Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

4 Jenis Aroma Miss V dan Artinya Bagi Kesehatan Vagina

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 11 Nov 2015 18:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Wanita seringkali dibuat cemas dengan aroma Miss V, terutama saat bercinta. Berdasarkan analisa data Google yang dikumpulkan Seth Stephen-Davidowitz, seorang ekonom, wanita merasa tidak percaya diri dengan aroma pada area genitalnya.

"Wanita kebanyakan khawatir Miss V mereka berbau seperti ikan, atau cuka, bawang, ammonia, bawang putih, keju, bau badan, pesing, urin, pemutih pakaian, faeces, keringat, kaki, sampah bahkan daging busuk," tulis Seth dalam artikel yang dimuat dalam New York Times, seperti dikutip dari Self.

Seperti apa aroma Miss V yang normal dan sehat? Sebenarnya tidak ada patokan pasti karena Miss V setiap wanita punya aroma khas masing-masing dan itu hal yang normal. Menurut Dr. Vanessa Cullins, Vice President External Medical Affairs dan Planned Parenthood Federation of America, kebanyakan wanita mendeskripsikan aroma Miss V-nya seperti mawar. Bukan berarti harum bak bunga mawar, namun hanya tercium sekelibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tidak punya aroma khas, vagina juga semestinya tidak memiliki bau yang menyengat. "Aroma Miss V yang tidak sedap bisa jadi tanda adanya infeksi yang perlu segera diobati, terutama jika dibarengi dengan keputihan yang berlebihan," ujar Dr. Vanessa.

1. Amis
Bau amis seperti ikan, bisa menandakan adanya infeksi bakteri Bacterial Vaginosis (BV) pada Miss V. Dr. Vanessa menuturkan bahwa bakteri yang berkembang pada vagina jenisnya berbeda-beda. Adanya bakteri pada Miss V sebenarnya normal untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan pH.

"Namun BV bisa terjadi yang disebabkan oleh tidak seimbangnya populasi berbagai jenis bakteri tersebut. Terkadang BV tidak menimbulkan gejala sama sekali, tapi di lain waktu bisa terjadi keputihan yang kental dan berwarna putih atau keabuan, disertai dengan bau amis yang menyengat serta rasa gatal," jelasnya.

Infeksi BV bisa diatasi dengan antibiotik. Periksakan ke dokter untuk ditangani dan diberikan resep obat sesuai dosis.

2. Ragi atau Bir
Menandai adanya infeksi jamur, dan biasanya bisa diatasi dengan menggunakan obat anti jamur. Infeksi jamur terjadi akibat perkembangan jamur candida yang terlalu banyak.

"Sebenarnya jamur itu ada di setiap vagina wanita. Namun terkadang pertumbuhannya melebihi batas sehingga menyebabkan infeksi. Ini ditandai dengan keluarnya cairan kental seperti keju cottage (cairan tampak bergelembung). Kadang bisa sangat kental di dalam maupun sekitar vagina," terang Dr. Vanessa.

3. Kecut
Miss V yang berbau kecut atau seperti makanan basi umumnya disebabkan oleh infeksi yang disebut trichomoniasis, atau singkatnya, trich. Infeksi trich diakibatkan oleh protozoan, hewan bersel satu yang ditularkan lewat hubungan seksual. Miss V yang sudah terkena infeksi ini biasanya akan mengeluarkan cairan keputihan beraroma menyengat. Trichomoniasis bisa diobati dengan pemakaian antibiotik.

4. Bawang Bombay atau Bawang Putih
Makanan yang Anda konsumsi juga bisa berpengaruh pada aroma Miss V, misalnya makanan dengan bau yang kuat seperti bawang. Jika Anda makan terlalu banyak bawang, maka urin akan ikut beraroma seperti bawang begitu juga cairan vagina. Biasanya bau bawang akan hilang 24 hingga 48 jam setelah Anda makan.

"Untuk menghilangkan bau bawang, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah mandi yang bersih dengan sabun dan air," kata Dr. Vanessa.

(hst/int)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads