Suka Tukar Baju dan Handuk Sama Orang Lain? Hati-hati Infeksi Jamur

Akfa Nasrulhak - wolipop Kamis, 12 Sep 2019 11:48 WIB
Foto: shutterstock Foto: shutterstock

Jakarta -

Kadang bagi para wanita yang sudah dekat sering saling tukar baju tahu handuk. Namun. Tahukah kamu ternyata hal itu bisa menyebarkan jamur lho. Menurut Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma dr Helmin Agustina Silalahi, kurangnya kebersihan, udara lembap dan daya tahan tubuh yang rendah bisa menjadi penyebab infeksi jamur pada kulit.

Apalagi jamur menyukai lingkungan yang lembap maka handuk ataupun pakaian yang basah bisa menjadi tempat yang nyaman buat jamur tersebut. "Kondisi ini memungkinkan menularnya infeksi jamur dari satu orang ke orang lain yang menggunakan perlengkapan mandi bersama," ujar dr Helmin kepada Wolipop, Kamis (12/9/2019).

Oleh karena itu, agar kamu tidak terserang infeksi jamur, pastikan tidak menggunakan handuk yang sama dengan orang lain. Bayangkan saja, jika teman kamu mengalami jamur kulit, bisa saja ketika saling meminjam handuk atau pakaian bisa menular. Selain handuk, saling pinjam sepatu, kaus kaki, bahkan sendal pun ternyata bisa menularkan penyakit jamur tersebut.

"Jika seseorang berinteraksi dengan penderita jamur kulit seperti menggunakan perlengkapan mandi, sepatu, kaus kaki, sendal, pakaian bersama-sama maka jamur bisa berpindah melalui media tersebut," ujarnya.

Menurut dr Helmin, jika sudah terinfeksi segera berikan obat anti jamur topical/oles, seperti Kalpanax. Namun jika tambah parah harus ke dokter.

"Pada infeksi jamur kulit ringan penggunaan obat topical masih sangat membantu penyembuhan, namun faktor yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan dan menghindari kelembaban, dan perlu diingat oleskan obatnya pada seluruh area kulit yang terinfeksi. Namun pada infeksi jamur kulit yang parah atau luas, segera ke dokter karena biasanya memerlukan obat anti jamur yang di minum untuk efek lebih luas," pungkasnya." ujarnya.

Kalpanax Krim ini mengandung Myconazole Nitrate 2% yang terbukti secara klinis 99% ampuh mengatasi jamur kulit langsung ke akarnya sehingga efektif mengobati gatal akibat jamur dan penyakit kulit lainnya. Selain itu, penggunaan Kalpanax harus dilanjutkan 10 hari sesudah seluruh gejala klinis seperti merah, gatal, dan kutu air menghilang. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh komponen jamur sudah mati.





Simak Video "Cara Cut Keke Jaga Penampilan di Usia 40-an"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)