3 Penyebab Paling Umum Orang Suka Ngemil
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 01 Sep 2015 08:52 WIB
Jakarta
-
Hampir setiap orang suka ngemil di sela-sela jam makan. Mengudap makanan ringan memang tidak dilarang bahkan disarankan untuk menjaga kestabilan energi sepanjang hari. Namun tidak sedikit orang yang punya kebiasaan ngemil berlebihan.
Seringkali keinginan ngemil memang sulit ditahan ataupun dikontrol yang bisa memicu kenaikan berat badan hingga obesitas. Tekad yang sudah bulat untuk hidup sehat pun kerap gagal karena sedikit saja godaan dari toples-toples berisikan penganan aneka rupa. Kenapa orang suka ngemil dan cenderung memilih camilan tidak sehat? Ini beberapa penyebabnya.
1. Stres
Saat stres, tubuh memproduksi kortisol yang juga dikenal sebagai hormon stres. Hormon ini menempatkan kita dalam mode 'lawan atau melarikan diri' yang sayangnya, seringkali hal kedua yang kita pilih. Bisa dibilang, keinginan ngemil menjadi sebuah bentuk pertahanan diri tubuh agar Anda merasa lebih baik. Camilan yang dipilih pun biasanya berupa junk food seperti keripik, kraker, cake, cookies, permen cokelat atau biskuit krim yang mengandung gula serta karbohidrat tinggi.
Karbohidrat memicu pelepasan serotonin, hormon yang memberi rasa nyaman dan bahagia. Padahal kenyamanan yang didapat bersifat semu dan sementara. Makan makanan bergula dan berkarbohidrat tinggi akan menyebabkan lonjakan gula dalam darah, tapi cepat juga turunnya. Ketika gula darah turun, rasa stres akan datang kembali dan tubuh menginginkan makanan lagi untuk mengatasinya. Akibatnya, ngemil Anda jadi berlebihan dan efeknya tentu tak baik bagi tubuh.
2. Bosan
Para ahli diet dan kesehatan mengatakan, ada jutaan orang di dunia yang ngemil berlebihan hanya karena mereka bosan atau tidak ada sesuatu yang menarik yang bisa dilakukan. Saat jenuh orang cenderung memilih makanan dengan citarasa lezat. Sebagian lagi menginginkan makanan manis yang tinggi gula, dengan harapan bisa memberi tambahan energi sehingga tubuh jadi lebih bersemangat.
3. Terbiasa Bergadang
Sebuah studi yang dilakukan Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur cenderung lebih sering merasakan lapar karena tubuh memerlukan energi untuk tetap terjaga. Sayangnya, yang mereka konsumsi seringkali melebihi kebutuhan kalori harian dan itu bisa memicu kegemukan. Semakin lama Anda terjaga, maka kemungkinan untuk ngemil lebih banyak bertambah. Sedikitnya orang yang tidak tidur hingga dini hari akan mengonsumsi camilan dua hingga tiga porsi di malam harinya.
(hst/hst)
Seringkali keinginan ngemil memang sulit ditahan ataupun dikontrol yang bisa memicu kenaikan berat badan hingga obesitas. Tekad yang sudah bulat untuk hidup sehat pun kerap gagal karena sedikit saja godaan dari toples-toples berisikan penganan aneka rupa. Kenapa orang suka ngemil dan cenderung memilih camilan tidak sehat? Ini beberapa penyebabnya.
1. Stres
Saat stres, tubuh memproduksi kortisol yang juga dikenal sebagai hormon stres. Hormon ini menempatkan kita dalam mode 'lawan atau melarikan diri' yang sayangnya, seringkali hal kedua yang kita pilih. Bisa dibilang, keinginan ngemil menjadi sebuah bentuk pertahanan diri tubuh agar Anda merasa lebih baik. Camilan yang dipilih pun biasanya berupa junk food seperti keripik, kraker, cake, cookies, permen cokelat atau biskuit krim yang mengandung gula serta karbohidrat tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Bosan
Para ahli diet dan kesehatan mengatakan, ada jutaan orang di dunia yang ngemil berlebihan hanya karena mereka bosan atau tidak ada sesuatu yang menarik yang bisa dilakukan. Saat jenuh orang cenderung memilih makanan dengan citarasa lezat. Sebagian lagi menginginkan makanan manis yang tinggi gula, dengan harapan bisa memberi tambahan energi sehingga tubuh jadi lebih bersemangat.
3. Terbiasa Bergadang
Sebuah studi yang dilakukan Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur cenderung lebih sering merasakan lapar karena tubuh memerlukan energi untuk tetap terjaga. Sayangnya, yang mereka konsumsi seringkali melebihi kebutuhan kalori harian dan itu bisa memicu kegemukan. Semakin lama Anda terjaga, maka kemungkinan untuk ngemil lebih banyak bertambah. Sedikitnya orang yang tidak tidur hingga dini hari akan mengonsumsi camilan dua hingga tiga porsi di malam harinya.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
Most Popular
1
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
2
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
3
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
4
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket
5
Ramalan Zodiak Pisces 2026: Kesempatan Emas Terbuka, Jangan Salah Langkah
MOST COMMENTED











































