Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Terlalu Kurus, Giuliana Rancic Tambah Berat Badan dengan Olahraga

wolipop
Kamis, 09 Apr 2015 11:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Presenter ternama Giuliana Rancic sempat dikritik karena penampakan tubuhnya yang sangat kurus. Contohnya saja ketika tampil di Golden Globes 2015, presenter E! ini mengenakan gaun strapless berpotongan mermaid yang memperlihatkan dada serta bahunya.

Terlihat tulang-tulang bahu dan selangkanya sangat menonjol, lengannya pun sangat kecil. Sejumlah komentator di dunia maya bahkan menyebut tubuh wanita berusia 40 tahun ini 'tinggal kulit dan tulang'.

Ternyata tubuh kurus sudah lama menjadi masalah bagi Giuliana. Ia mengaku sebenarnya tidak senang dengan penampilannya beberapa tahun belakangan ini. Jika kebanyakan figur publik berusaha menurunkan berat badan agar terlihat ramping, wanita berdarah Italia-Amerika ini justru sedang berusaha keras menambah berat badannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Giuliana mulai melakukan latihan angkat beban agar bentuk tubuhnya jadi terlihat lebih berisi. Ia juga ingin menaikkan bobot tubuh karena ingin terlihat seksi.

 

Baca Juga:50 Momen Menghebohkan dari Pekan Mode Dunia

"Saya sedang berusaha membentuk tubuh, karena saya ingin punya sedikit lekukan pada tubuh, saya ingin menjadi seksi. Saat ini, saya merasa frustasi setiap berkaca di depan cermin dan melihat saya telah kehilangan itu semua (lekukan tubuh). Saya bukan wanita yang seperti dulu lagi," ujar Giuliana, seperti dikutip dari Female First.

Wanita yang sempat menimbulkan kontroversi karena komentar rasisnya saat membawakan acara Fashion Police itu kini mulai rutin ke gym. Sebelumnya, Giuliana enggan pergi ke gym karena berpikir olahraga akan membuat berat badannya semakin berkurang.

Ternyata, olahraga pun mampu membantu menaikkan berat badan. Saat memeriksakan dirinya ke dokter, Giuliana justru disarankan untuk pergi ke gym agar bobot tubuhnya bertambah.

Namun sang dokter menyarankan untuk tidak melakukan latihan cardio. Olahraga berintensitas tinggi seperti aerobik, lari dan berenang cepat membakar kalori dan turunkan berat badan. Sementara untuk menambah berat badan, latihan yang tepat dilakukan adalah latihan beban. Misalnya dengan memakai alat bantu dumbbell, barbell, atau yang menggunakan beban tubuh sendiri seperti push-up dan pull-up.

"Percayalah, saya tidak ingin menurunkan berat badan. Menurut saya itu terlihat tidak menarik. Dulu saya merasa lebih menarik. Tapi sekarang saya melakukan yang terbaik yang saya bisa," tuturnya.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads