Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Susu Bisa Bantu Melangsingkan Tubuh, Begini Cara Konsumsinya

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 23 Jun 2016 07:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Purestock
Jakarta - Konsumsi susu biasanya dihindari sebagian orang yang ingin menurunkan berat badan, karena kandungan lemaknya. Sebagai alternatif, dipilihlah susu rendah lemak atau susu nabati yang terbuat dari almond atau kedelai.

Banyak yang belum mengetahui bahwa susu sebenarnya bisa menjadi minuman yang tidak hanya menyehatkan tapi juga membantu pelangsingan. Pakar nutrisi Emilia Achmadi, MS, RD, mengatakan bahwa susu sapi mengandung protein yang bisa membakar lemak.

"Susu bisa membuat tubuh ramping bahkan yang full cream sekalipun. Kalau Anda aktif secara fisik, protein di dalam susu bisa bakar lemak dalam tubuh," tutur wanita yang akrab disapa Emil ini, dalam Media Workshop bersama Greenfields di Harlow Brasserie, H Tower, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nutritionist di bidang klinis dan olahraga ini menjelaskan bahwa saat diminum, susu membuat pencernaan mengolah makanan lebih lama. Itu artinya kecepatan tubuh untuk mengosongkan lambung juga menjadi lebih lama. Artinya, perut akan terasa kenyang dan bertahan cukup panjang sehingga keinginan untuk makan jadi terkontrol.

"Ada penelitiannya, sudah terbukti. Susu ada kandungan protein yang nggak mudah dicerna. Artinya ada 'ongkos' untuk mengolah susu dalam pencernaan agar bisa diserap tubuh," tuturnya.

Misalnya saja dalam satu gelas susu mengandung 180 kalori. Untuk mengolah susu tersebut, tubuh memakai sekitar 50 kalori. Jadi total yang diserap tubuh hanya 130 kalori. Jadi bisa dibilang susu membantu meningkatkan pembuangan energi.

Baca Juga: 50 Inspirasi Busana Muslim untuk Lebaran

Selain itu lemak di dalam susu juga memicu aktivitas brown fat, yakni sel lemak berwarna cokelat. Pembentukan sel lemak 'baik' ini biasanya dipicu oleh protein --salah satunya yang terdapat dalam susu-- atau suhu dingin.

Berbeda dengan sel lemak berwarna putih atau kuning yang menyebabkan kegemukan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif, brown fat justru membantu pembakaran lemak di sekitarnya.

Meskipun punya banyak manfaat untuk kesehatan terutama untuk melangsingkan badan, konsumsi susu tetap harus dibatasi. Emil menyarankan minum susu maksimal 750 cc sehari atau setara tiga gelas ukuran 200 - 250 cc. Bisa diminum saat sarapan, sebelum berolahraga dan malam sebelum tidur.

"Mentang-mentang sehat jangan minum sampai tiga liter juga," pungkasnya.

Imbangi juga dengan olahraga atau memperbanyak aktivitas fisik. Protein akan lebih maksimal membantu pembakaran kalori apabila digunakan untuk aktif bergerak. Tidak harus olahraga berat. Membiasakan berjalan kaki dari tempat parkir mobil menuju kantor, naik tangga ketimbang lift, atau jogging di pagi hari bisa jadi pilihan. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads