Terapi Berpelukan dengan Sapi untuk Atasi Stres, Siapa Mau Coba?

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 29 Mar 2017 13:12 WIB
Foto: Dok. Buure TV screengrab
Jakarta - Kesibukan sehari-hari dan tekanan hidup membuat sebagian orang mudah stres. Sekarang ini berbagai cara untuk mengatasi stres pun tersedia. Namun terapi stres yang satu ini belum banyak ditemukan, yaitu berpelukan dengan sapi. Anda tertarik mencoba?

Terapi stres dengan cara memeluk sapi ini bisa ditemukan di sebuah peternakan di Swiss. Adalah seorang wanita bernama Sibylle Zwygart yang membuat terapi tersebut di peternakan milik keluarganya, demikian seperti dikutip Oddity Central.

Terapi Berpelukan dengan Sapi untuk Atasi Stres, Siapa Mau Coba?Foto: Dok. Buure TV screengrab


Ide membuat terapi stres muncul di benak Sibylle saat ayahnya hendak menjual tiga ekor anak sapi yang baru saja dilahirkan ke tempat pemotongan hewan. Tiga ekor anak sapi itu dianggap tidak bisa menghasilkan karena dua sapi betina terlahir steril dan satu sapi lainnya adalah sapi jantan.

Ayah Sibylle menyetujui keinginan putrinya itu namun dengan satu persyaratan bahwa sapi-sapi tersebut harus tetap bisa mendatangkan uang untuk mengganti biaya makan dan pemeriksaan kesehatan. Sibylle pun setuju dengan persyaratan tersebut.

Terapi Berpelukan dengan Sapi untuk Atasi Stres, Siapa Mau Coba?Foto: Dok. Buure TV screengrab


Dia kemudian menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merawat dan melatih tiga anak sapi yang dinamainya Svea, Sven dan Svenja itu. Dan saat si anak sapi sudah mulai besar, dia kemudian mulai mencoba 'mempekerjakan' mereka.

Sibylle membuat peternakan keluarganya menjadi sebuah taman bermain di mana anak-anak bisa belajar dan bercengkerama dengan sapi secara gratis alias cuma-cuma. "Banyak anak-anak sekarang ini yang tidak tahu dari mana susu berasal dan beberapa anak belum pernah merasakan bagaimana tinggal di peternakan," kata Sibylle kepada BZ Basel.

Terapi Berpelukan dengan Sapi untuk Atasi Stres, Siapa Mau Coba?Foto: Dok. Buure TV screengrab


Tiga sapi yang dirawat Sibylle itu pun menjadi teman anak-anak yang datang ke peternakan. Anak-anak bisa memberi mereka makan, membersihkan kandang dan berjalan-jalan dengan mereka di padang rumput.

Setelah ketiga sapinya belajar bercengkaram dengan anak-anak, Sibylle mulai mencoba menjalankan ide bisnisnya. Dia mencoba menarik perhatian para pecinta hewan dengan membuat terapi peluk sapi untuk mengatasi stres. Harga terapi ini 50 franca atau sekitar Rp 670 ribu.

Sibylle terpikir untuk membuat terapi memeluk sapi setelah membaca di media bahwa di Belanda sudah ada terapi serupa. Terapi memeluk sapi diyakini bisa membuat orang jadi lebih relaks dan santai di sela-sela menjalani hidup mereka yang sibuk.

"Sapi sangat cocok untuk dipeluk karena mereka suka kontak tubuh dan termasuk hewan pendiam. Karena sifat alami mereka yang tenang, mereka pun bisa membantu manusia untuk relaks," kata Sibylle.

Terapi memeluk sapi ini dimulai dengan lebih dulu berkenalan dengan hewan berkaki empat tersebut. Kemudian orang yang akan melakukan terapi tersebut harus mendekatkan dirinya dengan si sapi yaitu dengan memberinya makan dan membersihkannya. Ketika kepercayaan dari sapi sudah didapat, barulah sesi berpelukan dimulai. Seluruh proses terapi ini memakan waktu dua jam.


(eny/eny)