11 Benda yang Sebaiknya Tidak Dipinjamkan ke Orang Lain karena Berbahaya

Nada Saffana - wolipop Rabu, 27 Feb 2019 09:48 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Budaya orang Indonesia salah satunya senang berbagi. Namun, tidak semua hal aman untuk dibagikan. Ini 11 yang sebaiknya digunakan sendiri demi kenyamanan dan kesehatan.

1. Gunting Kuku
Foto: Thinkstock

Mungkin kita tidak bisa melihatnya, tetapi ada banyak bakteri, virus, dan mikroorganisme jamur pada jari dan kuku manusia. Oleh sebab itu, gunting kuku bisa menjadi faktor infeksi. Dengan demikian, meminjamkan gunting kuku kepada orang lain dapat meningkatkan risiko penyakit jamur dan hepatitis.

2. Anting
Foto: iStock

Ada banyak pembuluh darah di telinga. Itu sebabnya telinga mudah terinfeksi penyakit yang ditularkan melalui darah hanya dengan mengenakan anting. Lain kali jika ingin meminjam anting, jangan lupa dibersihkan dengan alkohol.

3. Lip Balm
Foto: iStock

Tidak hanya di telinga, pembulu darah juga ada di bawah permukaan bibir. Penggunaan lip balm dapat membawa mikroba yang ada di aliran darah. Virus herpes dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain ketika berbagi lip balm atau lipstik.

4. Pinset Alis
Foto: Thinkstock

Jika Anda menggunakan pinset orang lain untuk mencabut sedikit rambut, itu tidak terlalu berbahaya, tetapi jika menggunakannya untuk menghilangkan rambut yang tumbuh ke dalam, alat ini dapat menyebabkan penyakit serius. Dalam kasus seperti itu, pinset bisa menjadi penyebab Hepatitis C.

5. Deodoran Roll-On
Foto: thinkstock

Deodoran bentuk roll-on dapat menyebabkan infeksi yang serius, terutama jika ketiak mengalami luka kecil setelah bercukur. Wangi deodoran hanya menutupi bau dan tidak dapat mencegah penyebaran bakteri. Oleh sebab itu, selalu pilih deodoran dengan bahan antibakteri dan jangan meminjamkannya ke orang lain bahkan keluarga.

6. Sabun Batangan
Foto: thinkstock

Mikroorganisme melapisi sabun batang setelah digunakan. Tidak hanya mikroba baik tetapi juga virus berbahaya. Ketika sabun diletakkan di tempatnya, kelembapannya menjadi tempat ideal untuk pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus. Untuk mengurangi risiko infeksi, lebih baik gunakan sabun cair.

7. Sisir
Foto: iStock

Jangan pernah meminjamkan sikat rambut atau sisir ke orang lain. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyebaran parasit seperti kutu, kudis bahkan infeksi staph. Jika Anda berbagi sisir, segera bersihkan dengan sabun, tisu basah atau alkohol. Cara terbaik untuk melindungi diri sendiri adalah dengan tidak berbagi sisir.

8. Handuk
Foto: iStock

Handuk adalah tempat berkembang biaknya kuman, terutama ketika itu tergantung di kamar mandi dengan lingkungan yang lembap. Oleh sebab itu, handuk tidak boleh dipinjamkan ke orang lain. Jika handuk berbau apek, berarti ada perkembangan jamur dan bakteri. Handuk semacam itu dapat menginfeksi tubuh dari jamur dan bakteri yang menyebabkan ruam dan jerawat. Cuci handuk setelah 4-5 kali penggunaan dan selalu biarkan benar-benar kering.

9. Spons Mandi
Foto: iStock

Umumnya loofah tidak pernah benar-benar kering karena sering digunakan dan diletakan di tempat yang lembap. Oleh karena itu, loofah menjadi pabrik kuman yang sangat baik untuk perkembangan bakteri. Keringkan loofah secara menyeluruh dan jangan meminjamkannya kepada siapa pun.

10. Kuas Makeup
Foto: Thinkstock

Hindari berbagi produk atau alat make make up yang bersentuhan dengan cairan tubuh, seperti kelenjar mata, mukosa hidung, air liur, darah, atau jerawat nanah. Kuas yang bersentuhan dengan itu umumnya untuk pemakaian eyeliner, eyeshadow, maskara, concealer dan lipstik. Sebaiknya jangan berbagi kuas makeup dengan orang lain serta hindari menggunakan barang sample di toko kosmetik.

11. Earphone
Foto: iStock

Penggunaan earphone dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di telinga. Belum lagi jika Anda meminjamkannya, itu akan meningkatkan risiko tertular bakteri jahat seperti streptococcus dan staphylococcus penyebab infeksi telinga, bisul, dan pustula. Jika Anda masih ingin berbagi aksesori ini dengan seseorang atau meminjamnya, bersihkan headphone dengan kapas yang dicelupkan ke dalam alkohol. (hst/hst)