Ini Bahayanya Jika Terlalu Banyak Tidur Lebih dari 9 Jam Sehari
Hestianingsih - wolipop
Senin, 14 Des 2015 17:08 WIB
Jakarta
-
Kurang tidur bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Para ahli kesehatan menyarankan orang dewasa untuk tidur 6-8 jam setiap hari agar organ-organ tubuh berfungsi baik juga menghindari terkena hipertensi, obesitas sampai jantung. Tapi tidur yang berlebihan, juga mendatangkan efek yang sama buruknya.
Tidur terlalu lama lebih dari sembilan jam semalam sama berbahayanya dengan merokok dan minum alkohol. Terlebih lagi jika diikuti dengan gaya hidup tidak sehat seperti terlalu banyak duduk dan kurang beraktivitas fisik.
Studi yang dilakukan University of Sydney menunjukkan adanya bahaya permanen yang akan muncul apabila seseorang terlalu lama banyak duduk dan tidur. Dr Melody Din, peneliti senior yang juga bertindak sebagai pelaku penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak tidur, duduk dan kurang olahraga adalah 'trio' yang membahayakan kesehatan.
"Studi kami menunjukkan bahwa kita harus benar-benar memperhatikan gaya hidup dengan serius karena kebiasaan minum dan makan berisiko terhadap kesehatan," ujarnya, seperti dikutip dari Daily Mail.
Dr Melody bersama timnya memeriksa data tentang kebiasaan lebih dari 230 ribu partisipan berusia 45 tahun ke atas. Ini merupakan studi berskala terbesar yang pernah digelar di Australia.
Baca Juga: 25 Selebriti Wanita yang Sukses Berbisnis
Para peneliti kemudian menganalisa kebiasaan dan gaya hidup yang telah diketahui bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit. Seperti merokok, minum alkohol berlebihan, pola makan tidak sehat dan tidak aktif berolahraga. Durasi duduk dalam sehari, terlalu banyak atau kurang tidur juga masuk sebagai indikatornya.
Lalu faktor-faktor tersebut digabungkan dalam kombinasi yang berbeda, untuk mengetahui kombinasi mana yang paling meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit. Dari situlah terbentuk pola dan diketahui hasilnya, bahwa terlalu banyak tidur, duduk terlalu lama dan kurang olahraga adalah 'trio yang paling mematikan'.
Tidur kurang dari tujuh jam semalam juga bisa meningkatkan risiko kematian dini, jika diikuti juga dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol. Maka dari itu Profesor Adrian Bauman yang juga bertugas menulis penelitian menyarankan para praktisi kesehatan untuk mulai membuat sebuah program.
"Pesan dari penelitian ini untuk para dokter, perencana dan peneliti tentang kesehatan adalah jika kita merancang sebuah program kesehatan untuk kepentingan publik maka seharusnya difokuskan pada beberapa faktor yang jika digabungkan bisa membahayakan kesehatan," tuturnya.
Seperti diketahui, penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes dan kanker kini membunuh lebih dari 38 juta orang di seluruh dunia. Penyakit yang disebabkan gaya hidup tak sehat ini, bisa menyebabkan kematian lebih banyak ketimbang penyakit yang terinfeksi atau menular.
(hst/hst)
Tidur terlalu lama lebih dari sembilan jam semalam sama berbahayanya dengan merokok dan minum alkohol. Terlebih lagi jika diikuti dengan gaya hidup tidak sehat seperti terlalu banyak duduk dan kurang beraktivitas fisik.
Studi yang dilakukan University of Sydney menunjukkan adanya bahaya permanen yang akan muncul apabila seseorang terlalu lama banyak duduk dan tidur. Dr Melody Din, peneliti senior yang juga bertindak sebagai pelaku penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak tidur, duduk dan kurang olahraga adalah 'trio' yang membahayakan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr Melody bersama timnya memeriksa data tentang kebiasaan lebih dari 230 ribu partisipan berusia 45 tahun ke atas. Ini merupakan studi berskala terbesar yang pernah digelar di Australia.
Baca Juga: 25 Selebriti Wanita yang Sukses Berbisnis
Para peneliti kemudian menganalisa kebiasaan dan gaya hidup yang telah diketahui bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit. Seperti merokok, minum alkohol berlebihan, pola makan tidak sehat dan tidak aktif berolahraga. Durasi duduk dalam sehari, terlalu banyak atau kurang tidur juga masuk sebagai indikatornya.
Lalu faktor-faktor tersebut digabungkan dalam kombinasi yang berbeda, untuk mengetahui kombinasi mana yang paling meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit. Dari situlah terbentuk pola dan diketahui hasilnya, bahwa terlalu banyak tidur, duduk terlalu lama dan kurang olahraga adalah 'trio yang paling mematikan'.
Tidur kurang dari tujuh jam semalam juga bisa meningkatkan risiko kematian dini, jika diikuti juga dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol. Maka dari itu Profesor Adrian Bauman yang juga bertugas menulis penelitian menyarankan para praktisi kesehatan untuk mulai membuat sebuah program.
"Pesan dari penelitian ini untuk para dokter, perencana dan peneliti tentang kesehatan adalah jika kita merancang sebuah program kesehatan untuk kepentingan publik maka seharusnya difokuskan pada beberapa faktor yang jika digabungkan bisa membahayakan kesehatan," tuturnya.
Seperti diketahui, penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes dan kanker kini membunuh lebih dari 38 juta orang di seluruh dunia. Penyakit yang disebabkan gaya hidup tak sehat ini, bisa menyebabkan kematian lebih banyak ketimbang penyakit yang terinfeksi atau menular.
(hst/hst)











































