7 Tanda Gangguan Kesehatan yang Bisa Dideteksi Lewat Kulit
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 24 Feb 2015 17:44 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Dok. Thinkstock
Jakarta -
Kulit merupakan organ terbesar manusia, sekaligus pendeteksi awal adanya masalah pada tubuh. Ketika ada yang tidak beres terjadi di dalam tubuh, kulit akan menunjukkan tanda-tandanya. Maka dari itu sebaiknya Anda tidak menganggap remeh jika ada sedikit saja perubahan pada kulit agar gangguan kesehatan bisa segera diatasi sebelum terlanjur parah.
"Kulit merupakan jendela untuk melihat kesehatan Anda, dan 30 hingga 40 persen masalah kulit ada hubungannya dengan penyakit kronis yang ada pada tubuh," ujar Dr. Roshini Raj, seorang pakar kulit dan pendiri brand kecantikan asal India, seperti dikutip dari She Knows.
Ada tujuh kondisi kulit yang bisa memberitahu kondisi kesehatan seseorang. Mulailah bercermin dan perhatikan perubahan-perubahan di kulit Anda, dan periksakan ke dokter apabula menemui beberapa tanda ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Bintik-bintik Cokelat
Beberapa orang, terutama ras kaukasia ada yang terlahir dengan bintik-bintik cokelat pada kulitnya. Misalnya di pipi, dada atau lengan. Namun jika bintik cokelat muncul secara tiba-tiba, bisa jadi itu pertanda kanker kulit. Ada lima ciri-ciri kanker kulit yang bisa dideteksi sendiri. Apabila bintik cokelat memiliki bentuk yang asimetris, pinggirannya tidak rata, warnanya berbeda-beda, diameter lebih besar dari lubang rautan pensil dan bentuk, ukuran serta warnanya berubah maka sebaiknya segera cek ke dokter spesialis kulit.
2. Kulit Kering
Menurut dermatologis di Mount Sinai Medical Center, Dr. Joshua Zeichner, M.D., jika Anda memiliki kulit yang sangat kering bisa jadi itu pertanda adanya gangguan fungsi tiroid. Kelenjar tiroid yang tidak seimbang juga menyebabkan rambut dan alis menipis. Periksakan ke dokter agar bisa ditindaklanjuti penanganannya.
3. Warna Kulit Tidak Merata
Jika Anda mendapati ada beberapa area pada kulit yang terlihat menebal, teksturnya tidak halus dan berwarna cokelat keabuan di area leher, ketiak atau selangkangan, bisa jadi itu tanda-tanda diabetes.
4. Mata Bengkak dan Timbul Kantong Mata
Mata bengkak dan kantong mata tidak hanya timbul karena kurang tidur atau kelelahan, tapi juga akibat diet yang Anda jalani. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi garam bisa menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh dan hasilnya terlihat di bawah mata. Alergi juga bisa membuat mata terlihat bengkak dan berkantong.
5. Jerawat di Sekitar Rahang dan Pipi
Timbulnya jerawat di dua area ini bisa jadi pertanda ketidakseimbangan hormon. Selain jerawat, biasanya juga ditandai dengan tumbuhnya rambut-rambut halus di sekitar dagu dan dada.
6. Kemerahan dan Ruam-ruam
Bisa jadi gejala adanya kerusakan pada pembuluh darah kapiler yang disebabkan oleh sejumlah faktor. Bisa jadi karena paparan sinar matahari yang berlebihan, kelainan genetik, terlalu banyak konsumsi alkohol atau cedera. Kulit kemerahan yang berkepanjangan mungkin juga pertanda gejala awal rosacea, kondisi kulit kronis yang ditandai dengan kemerahan dan benjolan mirip jerawat yang meradang.
7. Kulit Pucat dan Kekuningan
Kulit yang tampak pucat dan kuning, terutama di telapak tangan dan kaki merupakan tanda hipotiroid atau kondisi dimana tubuh tidak mampu mencukupi produksi hormon tiroid yang dibutuhkan. Ketika ada masalah dalam jumlah tiroid, kelenjar tubuh tidak dapat memetabolisme vitamin dengan cepat sehingga terjadi penumpukan beta-karoten di dalam darah. Beta-karoten merupakan zat yang memberi warna oranye pada sayuran seperti wortel, tomat dan pepaya.