Smartphone Harus Dibersihkan Setiap Hari, Ini Alasannya
Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 07 Feb 2015 11:01 WIB
Jakarta
-
Smartphone seolah sudah menjadi bagian hidup bagi masyarakat modern, khususnya di perkotaan. Setiap harinya, gadget yang satu ini tak pernah lepas dari jamahan tangan maupun jari.
Banyak yang tidak menyadari, kalau smartphone berpotensi menyimpan banyak bakteri dan kuman yang terpapar dari sentuhan jari. Dalam sehari, tangan bisa menyebarkan lebih dari puluhan jenis bakteri serta kotoran dari tombol telepon, tombol lift, pegangan tangga, uang, kursi di transportasi umum dan lain sebagainya.
Ketika tangan memegang atau menyentuh smartphone maka bakteri pun ikut berpindah. Bisa dibayangkan jumlah bakteri yang menumpuk jika Anda bisa memegang ponsel puluhan kali sehari.
Baca juga: Rata-rata Orang Memakai Smartphone 200-an Kali Sehari, untuk Apa Saja?
Survei yang dilakukan Kleiner Perkins Caufield & Byer's dalam laporan tahunannya Internet Trends menunjukkan, orang mengecek smartphone mereka hingga 150 kali sehari. Seperti dikutip dari ABC News, rata-rata orang mengirim pesan teks sebanyak 23 kali sehari, 22 kali menelepon dan 18 kali untuk memanfaatkan waktu luang.
Para peneliti di Amerika Serikat juga menemukan, di dalam 51 sample ponsel terdapat sedikitnya 7.000 jenis bakteri. Beberapa ada yang tidak berbahaya, namun tak sedikit pula yang membahayakan kesehatan.
"Ketika Anda menggunakan ponsel, benda itu akan menjadi panas. Suhu yang panas akan membuat bakteri semakin mudah memperbanyak diri," ujar Laura Bowater, seorang ahli mikrobiologi dari University of East Anglia, seperti dikutip dari Daily Mail.
Baca juga: Ini Alasan Main Smartphone di Malam Hari Bisa Sebabkan Insomnia
Bakteri apa saja yang biasa terdapat dalam ponsel atau smartphone Anda? Antara lain enterococcus dan pseudomonas. Keduanya bisa menyebabkan infeksi akut. Perlu diketahui, enterococcus adalah bakteri yang juga ditemukan pada faeces manusia sedangkan pseudomonas pada hewan dan tanah.
Ponsel dengan tombol atau keypad ternyata lebih berbahaya ketimbang layar sentuh karena memungkinkan bakteri mengendap lebih lama. Ponsel bertombol memiliki celah-celah sehingga kotoran lebih sulit dibersihkan.
Bagaimana agar terhindar dari bakteri berbahaya akibat pemakaian smartphone? Laura menghimbau untuk membersihkan smartphone atau ponsel Anda setiap hari.
Caranya bisa dengan menggunakan tisu anti bakteri, sesering mungkin setelah pemakaian. Jaga juga kebersihan tangan Anda dengan hand sanitizer, atau cuci tangan jika memungkinkan setiap selesai beraktivitas.
(hst/hst)
Banyak yang tidak menyadari, kalau smartphone berpotensi menyimpan banyak bakteri dan kuman yang terpapar dari sentuhan jari. Dalam sehari, tangan bisa menyebarkan lebih dari puluhan jenis bakteri serta kotoran dari tombol telepon, tombol lift, pegangan tangga, uang, kursi di transportasi umum dan lain sebagainya.
Ketika tangan memegang atau menyentuh smartphone maka bakteri pun ikut berpindah. Bisa dibayangkan jumlah bakteri yang menumpuk jika Anda bisa memegang ponsel puluhan kali sehari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei yang dilakukan Kleiner Perkins Caufield & Byer's dalam laporan tahunannya Internet Trends menunjukkan, orang mengecek smartphone mereka hingga 150 kali sehari. Seperti dikutip dari ABC News, rata-rata orang mengirim pesan teks sebanyak 23 kali sehari, 22 kali menelepon dan 18 kali untuk memanfaatkan waktu luang.
Para peneliti di Amerika Serikat juga menemukan, di dalam 51 sample ponsel terdapat sedikitnya 7.000 jenis bakteri. Beberapa ada yang tidak berbahaya, namun tak sedikit pula yang membahayakan kesehatan.
"Ketika Anda menggunakan ponsel, benda itu akan menjadi panas. Suhu yang panas akan membuat bakteri semakin mudah memperbanyak diri," ujar Laura Bowater, seorang ahli mikrobiologi dari University of East Anglia, seperti dikutip dari Daily Mail.
Baca juga: Ini Alasan Main Smartphone di Malam Hari Bisa Sebabkan Insomnia
Bakteri apa saja yang biasa terdapat dalam ponsel atau smartphone Anda? Antara lain enterococcus dan pseudomonas. Keduanya bisa menyebabkan infeksi akut. Perlu diketahui, enterococcus adalah bakteri yang juga ditemukan pada faeces manusia sedangkan pseudomonas pada hewan dan tanah.
Ponsel dengan tombol atau keypad ternyata lebih berbahaya ketimbang layar sentuh karena memungkinkan bakteri mengendap lebih lama. Ponsel bertombol memiliki celah-celah sehingga kotoran lebih sulit dibersihkan.
Bagaimana agar terhindar dari bakteri berbahaya akibat pemakaian smartphone? Laura menghimbau untuk membersihkan smartphone atau ponsel Anda setiap hari.
Caranya bisa dengan menggunakan tisu anti bakteri, sesering mungkin setelah pemakaian. Jaga juga kebersihan tangan Anda dengan hand sanitizer, atau cuci tangan jika memungkinkan setiap selesai beraktivitas.
(hst/hst)
Elektronik & Gadget
Smartwatch Powerful! HUAWEI WATCH FIT 4 Series Bisa Tahan 10 Hari & Punya GPS Akurat
Perawatan dan Kecantikan
Jerawat Bandel Hilang Semalaman? Ini 2 Acne Patch yang Wajib Kamu Coba!
Elektronik & Gadget
Kerja di Tempat Ramai Tapi Tetap Fokus? Rahasianya Ternyata Hanya dengan TWS Ini
Perawatan dan Kecantikan
Tetap Glowing di Tengah Jadwal Super Padat? Ini Rahasia Maskeran Anti Kusam
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Tren Suplemen Patch, Vitamin & Mineral Tak Lagi Ditelan Tapi Ditempel di Kulit
Jerawat di Selangkangan Jangan Diabaikan, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
Viral di TikTok, Makanan Anjing Jadi Inspirasi Menu Diet
Cara Mandi yang Benar agar Kulit Bersih & Sehat Menurut Dokter, Ini Urutannya
Most Popular
1
Potret Rina Nose Liburan ke Melbourne Bareng Suami, Memukau Usai Oplas Hidung
2
Pangeran Harry Pernah Chat Genit dengan Reporter, Pesannya Kini Terungkap
3
6 Gaya Carmen Hearts2Hearts di Blue House, Pose Bareng Presiden Korsel & RI
4
Dakota Johnson Ungkap Gagal Casting Film karena 'Terlalu Sopan'
5
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
MOST COMMENTED











































