Keutungan PMS: Wanita Jadi Lebih Pintar Sebelum Menstruasi
Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 14 Okt 2016 15:31 WIB
Jakarta
-
Hormon sering mempengaruhi wanita dalam bersikap dan mengambil keputusan. Karenanya, mereka sering lebih cepat marah hingga impulsif berbelanja ketika datang bulan. Ternyata hormon bukan hanya mempengaruhi perasaan saja namun juga cara berpikir mereka. Menurut penelitian, wanita bisa lebih pintar ketika masa subur atau beberapa hari sebelum menstruasi.
Hal tersebut terungkap ketika para peneliti mencoba mencari koneksi antara hormon dan perubahan mood pada wanita. Mereka pun menemukan jika peningkatan estrogen membuat area otak hippocampus menjadi membesar. Hippocampus adalah bagian di mana memori pertamakali dibentuk dan berperan besar dalam mengolah emosi. Sayangnya, ketika wanita mengalami menstruasi, otak mereka menyusut lagi karena penurunan estrogen.
Meski begitu, para peneliti masih berspekulasi mengenai efek sebenarnya dari pertumbuhan area hippocampus ini. Bisa jadi, kondisi tersebut memang meningkatkan memori dan mood wanita saat menstruasi.
"Hippocampus punya peranan penting dalam memori, mood, dan emosi kita. Pada tikus, sudah terbukti bahwa bukan hanya struktur otak yang berubah namun juga sikap yang dikarenakan siklus bulanan," kata pemimpin penelitian.
Studi ini dilakukan Max Planck Institute for Human Cognitive and Brain Sciences di Leipzig, Jerman. Para peneliti pun berharap jika temuannya dapat membantu mereka lebih mengerti masalah perubahan mood, kelelahan, dan depresi pada wanita ketika PMS atau sebelum datang bulan. Kondisi yang dinamakan PMDD (Pre-menstrual Dysphoria Disorder) itu diperkirakan menyerang satu dari 12 wanita.
Menurut para peneliti, wanita memang dua kali lebih rentan mengalami depresi dari pada pria. Peningkatan hormon estrogen pun diperkirakan sebagai penyebabnya, apalagi untuk wanita menopause dan baru melahirkan. (ami/ami)
Hal tersebut terungkap ketika para peneliti mencoba mencari koneksi antara hormon dan perubahan mood pada wanita. Mereka pun menemukan jika peningkatan estrogen membuat area otak hippocampus menjadi membesar. Hippocampus adalah bagian di mana memori pertamakali dibentuk dan berperan besar dalam mengolah emosi. Sayangnya, ketika wanita mengalami menstruasi, otak mereka menyusut lagi karena penurunan estrogen.
Meski begitu, para peneliti masih berspekulasi mengenai efek sebenarnya dari pertumbuhan area hippocampus ini. Bisa jadi, kondisi tersebut memang meningkatkan memori dan mood wanita saat menstruasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi ini dilakukan Max Planck Institute for Human Cognitive and Brain Sciences di Leipzig, Jerman. Para peneliti pun berharap jika temuannya dapat membantu mereka lebih mengerti masalah perubahan mood, kelelahan, dan depresi pada wanita ketika PMS atau sebelum datang bulan. Kondisi yang dinamakan PMDD (Pre-menstrual Dysphoria Disorder) itu diperkirakan menyerang satu dari 12 wanita.
Menurut para peneliti, wanita memang dua kali lebih rentan mengalami depresi dari pada pria. Peningkatan hormon estrogen pun diperkirakan sebagai penyebabnya, apalagi untuk wanita menopause dan baru melahirkan. (ami/ami)










































