mudah gemuk. Penelitian ini meneliti hubungan antara tingkat stres dengan perubahan berat badan.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa stres dapat meningkatkan kadar kortisol. Kortisol terletak di daerah penyimpanan darah dan lemak yang dapat menghasilkan sekitar 300 kalori. Jumlah kalori yang sama dengan menyantap double cheeseburger. Selain itu, stres juga menyebabkan lonjakan nafsu makan yang berlebihan.


Lemak-lemak yang berlebihan ini biasanya ditemukan di area tubuh yang tidak diinginkan, seperti pinggang, perut dan paha. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Ohio State University, wanita yang sedang mengalmi stres dan mengonsumsi makanan berkalori tinggi serta berlemak memiliki respons tubuh yang berbeda untuk menghadapi kalori.

Akibatnya, lemak-lemak tersebut akan tersimpan di bagian pinggang. Hal serupa juga dinyatakan oleh penelitian dari University of California, University of New York, dan Yale University.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa orang yang stres dan mengonsumsi makanan tinggi kalori akan membuat metabolisme tubuhnya melambat. Wanita yang stres juga terbukti akan meningkatkan kadar insulin pada tubuh.


Penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki tingkat stres yang cukup tinggi cenderung membakar 104 kalori lebih sedikit daripada mereka yang tidak. Walaupun hal ini tidak terlihat terlalu berdampak, namun jika dibiarkan dalam jangka panjang akan memberikan efek yang cukup signifikan bagi tubuh. Kamu bisa menambah berat badan hingga 11 pound atau sekitar 5 kg selama setahun.

Intinya, stres adalah hal yang tidak baik secara psikologis dan fisik. Oleh sebab itu kamu perlu menyeimbangkan antara perkejaan dan waktu untuk berlibur atau menenangkan diri. Kamu bisa mencobanya dengan mendengarkan musik, berjalan-jalan, berolahraga, atau menekuni hobi baru.



Simak Video "Dengerin Musik Bertempo Lambat dan Nyanyi Bersama Bisa Minimalisasi Stres"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/hst)