7 Nutrisi Penting di Dalam Kentang yang Belum Banyak Diketahui

Hestianingsih - wolipop Jumat, 26 Agu 2016 16:37 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Kentang menjadi alternatif makanan pokok selain nasi, mie dan roti. Namun seperti makanan berkarbohidrat putih lainnya, tanaman yang masuk dalam kelompok umbi-umbian ini kerap kali dianggap tidak sehat dan menyebabkan kegemukan.

Padahal kentang memiliki sejumlah nutrisi yang banyak manfaatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Apa saja nutrisi penting yang terkandung dalam kentang?

1. Kaya Mineral
Kentang tinggi akan potassium, magnesium, copper, kalsium, fosfor, zinc dan zat besi. Kelompok mineral ini penting bagi tubuh untuk menjalankan fungsi organnya dengan baik. Selain itu kentang juga mengandung sedikit phytic acid yang memungkinkan mineral-mineral ini terserap secara optimal oleh tubuh. Oleh sebab itu kentang menjadi karbohidrat yang lebih bernutrisi ketimbang nasi putih, pasta atau roti putih.

2. Vitamin C
Satu butir kentang ukuran sedang memiliki 40 mg vitamin C. Kandungan vitamin C nya memang akan berkurang 30 persen karena proses memasak, namun sisa 15 mg nya tetap bisa memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda.

3. Mengenyangkan
Kentang menjadi makanan nomor tiga yang paling mengenyangkan saat disantap, tapi cukup lama membuat Anda lapar kembali dibandingkan nasi putih atau roti. Oleh sebab itu kentang bisa dijadikan pilihan makanan untuk membantu program diet penurunan berat badan. Dengan catatan, jika kentang diolah dengan cara dipanggang, tumis, atau rebus tanpa tambahan bumbu berkalori. Mencampur salad kentang dengan cuka sebagai dressing, juga bisa menurunkan indeks glikemik yang mengurangi risiko Anda terkena diabetes.

4. Vitamin B
Vitamin B penting untuk pembaharuan dan regenerasi sel, metabolisme DNA dan protein serta produksi energi. Kentang, memiliki berbagai jenis vitamin B seperti niacin, vitamin B6, folat (B9) dan choline (B4). Choline merupakan jenis vitamin B yang dikenal bisa meningkatkan fungsi otak.

5. Protein Lengkap
Kentang ukuran medium memiliki 4 gram protein yang dapat memenuhi 10 persen dari kebutuhan protein harian. Terlebih penting lagi, protein yang terdapat dalam kentang mengandung 9 asam amino esensial yang sangat bermanfaat menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

6. Enzim
Kentang yang dimasak dan kemudian didinginkan akan membentuk amylose, enzim yang sulit dicerna lambung dan usus halus tapi merupakan makanan bagi bakteri baik di dalam usus besar. Bakteri baik ini mencerna amylose dan memproduksi butyrate, jenis asam lemak yang menutrisi sel-sel pelapis usus besar, melindungi usus dari racun-racun agar tidak mendekati aliran darah. Butyrate juga mencegah terjadinya peradangan, membantu penurunan berat badan berlebih, meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme tubuh.

7. Jangan Buang Kulitnya
Dijelaskan Kanchan Koya, Ph.D., doktor Molecular Biology dari Harvard Medical School, beberapa nutrisi penting terkandung dalam kulit kentang, salah satunya zat besi. Dibandingkan daging kentang, zat besi lebih banyak terdapat dalam kulitnya. Jadi disarankan Anda memasak kentang beserta kulitnya. Baik itu panggang, rebus, kukus atau tumis.
(hst/hst)