Bagai 2 Sisi Mata Uang, Ini Baik-Buruknya Ikutan Tren 10 Years Challenge

Hestianingsih - wolipop Kamis, 17 Jan 2019 12:40 WIB
Sophia Latjuba dari 10 tahun lalu hingga sekarang. Foto: dok. detikHealth Sophia Latjuba dari 10 tahun lalu hingga sekarang. Foto: dok. detikHealth

Jakarta - Viralnya tagar #10YearsChallenge di Instagram menjadi fenomena tersendiri di dunia media sosial saat ini. Bukan hanya netizen biasa yang ikut tantangan ini, tapi juga selebriti kelas atas seperti Jessica Biel, Ryan Seacrest, Reese Witherspoon hingga Viola Davis.

Indonesia pun terkena demam #10YearsChallenge. Tak sedikit selebriti Tanah Air yang mem-posting foto perbandingan penampilan mereka dari 10 tahun lalu dan masa kini. Ada yang perubahannya drastis, ada pula yang sama sekali tidak berubah.

Mem-posting foto 'before-after' dalam jeda waktu 10 tahun mungkin hanya dianggap sebagai keisengan belaka atau sekadar pamer di media sosial. Tapi ternyata memiliki dampak lebih besar bagi mental.


Bagai 2 Sisi Mata Uang, Ini Baik-Buruknya Ikutan Tren 10 Year ChallengeJessica Biel ikut tren 10 Years Challenge. Foto: instagram/istock

Bagai dua sisi mata uang, tren #10YearsChallenge bisa membawa pengaruh positif maupun negatif terhadap sisi psikologis.

"Ada keuntungan secara psikologis dengan bernostalgia. Ketika kamu melihat kembali masa-masa indah, kenangan itu akan memicu sebuah perasaan berharga pada otak, membuat kamu merasakan kebahagiaan, bahkan membawamu kembali ke masa itu," jelas Hal McDonald, Ph.D., profesor literatur dan linguistik dari Mars Hill University, seperti dikutip dari Thrive Global.

Tapi Hal juga mengingatkan, mem-posting foto di masa lalu juga bisa berdampak sebaliknya. Ada potensi kamu justru merasa lebih buruk akibat postingan tersebut.
Bagai 2 Sisi Mata Uang, Ini Baik-Buruknya Ikutan Tren 10 Year ChallengeChef Farah Quinn ikut tren 10 Years Challenge. Foto: Instagram

"Ada kondisi yang dinamakan bias positif, yang membuat kita mengingat kembali hal-hal positif di masa lalu, dan bisa membuat kita merasa lebih buruk dengan keadaan sekarang," tutur Hal.

Maka dari itu Hal menganjurkan agar netizen tetap bijak mem-posting foto di media sosial jika ingin ikut tren #10YearsChallenge. Jangan sampai keinginan untuk bernostalgia justru membuat kamu merasa kecewa sehingga dampaknya menjadi tidak sehat.
(hst/hst)