Ingin Tetap Olahraga Saat Puasa? Perhatikan Tips Penting Ini
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 19 Jun 2015 18:32 WIB
Jakarta
-
Amankah berolahraga saat puasa? Pertanyaan itu seringkali menimbulkan perdebatan di kalangan pencinta fitnes dan olahraga. Beraktivitas fisik dalam keadaan perut kosong mungkin menjadi tantangan karena tidak adanya cadangan energi. Namun bukan berarti olahraga saat berpuasa tidak bisa dilakukan. Justru ada beberapa keuntungan ekstra yang akan didapat dengan berolahraga kala puasa.
Salah satunya mengoptimalkan kinerja hormon. Seperti dikutip dari Greatist, perut yang kosong memicu perubahan hormon di dalam tubuh yang bisa membantu pembentukan otot dan pembakaran lemak lebih cepat. Olahraga ketika puasa juga meningkatkan sensitivitas insulin yang bisa mencegah penyakit diabetes.
Selain itu, olahraga ketika berpuasa juga meningkatkan hormon pertumbuhan yang penting dalam pembentukan jaringan otot, membakar lemak, meningkatkan kepadatan tulang dan harapan hidup lebih lama. Jika diimbangi juga dengan tidur yang cukup, olahraga ketika berpuasa bisa sangat efektif dalam menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin fitnes atau olahraga saat berpuasa. Apa saja?
1. Kurangi Intensitas
Dionisius Henry, seorang pakar fitnes menyarankan untuk melakukan olahraga seperti biasanya secara teratur. Hanya saja perlu dikurangi intensitas dan durasinya. Intinya, berolahragalah sesuai kemampuan apabila Anda sudah merasakan lemas dan sulit bernapas, segera berhenti.
2. Perhatikan Waktu
Henry menyarankan untuk berolahraga seminggu tiga kali bagi Anda yang tubuhnya sehat atau tidak menderita penyakit tertentu. Disarankan untuk berolahraga di malam hari setelah berbuka, namun jika tubuh bermasalah, terdapat dua pilihan, melakukan latihan beberapa jam sebelum berbuka atau setelah berbuka puasa.
3. Pola Makan
Makanan juga harus dijaga untuk memberikan energi dalam tubuh. Sebaiknya, dari buka hingga sahur Anda mengonsumsi makanan yang sehat, seperti nasi merah, roti, oatmeal, serta sayur-sayuran. Hindari makanan berlemak tinggi agar tidak cepat lapar atau justru membuat tubuh lesu setelah makan.
4. Pentingnya Olahraga Saat Puasa
Selain penjelasan yang sudah diuraikan di atas, olahraga ternyata memang penting dilakukan saat berpuasa. Henry mengatakan bahwa olahraga perlu untuk menjaga kondisi tubuh dan berat badan agar tidak 'melambung' ketika bulan puasa dan setelah Lebaran.
(hst/hst)
Salah satunya mengoptimalkan kinerja hormon. Seperti dikutip dari Greatist, perut yang kosong memicu perubahan hormon di dalam tubuh yang bisa membantu pembentukan otot dan pembakaran lemak lebih cepat. Olahraga ketika puasa juga meningkatkan sensitivitas insulin yang bisa mencegah penyakit diabetes.
Selain itu, olahraga ketika berpuasa juga meningkatkan hormon pertumbuhan yang penting dalam pembentukan jaringan otot, membakar lemak, meningkatkan kepadatan tulang dan harapan hidup lebih lama. Jika diimbangi juga dengan tidur yang cukup, olahraga ketika berpuasa bisa sangat efektif dalam menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin fitnes atau olahraga saat berpuasa. Apa saja?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dionisius Henry, seorang pakar fitnes menyarankan untuk melakukan olahraga seperti biasanya secara teratur. Hanya saja perlu dikurangi intensitas dan durasinya. Intinya, berolahragalah sesuai kemampuan apabila Anda sudah merasakan lemas dan sulit bernapas, segera berhenti.
2. Perhatikan Waktu
Henry menyarankan untuk berolahraga seminggu tiga kali bagi Anda yang tubuhnya sehat atau tidak menderita penyakit tertentu. Disarankan untuk berolahraga di malam hari setelah berbuka, namun jika tubuh bermasalah, terdapat dua pilihan, melakukan latihan beberapa jam sebelum berbuka atau setelah berbuka puasa.
3. Pola Makan
Makanan juga harus dijaga untuk memberikan energi dalam tubuh. Sebaiknya, dari buka hingga sahur Anda mengonsumsi makanan yang sehat, seperti nasi merah, roti, oatmeal, serta sayur-sayuran. Hindari makanan berlemak tinggi agar tidak cepat lapar atau justru membuat tubuh lesu setelah makan.
4. Pentingnya Olahraga Saat Puasa
Selain penjelasan yang sudah diuraikan di atas, olahraga ternyata memang penting dilakukan saat berpuasa. Henry mengatakan bahwa olahraga perlu untuk menjaga kondisi tubuh dan berat badan agar tidak 'melambung' ketika bulan puasa dan setelah Lebaran.
(hst/hst)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
Most Popular
1
Heboh Rumor Park Bo Gum Gay, Foto Lawas dengan Mantan Pacar Jadi Sorotan
2
Gaya Anak Kanye West yang Makin Berani, Hitamkan Gigi di Usia 12 Tahun
3
Ramalan Zodiak Capricorn 2026: Karier Melaju, Cinta Masih Berliku
4
Foto: 10 Artis Hollywood Bergaun Terbaik di Critics' Choice Awards 2026
5
Deklarasi Cinta Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Usai Menang Aktor Terbaik
MOST COMMENTED











































