Daftar Gejala yang Dialami Seseorang Saat Melewatkan Sarapan

Hestianingsih - wolipop Senin, 04 Nov 2019 06:04 WIB
Ilustrasi sarapan. Foto: iStock Ilustrasi sarapan. Foto: iStock

Jakarta - Setelah lebih kurang delapan jam 'berpuasa' ketika tidur, para pakar menyarankan tidak melewatkan sarapan di pagi hari. Begitu bangun tidur, kadar gula dalam darah menurun drastis akibat tubuh tak mengasup makanan maupun minuman di malam harinya. Melewatkan sarapan, bisa mengakibatkan berbagai gangguan tubuh yang bisa memengaruhi produktivitas kamu dalam menjalani kegiatan. Lalu apa yang terjadi jika seseorang 'nekat' melewatkan sarapan?

Seperti dikutip dari Daily Mail, ada beberapa gejala yang bisa dialami orang yang tidak sarapan karena alasan buru-buru atau tidak sempat menyiapkan makanan:

- Wajah pucat
- Tubuh gemetar
- Kurang energi yang berakibat kelelahan, tubuh terasa lemah dan kurangnya koordinasi
- Rasa lapar hebat
- Mudah marah, gelisah dan gugup
- Keringat berlebihan
- Sulit konsentrasi
- Mudah bingung.

Daftar Gejala yang Dialami Seseorang Saat Melewatkan SarapanFoto: iStock


Pada intinya, otak akan bekerja lebih baik jika mendapatkan asupan makanan yang mudah dicerna. Jadi jika ingin performa kerja kamu lebih baik di kantor, maka jangan pernah melewatkan sarapan. Menu sarapan pun sebaiknya tidak sembarangan. Hindari makanan tinggi karbohidrat seperti roti dengan olesan selai gula, muffin, nasi uduk, mie ayam, bubur ayam atau lontong sayur. Hindari pula makanan olahan pabrik atau cepat saji seperti daging kalengan, sosis, daging asap beku, dan sebagainya.

"Makanan olahan pabrik tidak hanya mengandung berbagai bahan tambahan dan pengawet tapi juga miskin nutrisi penting seperti antioksidan dan serat," ujar pakar nutrisi Frida Harju.

Sangat disarankan mengonsumsi makanan berprotein tinggi karena cenderung lama dicerna oleh tubuh. Energi yang dilepaskan dari protein tinggi juga perlahan dan bertahap, sehingga kamu punya cukup cadangan tenaga untuk dipakai hingga tiba jam makan siang.

Telur rebus, omelet jamur dan tomat, yoghurt dengan buah-buahan dan kacang, roti gandum, oatmeal dengan topping daging ayam adalah beberapa alternatif menu sehat untuk sarapan. Sebagai teman sarapan, kamu bisa memilih teh hijau tanpa gula, kopi hitam tanpa gula dan air putih. Yang terpenting, porsi protein sebaiknya lebih banyak ketimbang karbohidrat dan jangan lupa sertakan serat dari sayur atau kacang-kacangan.




Simak Video "Begini Gaya Sarapan Orang Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/eny)