Bangga Berpipi Chubby, Idola K-pop Ini Menolak Diet Ketat

Hestianingsih - wolipop Kamis, 13 Apr 2017 16:50 WIB
Foto: ist Foto: ist

Jakarta - Kebanyakan anggota K-pop rela melakukan diet ketat demi mendapatkan tubuh langsing. Diet ketat yang dijalani tak tanggung-tanggung, mulai dari hanya makan salad sampai menghindari makan malam. Tapi tidak begitu dengan Eunha.

Penyanyi yang tergabung dalam idol group GFRIEND ini justru menghindari diet ketat. Eunha dikenal dengan pipinya yang chubby dan tubuh cukup berisi jika dibandingkan dengan penyanyi-penyanyi wanita Korea Selatan lainnya.

Figur tubuh yang berbeda dari idol kebanyakan ini pun menjadi salah satu daya tarik unik dari Eunha. Hingga saat ini, wanita berusia 19 tahun itu pun tak berniat mengubah bentuk maupun fitur tubuhnya dan menolak untuk diet terlalu ketat.

Bangga Berpipi Chubby, Idola K-pop Ini Menolak Diet KetatFoto: ist


"Aku tidak merasa tidak menjadi diriku sendiri ketika turun berat badan. Sekarang, aku merasakan aku yang sebenarnya! Bahkan para penggemar suka dengan aku yang seperti ini, jadi aku tidak perlu diet," ucap Eunha dalam video di belakang layar Show Champion, sebuah program acara musik MBC, seperti dikutip dari Korean Boo.

Eunha juga mengatakan bahwa pipi chubby dan double chin adalah dua aset yang menjadi ciri khasnya sejak debut pada 2015. Oleh karena itu, pelantun lagu 'Glass Bead' ini ingin para penggemarnya tetap melihat dia apa adanya dan seperti pertama kali dirinya muncul.

Bangga Berpipi Chubby, Idola K-pop Ini Menolak Diet KetatFoto: ist


Tidak sedikit personel grup K-pop yang sangat membatasi makannya agar tampak selangsing mungkin. Salah saunya Park Bom, mantan personel 2NE1. Seperti dikutip dari Hello Kpop, Bom dilaporkan memperbanyak makan semangka sebagai camilan agar bisa turun berat badan lebih cepat. Semangka diketahui kaya akan air sehingga bisa membuat perut terasa kenyang dan lebih penuh. Idol yang pernah terlibat kasus obat-obatan ini juga pernah hanya makan selada seharian.

Dason, personel SISTAR juga melakukan diet ketat dengan hanya mengonsumsi makanan rendah kalori seperti semangka dan ketimun. Berkat dietnya tersebut, ia bisa menurunkan berat badan 10 kilogram dalam waktu 3 minggu. Namun penurunan drastis dalam waktu singkat, tidak terlalu baik bagi tubuh karena bisa mengganggu kesehatan dan metabolisme tubuh.


(hst/eny)