Keringat Ternyata Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 13 Jul 2016 06:46 WIB
Jakarta
-
Cuaca panas di Indonesia sering membuat kita berkeringat. Hal tersebut sering dianggap menyebalkan karena menjadikan badan basah, baju lembap, dan makeup luntur. Belum lagi, keringat juga sering memicu timbulnya masalah kulit, seperti biang keringat atau jerawat. Namun tahukah Anda jika keringat justru baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit?
Fakta itu diungkapkan oleh dermatologis Dr. Neal Schultz, MD. Menurutnya, keringat dapat berfungsi sebagai pelembap dan pembersih. "Itu bekerja sebagai pelembap, itu membantu membersihkan pori-pori, membantu mendinginkan kulit, dan bahkan membantu membunuh bakteria jahat pada kulit dengan peptida-nya bernama dermcidin," kata Neal kepada Refinery 29.
Meski punya manfaat kecantikan tapi sebaiknya Anda tidak membiarkan keringat menempel terlalu lama. Menurut Dr. Elizabeth Tanzi, MD iritasi bisa terjadi karenanya terutama di bagian lipatan, seperti ketiak, bokong dan juga dahi. Ketika iritasi, kulit bisa timbul kemerahan dan rasa tidak nyaman.
"Permukaan kelenjar keringat bisa tersumbat, menyebabkan iritasi seperti biang keringat," kata Elizabeth.
"Tidak ada bakteri dalam keringat. Tapi jika keringat tidak dibersihkan dengan air atau mandi, itu bisa menyebabkan bau badan karena memicu pertumbuhan bakteri yang mana butuh kelembapan untuk berkembang. Terutama pada bagian tertutup misalnya ketiak dan paha dalam," tambah Dr. Neal.
Hal serupa bisa terjadi pada wajah. Agar wajah tidak iritasi dan berjerawat, disarankan supaya Anda langsung cuci muka dan mandi selesai beraktivitas dinamis. (ami/ays)
Fakta itu diungkapkan oleh dermatologis Dr. Neal Schultz, MD. Menurutnya, keringat dapat berfungsi sebagai pelembap dan pembersih. "Itu bekerja sebagai pelembap, itu membantu membersihkan pori-pori, membantu mendinginkan kulit, dan bahkan membantu membunuh bakteria jahat pada kulit dengan peptida-nya bernama dermcidin," kata Neal kepada Refinery 29.
Meski punya manfaat kecantikan tapi sebaiknya Anda tidak membiarkan keringat menempel terlalu lama. Menurut Dr. Elizabeth Tanzi, MD iritasi bisa terjadi karenanya terutama di bagian lipatan, seperti ketiak, bokong dan juga dahi. Ketika iritasi, kulit bisa timbul kemerahan dan rasa tidak nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada bakteri dalam keringat. Tapi jika keringat tidak dibersihkan dengan air atau mandi, itu bisa menyebabkan bau badan karena memicu pertumbuhan bakteri yang mana butuh kelembapan untuk berkembang. Terutama pada bagian tertutup misalnya ketiak dan paha dalam," tambah Dr. Neal.
Hal serupa bisa terjadi pada wajah. Agar wajah tidak iritasi dan berjerawat, disarankan supaya Anda langsung cuci muka dan mandi selesai beraktivitas dinamis. (ami/ays)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
2
Potret Cilia Flores, Istri Presiden Venezuela Maduro yang Ikut Ditangkap AS
3
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
4
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren
5
Ramalan Zodiak 5 Januari: Capricorn Lebih Mandiri, Pisces Jangan Egois
MOST COMMENTED











































