Penyebab Utama Bau Kaki dan Cara Mengatasinya
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 15 Jul 2015 17:07 WIB
Jakarta
-
Bau kaki bisa membuat seseorang tidak percaya diri, juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan orang-orang sekitar. Apa sebenarnya faktor utama penyebab bau kaki? American Chemical Society telah merilis video yang menjelaskan darimana datangnya bau mengganggu itu sekaligus cara mengatasinya.
Bau kaki disebabkan oleh bakteri yang menetap di permukaan kulit dan sepatu. Bakteri tersebut memakan keringat pada kaki dan memproduksi zat asam yang menebarkan bau tak sedap.
"Bau kaki bisa membuat Anda malu jika harus membuka sepatu di bagian keamanan bandara, tapi zat-zat kimia tertentu bisa membantu Anda menghilangkan baunya," begitu seperti yang terungkap dalam video yang dilansir Daily Mail.
Kenapa seseorang bisa memiliki bau kaki? Tubuh manusia ditutupi kelenjar yang mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh ketika cuaca panas. Beberapa bagian tubuh memiliki konsentrasi kelenjar keringat yang lebih tinggi ketimbang bagian lainnya. Dan kaki, menjadi salah satu bagian tubuh yang paling banyak kelenjar keringatnya.
"Keringat di kaki sebenarnya tidak berbau tapi berperan besar menyebabkan bau," ungkap American Chemical Society.
Mengenakan sepatu lengkap dengan kaos kaki juga tidak membantu mengurangi bau kaki ini. Justru penggunaan kaos kaki bisa mengurangi ruang bagi kulit kaku untuk bernapas. Saat berkeringat, kai jadi lembab, menyebabkan bakteri mudah menetap dan hidup serta berkembang di dalamnya.
Saat bakteri-bakteri ini berkumpul, mereka akan mengeluarkan gas berbau menyengat. Gas itulah yang membuat aroma kaki jadi mengganggu. Ada tiga jenis gas atau kotoran yang dikeluarkan bakteri pada kaki, yaitu propanoic acid, methanethiol dan isovaleric acid.
Methanethiol membuat kaki berbau seperti belerang dan keju, dan itu diproduksi dari kulit mati. Isovaleric acid juga menebarkan aroma seperti keju dan tengik seperti cuka. Sementara propanoic acid memiliki bau kecut.
Menghilangkan bau kaki memang tidak mudah, karena berkaitan dengan keringat, sel kulit mati dan bakteri. Namun Anda bisa meminimalisir bau dengan cara yang terbilang mudah.
Dalam video tersebut disarankan untuk mencuci kaki dengan sabun antibakteri dan mengelupaskan sel kulit mati dengan scrub secara teratur. Selain itu juga selalu mengganti kaos kaki setiap selesai dikenakan dan sebaiknya pilih kaos kaki berbahan katun. Untuk sepatu, rajin-rajinlah dijemur dan semprotkan deodoran pada kaki.
(hst/hst)
Bau kaki disebabkan oleh bakteri yang menetap di permukaan kulit dan sepatu. Bakteri tersebut memakan keringat pada kaki dan memproduksi zat asam yang menebarkan bau tak sedap.
"Bau kaki bisa membuat Anda malu jika harus membuka sepatu di bagian keamanan bandara, tapi zat-zat kimia tertentu bisa membantu Anda menghilangkan baunya," begitu seperti yang terungkap dalam video yang dilansir Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keringat di kaki sebenarnya tidak berbau tapi berperan besar menyebabkan bau," ungkap American Chemical Society.
Mengenakan sepatu lengkap dengan kaos kaki juga tidak membantu mengurangi bau kaki ini. Justru penggunaan kaos kaki bisa mengurangi ruang bagi kulit kaku untuk bernapas. Saat berkeringat, kai jadi lembab, menyebabkan bakteri mudah menetap dan hidup serta berkembang di dalamnya.
Saat bakteri-bakteri ini berkumpul, mereka akan mengeluarkan gas berbau menyengat. Gas itulah yang membuat aroma kaki jadi mengganggu. Ada tiga jenis gas atau kotoran yang dikeluarkan bakteri pada kaki, yaitu propanoic acid, methanethiol dan isovaleric acid.
Methanethiol membuat kaki berbau seperti belerang dan keju, dan itu diproduksi dari kulit mati. Isovaleric acid juga menebarkan aroma seperti keju dan tengik seperti cuka. Sementara propanoic acid memiliki bau kecut.
Menghilangkan bau kaki memang tidak mudah, karena berkaitan dengan keringat, sel kulit mati dan bakteri. Namun Anda bisa meminimalisir bau dengan cara yang terbilang mudah.
Dalam video tersebut disarankan untuk mencuci kaki dengan sabun antibakteri dan mengelupaskan sel kulit mati dengan scrub secara teratur. Selain itu juga selalu mengganti kaos kaki setiap selesai dikenakan dan sebaiknya pilih kaos kaki berbahan katun. Untuk sepatu, rajin-rajinlah dijemur dan semprotkan deodoran pada kaki.
(hst/hst)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun
Puasa Tanpa Bau Mulut! Ini Cara Tepat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
5 Makanan Buka Puasa Selain Gorengan, Lebih Sehat dan Bikin Kenyang
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
7 Ide Makanan Sahur untuk Diet, Tinggi Protein Bikin Kenyang
Most Popular
1
Adu Gaya Kim Tae Ri Pakai Bra di Show Prada, Karina Tampil Bergaun Putih
2
Viral Wanita Cantik Curi Atensi Saat Nonton Liga Champions, Terungkap Sosoknya
3
Potret Wulan Guritno Jalani Oplas di Korea Agar Kulit Lebih Kencang
4
Pasangan Artis China Batal Nikah, Calon Istri Ogah Belajar Bahasa Inggris
5
TikTok Viral Verificator
Viral Pernikahan Beda Usia 40 Tahun, Reaksi Pengantin Wanita Disorot
MOST COMMENTED











































