Kabar Baik Buat Penyuka Mangga, Perut Kamu Bisa Lebih Sehat Makan Buah Ini

Hestianingsih - wolipop Jumat, 08 Jun 2018 16:11 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Kabar baik untuk kamu penyuka mangga. Buah tropis yang sempat jadi minuman hits di kalangan millennial ini ternyata bisa mengatasi sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

Studi yang dilakukan sebuah universitas di Texas menemukan bahwa mangga mengandung serat tinggi dan polifenol. Dua kombinasi nutrisi ini terbukti bisa mengatasi sembelit dan peradangan pada sistem pencernaan, lebih efektif ketimbang konsumsi bubuk serat.

Texas A&M University telah melakukan penelitian terhadap 36 pria dan wanita dengan gangguan sembelit kronis. Mereka dibagi menjadi dua kelompok; grup satu diberikan diet dengan 300 gram mangga setiap hari, sementara grup kedua diberikan serat dalam bentuk suplemen. Diet ini dijalani selama satu bulan.

Baca Juga : Makan Mangga untuk Cegah Jerawat

Selain diberikan tambahan serat baik dari buah mangga maupun suplemen, para responden juga diberi asupan karbohidrat, protein, lemak dan makanan sumber serat lainnya. Setelah satu bulan eksperimen, kedua grup memperlihatkan perubahan signifikan pada kesehatan pencernaan mereka.
Manfaat mangga bisa buat perut lebih sehatManfaat mangga bisa buat perut lebih sehat Foto: iStock

Masalah sembelit mereka teratasi, namun konsumsi mangga terbukti lebih efektif mengatasi gangguan pencernaan ketimbang suplemen serat. Mangga juga membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan mengurangi peradangan.

"Temuan kami menunjukan bahwa mangga memberikan manfaat lebih banyak ketimbang suplemen serat," kata Professor Susanne Mertens-Talcott, penulis penelitian, seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca Juga : Manfaat Mangga untuk Diet & Kecantikan Anda

Susanne mengklaim bahwa suplemen serat dan laksatif memang efektif menyembuhkan sembelit. Tapi tidak bisa meredakan gejala-gejala lain terkait gangguan kesehatan pencernaaan, misalnya pencernaan.

Manfaat mangga memang telah terbukti meningkatkan kesehatan pencernaan. Namun sebaiknya batasi konsumsinya hanya 300 gram, atau satu butir saja sehari. Buah dengan rasa manis dan menyegarkan ini umumya mengandung gula yang cukup tinggi. Jika dimakan secara berlebihan bisa memicu kegemukan dan diabetes.
(hst/agm)