Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Makan Seledri Tidak Menambah Kalori, Tapi Justru Bisa Membakarnya

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 16 Jun 2016 12:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Biasa dijadikan campuran salad dan taburan di atas sup atau bubur ayam, seledri kerap hanya dianggap sebagai sayuran pelengkap rasa. Mungkin banyak yang belum tahu, kalau sayuran yang umumnya kurang disukai karena berbau 'langu' ini punya khasiat tinggi menurunkan berat badan.

Seledri, dikategorikan sebagai makanan dengan 'kalori negatif'. Apa artinya? Ketika dimakan, kalori yang terbakar lebih banyak ketimbang kalori yang terkandung dalam sayuran itu sendiri.

Sejumlah peneliti dari University Hospitals Coventry, bekerjasama dengan Warwickshire NHS Trust dan University of Warwick melakukan percobaan terhadap seorang pria bernama Matt Tebbutt. Pria yang berprofesi sebagai chef dan presenter tersebut diberi makan seledri dalam periode 12 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap kalori yang terbakar selama dia makan seledri pun diukur. Matt, diberi makan 326 gram seledri mentah dan smoothie seledri, yang masing-masing mengandung 53 kalori.

Baca Juga: 50 Inspirasi Busana Muslim untuk Lebaran

Penelitian menunjukkan bahwa pria berusia 42 tahun itu berhasil membakar 72 kalori saat makan seledri mentah, dan 112 kalori ketika mengonsumsi seledri yang berupa cairan. Hasil percobaan tersebut membuktikan bahwa seledri memang benar memiliki 'kalori negatif'. Negatif 19 untuk seledri mentah dan negatif 59 untuk seledri cair.

"Ketika Anda minum seledri dalam bentuk cair, semua seratnya jadi terurai dan melepaskan nutrisi yang membuat liver bekerja lebih keras," jelas Dr Tom Barber, seperti dikutip dari Daily Mail.

Seledri mengandung 75 persen air dan 25 persen serat sehingga baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, mempertahankan berat badan ideal dan menjaga kesehatan. Selain berkhasiat melangsingkan, seledri juga punya banyak manfaat kesehatan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa seledri tinggi akan kandungan antioksidan dan anti-radang. Artinya, sayuran dengan tekstur batang yang renyah ini bisa membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan sehat, menstabilkan tingkat kolesterol dan mencegah penyakit jantung. Seledri juga mengandung vitamin C yang menjaga daya tahan tubuh.

Selain seledri, disebutkan juga beberapa makanan yang masuk dalam golongan 'kalori negatif' diantaranya ketimun, jeruk bali, dan selada. Namun masih perlu dilakukan penelitian ilmiah lebih lanjut untuk membuktikannya.

Untuk menurunkan berat badan, Anda tidak perlu selalu makan seledri mentah atau minum jus yang hanya berisi seledri. Anda bisa mengombinasikannya dengan makanan lain. Misalnya dicampurkan sebagai salad sayuran, atau diblender bersama buah-buahan seperti nanas, lemon atau apel. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads