Ini Alasan Main Smartphone di Malam Hari Bisa Sebabkan Insomnia
Kebiasaan memainkan smartphone di malam hari bisa mengganggu jadwal tidur bahkan menjadi pemicu insomnia. Para penggila smartphone, tablet atau gadget elektronik memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan tidur karena sejumlah faktor.
Pertama, ketika seseorang terekspos cahaya dari layar gadget maka produksi melatoninnya akan berkurang. Hormon ini bertugas mengatur hormon-hormon lain dan menjaga ritme sirkadian (siklus 24 jam dalam proses fisiologis untuk menentukan pola tidur dan pola makan) dan memberitahu tubuh bahwa inilah saatnya tidur.
Ketika stabilitas hormon melatonin terganggu maka akan lebih sulit bagi seseorang untuk tertidur dengan nyenyak. Anne-Marie Chang, asisten profesor kesehatan perilaku tidur (bio-behavioural) di Penn State menyatakan bahwa sebagian besar perangkat elektronik memancarkan cahaya yang dinamakan 'short wavelength enriched'. Konsentrasi cahayanya lebih tinggi dari cahaya biru dan berbeda dari cahaya lampu ruangan atau lampu tidur biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Level melatonin mereka diukur, perilaku saat tidur dan terjaga di pagi harinya juga dianalisa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa responden yang membaca e-book di malam hari merasa lebih lelah dan perlu waktu lebih lama untuk bangun di keesokan paginya, yang akhirnya memengaruhi performa kerja di siang hingga sore hari.
Para peneliti menemukan bahwa komputer tablet, smartphone dan netbook memiliki tingkat penerangan cahaya yang cukup tinggi dan intens. Cahaya tersebut tak hanya memengaruhi mata tapi juga otak sehingga ritme sirkadian pun terganggu.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Proceedings of the National Academy of Science ini bisa menjadi peringatan bagi para 'burung hantu' di kamar tidur bahwa kebiasaan yang kelihatannya sepele itu bisa berpengaruh besar terhadap kestabilan kesehatan tubuh. Dari penelitian juga terungkap bahwa tablet memancarkan jumlah cahaya yang paling tinggi dan berisiko.
Seperti diketahui, kurang tidur bisa berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mulai dari kulit yang kusam, badan lesu tak bersemangat, stres meningkat, memicu kegemukan dan obesitas, emosi tidak stabil hingga gangguan jantung. (hst/fer)
Hobbies & Activities
Upgrade Raket Padel Andalan! 4 Rekomendasi Produk Biar Makin Semangat Latihan!
Hobbies & Activities
Nggak Cuma untuk Anak! Ini Rekomendasi Mainan Anti Stres untuk Dewasa, Bikin Pikiran Lebih Rileks
Hobbies & Activities
Berkendara Lebih Aman dan Tenang dengan Dashcam Retouch Riding System Sprite S2
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Perampok Gugat Balik Nana eks After School, Kini Ngaku Diimingi 40 Juta Won
Most Pop: Pernikahan Viral Roboh Diterjang Badai, Resepsi Tetap Jalan
Gantengnya Park Bo Gum Pakai Hanbok, Cetak Rekor Dilihat 22 Juta Kali
7 Rekomendasi Drama Korea tentang Musuh Jadi Cinta yang Bikin Baper











































