4 Manfaat Kesehatan Makan dengan Alas Daun Pisang
Hestianingsih - wolipop
Minggu, 15 Mar 2015 15:10 WIB
Jakarta
-
Beberapa negara di kawasan Asia punya kebiasaan memakai daun pisang sebagai alas makan atau pembungkus makanan. Sebut saja Indonesia, Malaysia, Thailand juga India. Meskipun terkesan 'kurang elit' dan kuno, cara makan tradisional yang telah dilakukan sejak zaman dulu ini ternyata memberi beberapa manfaat baik bagi kesehatan tubuh maupun lingkungan. Apa saja?
1. Sehat
Daun pisang kaya akan polifenol, antioksidan yang sama yang ditemukan dalam daun teh hijau. Polifenol merupakan antioksidan alami yang mampu melawan radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit. Daun pisang memang tidak dianjurkan untuk dimakan langsung karena sulit dicerna tubuh. Namun ketika dipakai untuk membungkus makanan, makanan di dalamnya bisa menyerap polifenol dari daun pisang. Khasiat antioksidan pun bisa didapatkan meskipun tidak terlalu signifikan.
Selain itu daun pisang juga diyakini mengandung antibakteri yang membunuh kuman serta bakteri pada makanan sehingga mengurangi risiko Anda terkena penyakit. Dengan catatan, jika daun pisang sebelumnya telah dibersihkan dan juga berasal dari lingkungan yang bersih.
2. Makanan Terasa Lebih Nikmat
Daun pisang memiliki lapisan seperti lilin yang memiliki aroma khas. Ketika makanan panas ditempatkan di atas atau dalam daun tersebut, 'lilin' akan meleleh dan menebarkan aroma harum tersebut ke makanan. Rasa makanan pun jadi lebih nikmat dan enak disantap. Sebagai perbandingan, lontong yang dibungkus menggunakan daun pisang dengan lontong yang dibungkus plastik, tentu rasanya jauh lebih enak lontong pertama.
3. Ramah Lingkungan
Mengemas makanan dengan wadah plastik atau styrofoam adalah bentuk sikap tidak peduli lingkungan. Plastik dan styrofoam sulit terurai oleh tanah dan membutuhkan waktu hingga puluhan, bahkan ratusan tahun untuk bisa menyatu dengan bumi. Makanan yang dibungkus dalam daun pisang jauh lebih ramah lingkungan karena mudah terurai dalam waktu singkat. Hanya dalam hitungan minggu, bahkan hari.
4. Lebih Aman
Perangkat makan seperti piring/mangkok yang terbuat dari plastik, melamin atau metal perlu dicuci dengan sabun dan air. Cara pencucian ini akan meninggalkan jejak-jejak atau residu bahan kimia dan jika tidak benar-benar bersih dibilas, akan menimbulkan racun. Sedangkan daun pisang cukup dibersihkan dengan cara dicuci di dalam air bersih, lalu dilap menggunakan kain bersih. Sehingga makanan bebas bahan kimia.
(hst/eny)
1. Sehat
Daun pisang kaya akan polifenol, antioksidan yang sama yang ditemukan dalam daun teh hijau. Polifenol merupakan antioksidan alami yang mampu melawan radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit. Daun pisang memang tidak dianjurkan untuk dimakan langsung karena sulit dicerna tubuh. Namun ketika dipakai untuk membungkus makanan, makanan di dalamnya bisa menyerap polifenol dari daun pisang. Khasiat antioksidan pun bisa didapatkan meskipun tidak terlalu signifikan.
Selain itu daun pisang juga diyakini mengandung antibakteri yang membunuh kuman serta bakteri pada makanan sehingga mengurangi risiko Anda terkena penyakit. Dengan catatan, jika daun pisang sebelumnya telah dibersihkan dan juga berasal dari lingkungan yang bersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daun pisang memiliki lapisan seperti lilin yang memiliki aroma khas. Ketika makanan panas ditempatkan di atas atau dalam daun tersebut, 'lilin' akan meleleh dan menebarkan aroma harum tersebut ke makanan. Rasa makanan pun jadi lebih nikmat dan enak disantap. Sebagai perbandingan, lontong yang dibungkus menggunakan daun pisang dengan lontong yang dibungkus plastik, tentu rasanya jauh lebih enak lontong pertama.
3. Ramah Lingkungan
Mengemas makanan dengan wadah plastik atau styrofoam adalah bentuk sikap tidak peduli lingkungan. Plastik dan styrofoam sulit terurai oleh tanah dan membutuhkan waktu hingga puluhan, bahkan ratusan tahun untuk bisa menyatu dengan bumi. Makanan yang dibungkus dalam daun pisang jauh lebih ramah lingkungan karena mudah terurai dalam waktu singkat. Hanya dalam hitungan minggu, bahkan hari.
4. Lebih Aman
Perangkat makan seperti piring/mangkok yang terbuat dari plastik, melamin atau metal perlu dicuci dengan sabun dan air. Cara pencucian ini akan meninggalkan jejak-jejak atau residu bahan kimia dan jika tidak benar-benar bersih dibilas, akan menimbulkan racun. Sedangkan daun pisang cukup dibersihkan dengan cara dicuci di dalam air bersih, lalu dilap menggunakan kain bersih. Sehingga makanan bebas bahan kimia.
(hst/eny)
Elektronik & Gadget
Headset Open-Ear Canggih dengan AI Translator, HTC NE39 Open-Ear True TWS AI Smart Bikin Denger Musik dan Komunikasi Makin Praktis!
Perawatan dan Kecantikan
Hair Mask Andalan untuk Rambut Rusak Saat Mudik, Dancoly Argan Instant Repair Hair Mask Bikin Rambut Berkilau Lagi!
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Tertutup Hijab Seharian? Ini Cara Biar Tetap Fresh & Nggak Lepek
Makanan & Minuman
Hampers Lebaran Makin Berkelas dengan Monde Butter Cookies Blue Shell 454gr
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Most Popular
1
Momen Seru Cinta Laura Ikutan War Takjil, Pilihan Makanannya Bikin Salfok
2
Adegan Ciuman Panas Ju Ji Hoon & Ha Ji Won Viral, Disebut Couple Salah Genre
3
Foto: Timothee Chalamet Cium Kylie Jenner di After Party Oscar 2026
4
Tren Makeup Lebaran 2026: Glowing Ala Red Carpet
5
Sinopsis Boss Level, Film Naomi Watts di Bioskop Trans TV Hari Ini
MOST COMMENTED











































