Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jus Buah Sehat Tapi Bisa Merusak Gigi, Ini Alasannya

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 24 Jun 2015 13:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Jus buah dianggap sebagai minuman yang bisa membantu mempercepat penurunan berat badan maupun menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Anggapan ini memang tidak salah, sebab buah mengandung banyak vitamin, mineral, serat dan antioksidan yang baik bagi tubuh.

Namun jika dikonsumsi terlalu sering atau setiap hari, jus buah berpotensi merusak gigi. Hal itu diungkapkan dokter gigi Dr Uchenna Okoye yang tergabung dalam organisasi London Smiling di London, Inggris.

Meskipun terbuat dari buah segar dan gulanya alami jus buah tetap bisa mengikis enamel gigi, memicu terjadinya gigi keropos, berlubang dan warnanya menjadi kusam. Dr Uchenna mengatakan, konsumsi jus buah meningkat karena makin banyak orang yang ingin terlihat lebih muda secara alami dengan makanan yang dikonsumsi. Namun banyak yang tidak menyadari kalau terlalu sering minum jus buah berakibat buruk bagi gigi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meminum jus buah, sama saja dengan Anda 'mengosokkan' gula ke permukaan gigi dan seluruh bagian dalam mulut. Seperti diketahui, gula merupakan salah satu penyebab utama kerusakan gigi.

"(Jus) sayuran sebenarnya tidak terlalu buruk tapi jus buah sifatnya bergula dan asam. Membuat enamel gigi jadi lunak dan terkikis dari dalam, sehingga menjadi tipis dan mengakibatkan gigi gompal," jelas Uchenna seperti dikutip dari Daily Mail.

Kerusakan gigi bisa bertambah parah jika yang dikonsumsi hanya jus dan tidak diimbangi diet sehat lengkap nutrisi. Orang dengan gangguan pola makan yang mengonsumsi jus buah terus menerus juga dikhawatirkan mengalami kerusakan gigi lebih parah.

"Saya punya beberapa pasien yang diet jus tapi juga bulimia, dan kombinasi itu membuat mereka tidak punya gigi. Harus dibuatkan lagi (gigi palsu)," katanya.

Baca Juga: 50 Inspirasi Baju Lebaran 2015

Perlu ditekankan, penjelasan Uchenna bukan melarang Anda untuk berhenti minum jus sama sekali. Bagaimanapun juga buah tetap berkhasiat mencegah kekurangan vitamin, melancarkan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tapi yang penting diingat, sebaiknya tidak mengonsumsinya terlalu sering.

Dr. Uchenna justru lebih merekomendasikan untuk meminum jus sayuran. Berbeda dengan buah, jus sayuran bersifat alkaline yang cenderung bersahabat bagi flora mulut dan lambung. Tapi jika tetap ingin minum jus buah tanpa merusak gigi, sebaiknya gunakan sedotan sehingga cairan jus tidak langsung mengenai gigi.

"Kandungan asam dan gula pada buah lebih mengkhawatirkan. Kalau saya mau diet dengan jus, saya akan lebih memilih jus sayuran," ucapnya.

Selain itu minum jus sekaligus habis, jangan ditunda-tunda hingga berjam-jam setelah jus buah dibuat. Uchenna mengatakan, sesuatu yang manis dan asam biasanya baru bisa hilang setelah 45 menit. Menenggaknya sampai habis secara cepat akan meminimalisir kerusakan pada gigi.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads