Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Remaja Pria Desain Bra Pendeteksi Kanker Payudara, Seperti Apa Bentuknya?

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 05 Mei 2017 19:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: ist
Jakarta - Kanker payudara menjadi salah satu penyakit paling mematikan untuk wanita. Biaya pengobatan penyakit itu juga diketahui mahal apalagi jika sudah pada stadium yang mengkhawatirkan. Saat ini, berbagai pihak mencoba mengembangkan metode penyembuhan yang efisien dan efektif untuk para penderita. Termasuk Julian Rios Cantu yang beberapa waktu lalu berhasil mendesain bra yang bisa mendeteksi adanya kanker pada payudara.

Semakin dini dideteksi, kemungkinan penderita kanker payudara untuk sembuh tentu lebih tinggi. Karenaya, Julian berusaha menciptakan bra untuk dengan mudah mengetahui adanya penyakit tersebut. Remaja 18 tahun asal Meksiko itu pun menamakannya EVA. Bra itu punya warna pink dan tampak lebih tebal dari bra kebanyakan tampaknya karena banyaknya sensor di dalamnya.

EVA dikatakan punya 200 biosensor yang memonitor perubahan temperatur, berat, dan bentuk payudara yang menjadi indikasi kanker tersebut. Jika bra itu menangkap adanya temperatur yang tinggi diartikan jika ada aliran darah yang deras pada area tersebut yang kemungkinan karena adanya pertumbuhan tumor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Remaja Pria Desain Bra Pendeteksi Kanker Payudara, Seperti Apa Bentuknya?
Untuk mengetahui apakah seseorang punya kanker payudara, bra tersebut tidak perlu dipakai seharian. "Bra ini membuat kami bisa memposisikan payudara di tempat yang sama (jadi bisa mendeteksi perubahan) dan itu tidak harus digunakan lebih dari satu jam setiap minggunya," kata Julian yang juga dibantu oleh tiga temannya saat menciptakan bra itu kepada El Universal.

Lalu apa yang melatarbelakangi Julian untuk menciptakan bra ini? Ternyata remaja yang menerima hadiah utama Global Student Entrepreneur Awards tersebut terinspirasi dari ibunya yang pernah mengalami penyakit serupa. Sayangnya, payudara sang ibu harus diangkat.

Karena karyanya ini, ia mendapatkan hadiah uang tunai $20,000 (Rp 266,6 jutaan). Tidak diketahui apakah uang tersebut akan digunakan untuk mengembang bra ini lagi namun banyak orang berharap jika perusahaan akan melihat karya tersebut kemudian berinvestasi. (ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads