Agar Tidak Bau Mulut, Santap Makanan Ini Saat Sahur dan Buka Puasa
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 29 Mei 2017 03:46 WIB
Jakarta
-
Pada saat puasa masalah bau mulut sering terjadi. Masalah bau mulut ini terkadang membuat seseorang menjadi tidak percaya diri bicara dengan orang lain.
Nafas yang kurang sedap terjadi karena dua hal, yakni masalah mulut dan kesehatan pencernaan. Ini berarti bau mulut terjadi tidak hanya kerena masalah mulut tapi juga berasal dari saluran pencernaan Anda.
Untuk mengatasi bau mulut saat puasa, pertama-tama Anda harus memperbaiki pola makan. Seimbangkanlah konsumsi protein, karbohidrat. Selain itu perbanyak lah makan buah, sayur dan cairan untuk menjaga saluran cerna yang sehat. Tidak lupa untuk rajin menyikat dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang pembersih gigi.
Ingin hasil yang lebih maksimal? Berikut ini tiga referensi makanan sahur dan berbuka puasa untuk mencegah bau mulut!
Yoghurt
Sebuah penelitian terbaru menemukan, makan yoghurt setiap hari dapat mengurangi tingkat penyebab bau mulut. Hal ini karena yoghurt dapat menyingkirkan bakteri. Plak pada mulut serta penyakit gusi juga bisa berkurang. Sebaiknya, pastikan yoghurt yang dikonsumsi tidak memiliki rasa dan tanpa gula (plain yoghurt).
Apel, Wortel & Seledri
Ketiga jenis sayur dan buah ini ampuh melawan bau mulut. Anda bisa menggabungkannya menjadi jus. Pada dasarnya semua jenis buah dan sayur yang akan kaya serat dapat memerangi aroma mulut yang tidak sedap.
Ahli gizi Cynthia Sass mengatakan, plak terus berkembang di dalam mulut yang menimbukan aroma tidak sedap. Makanya ia manyarankan makan lah makanan yang meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembab dan membersihkan area mulut.
Cynthia juga memperingatkan agar tidak lupa membersihkan gigi setelah makan ayam dan sereal. Makanan tersebut biasanya akan menyelip di gigi dan sekitar mulut.
Makanan yang Kaya Vitamin C
Jeruk, melon dan stroberi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C akan membuat bakteri tidak hinggap di mulut. Vitamin ini juga bagus dikonsumsi agar terhindar dari penyakit gusi yang juga menjadi penyebab bau mulut.
Sebaiknya konsumsi vitamin C dari makanan bukan suplemen. Menurut Cynthia, bagi sebagian orang, mengonsumsi suplemen vitamin C dapat menganggu pencernaan. Tentunya ketika pencernaan terganggu maka akan berpengaruh pada aroma mulut yang tidak sedap. (kik/eny)
Nafas yang kurang sedap terjadi karena dua hal, yakni masalah mulut dan kesehatan pencernaan. Ini berarti bau mulut terjadi tidak hanya kerena masalah mulut tapi juga berasal dari saluran pencernaan Anda.
Untuk mengatasi bau mulut saat puasa, pertama-tama Anda harus memperbaiki pola makan. Seimbangkanlah konsumsi protein, karbohidrat. Selain itu perbanyak lah makan buah, sayur dan cairan untuk menjaga saluran cerna yang sehat. Tidak lupa untuk rajin menyikat dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang pembersih gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoghurt
Foto: Thinkstock |
Sebuah penelitian terbaru menemukan, makan yoghurt setiap hari dapat mengurangi tingkat penyebab bau mulut. Hal ini karena yoghurt dapat menyingkirkan bakteri. Plak pada mulut serta penyakit gusi juga bisa berkurang. Sebaiknya, pastikan yoghurt yang dikonsumsi tidak memiliki rasa dan tanpa gula (plain yoghurt).
Apel, Wortel & Seledri
Foto: iStock |
Ketiga jenis sayur dan buah ini ampuh melawan bau mulut. Anda bisa menggabungkannya menjadi jus. Pada dasarnya semua jenis buah dan sayur yang akan kaya serat dapat memerangi aroma mulut yang tidak sedap.
Ahli gizi Cynthia Sass mengatakan, plak terus berkembang di dalam mulut yang menimbukan aroma tidak sedap. Makanya ia manyarankan makan lah makanan yang meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembab dan membersihkan area mulut.
Cynthia juga memperingatkan agar tidak lupa membersihkan gigi setelah makan ayam dan sereal. Makanan tersebut biasanya akan menyelip di gigi dan sekitar mulut.
Makanan yang Kaya Vitamin C
Foto: iStock |
Jeruk, melon dan stroberi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C akan membuat bakteri tidak hinggap di mulut. Vitamin ini juga bagus dikonsumsi agar terhindar dari penyakit gusi yang juga menjadi penyebab bau mulut.
Sebaiknya konsumsi vitamin C dari makanan bukan suplemen. Menurut Cynthia, bagi sebagian orang, mengonsumsi suplemen vitamin C dapat menganggu pencernaan. Tentunya ketika pencernaan terganggu maka akan berpengaruh pada aroma mulut yang tidak sedap. (kik/eny)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
Most Popular
1
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
2
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
3
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
4
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket
5
Ramalan Zodiak Pisces 2026: Kesempatan Emas Terbuka, Jangan Salah Langkah
MOST COMMENTED












































Foto: Thinkstock
Foto: iStock
Foto: iStock