Ngemil Makanan Ini di Malam Hari Bantu Lebih Cepat Tidur Nyenyak
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 10 Mar 2016 13:07 WIB
Jakarta
-
Makan di malam hari, terutama tepat sebelum tidur tidak disarankan jika Anda ingin menurunkan berat badan. Tapi bila ingin tidur lebih nyenyak, Anda justru disarankan makan sebelum beranjak ke tempat tidur.
Saran yang memang cukup kontradiktif, khususnya bagi orang yang sedang dalam program penurunan berat badan tapi juga sulit terlelap. Jangan dulu khawatir, karena semuanya tergantung dari makanan yang disantap di malam hari.
Bukan makan makanan berat seperti nasi lengkap dengan lauk dan sayur. Juga bukan sepotong sirloin steak dengan mashed potato dan gravy sauce. Pakar diet Alissa Rumsey mengatakan, camilan tinggi karbohidrat lah yang bisa membantu Anda lebih mudah tidur nyenyak.
Saat mengonsumsi makanan berkarbohidrat, tubuh akan memproduksi insulin yang bertugas menjaga kadar gula atau glukosa dalam darah. Dijelaskan Alissa, insulin lah yang juga berperan membuat Anda jadi terkantuk dan tidur lebih cepat.
Baca Juga: 50 Inspirasi Busana untuk Kondangan
"Insulin bisa memengaruhi pengaturan jam tidur pada ritme sirkadian tubuh. Makan sesuatu yang bisa memicu pengeluaran insulin, misalnya karbohidrat, bisa membentuk pola sirkadian yang lebih sehat," tutur pakar diet yang juga menjadi juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics ini seperti dikutip dari Huffington Post.
Peningkatan gula darah akan membuat insulin juga meningkat. Insulin akan membantu tryptophan masuk ke dalam otak. Tryptophan merupakan asam amino yang mendorong serotonin pada otak. Hormon ini bisa menciptakan rasa tenang, mengantuk dan lebih relaks.
Tapi perlu diingat, makanan yang dikonsumsi sebaiknya bukanlah makanan berat. Cukup sedikit camilan dengan kandungan karbohidrat dan protein yang seimbang untuk menimbulkan efek relaks dan ngantuk tersebut.
"Untuk membantu tidur, haruslah camilan ringan tidak lebih dari 150 - 200 kalori. Harus karbohidrat dan sedikit protein," tuturnya.
Alissa menyarankan untuk makan satu cangkir sereal dan sedikit susu, atau kraker gandum dengan potongan keju di atasnya. Bisa juga sehelai roti gandum dengan sedikit olesan selai kacang, atau yoghurt dengan taburan granola. Ingat, yang Anda perlukan hanya sedikit camilan untuk membantu tidur, bukan mengenyangkan perut.
"Makanlah sedikit saja dan jangan yang tinggi lemak atau protein. Porsi karbohidrat yang harus lebih banyak," sarannya.
Selain itu hindari makanan yang mengandung kafein seperti cokelat atau makanan dengan kandungan teh. Pada orang yang sangat sensitif dengan kafein, meskipun konsumsinya hanya sedikit tetap berpotensi membuat sulit tidur. (hst/hst)
Saran yang memang cukup kontradiktif, khususnya bagi orang yang sedang dalam program penurunan berat badan tapi juga sulit terlelap. Jangan dulu khawatir, karena semuanya tergantung dari makanan yang disantap di malam hari.
Bukan makan makanan berat seperti nasi lengkap dengan lauk dan sayur. Juga bukan sepotong sirloin steak dengan mashed potato dan gravy sauce. Pakar diet Alissa Rumsey mengatakan, camilan tinggi karbohidrat lah yang bisa membantu Anda lebih mudah tidur nyenyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 50 Inspirasi Busana untuk Kondangan
"Insulin bisa memengaruhi pengaturan jam tidur pada ritme sirkadian tubuh. Makan sesuatu yang bisa memicu pengeluaran insulin, misalnya karbohidrat, bisa membentuk pola sirkadian yang lebih sehat," tutur pakar diet yang juga menjadi juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics ini seperti dikutip dari Huffington Post.
Peningkatan gula darah akan membuat insulin juga meningkat. Insulin akan membantu tryptophan masuk ke dalam otak. Tryptophan merupakan asam amino yang mendorong serotonin pada otak. Hormon ini bisa menciptakan rasa tenang, mengantuk dan lebih relaks.
Tapi perlu diingat, makanan yang dikonsumsi sebaiknya bukanlah makanan berat. Cukup sedikit camilan dengan kandungan karbohidrat dan protein yang seimbang untuk menimbulkan efek relaks dan ngantuk tersebut.
"Untuk membantu tidur, haruslah camilan ringan tidak lebih dari 150 - 200 kalori. Harus karbohidrat dan sedikit protein," tuturnya.
Alissa menyarankan untuk makan satu cangkir sereal dan sedikit susu, atau kraker gandum dengan potongan keju di atasnya. Bisa juga sehelai roti gandum dengan sedikit olesan selai kacang, atau yoghurt dengan taburan granola. Ingat, yang Anda perlukan hanya sedikit camilan untuk membantu tidur, bukan mengenyangkan perut.
"Makanlah sedikit saja dan jangan yang tinggi lemak atau protein. Porsi karbohidrat yang harus lebih banyak," sarannya.
Selain itu hindari makanan yang mengandung kafein seperti cokelat atau makanan dengan kandungan teh. Pada orang yang sangat sensitif dengan kafein, meskipun konsumsinya hanya sedikit tetap berpotensi membuat sulit tidur. (hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Most Popular
1
Ditangkap Bersama, Kisah Pacaran 20 Tahun Presiden Venezuela & Istri Disorot
2
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
3
Ramalan Zodiak Taurus 2026: Perlahan Bangkit, Perubahan Besar Menanti
4
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5
8 Foto Bridesmaid Proposal Ranty Maria, Cantik Pancarkan Aura Calon Manten
MOST COMMENTED











































