Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Persiapan Lebaran

Tips Makan Seimbang di Hari Lebaran Agar Tubuh Tidak Menggemuk

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 25 Jul 2014 16:44 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Mengontrol hasrat makan saat Lebaran biasanya jadi hal yang sulit dilakukan. Penyebabnya, apalagi kalau bukan aneka makanan yang disajikan yang umumnya mengandung banyak lemak, kolesterol dan kalori. Belum lagi karbohidrat sederhana yang datang dari lontong atau ketupat.

Seperti diketahui, karbohidrat sederhana merupakan salah satu penyebab utama kegemukan karena cepat mengenyangkan dan dicerna, tapi cepat juga membuat lapar sehingga ingin makan dan makan lagi. "Karbohidrat putih juga meningkatkan serotonin, hormon pembangkit rasa senang tapi sifatnya hanya sementara. Begitu efeknya hilang, tubuh akan minta lagi," jelas praktisi hidup sehat dr. Phaidon L. Toruan.

Lalu bagaimana menyiasati agar tetap bisa menikmati opor ayam, sambal goreng hati, rendang, ayam cabai hijau dan lontong sayur saat Hari Raya tanpa badan menggemuk? Pakar gizi Prof. Dr. Hardinsyah, MS., menyebutkan dua kuncinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang penting in moderation dan ikuti sunnah Nabi. Berhenti makan sebelum kenyang," tutur guru besar Fakultas Gizi Institut Pertanian Bogor yang akrab disapa Hardin ini.

Makanlah secukupnya ketika Anda lapar, dan berhentilah sebelum kenyang akan membuat perut terasa nyaman tanpa gangguan kembung atau kekenyangan. Dengan begitu Anda tetap bisa melakukan aktivitas dengan baik, misalnya bersilaturahmi ke rumah sanak saudara dan tetangga.

Berjalan dari satu rumah ke rumah lainnya akan membantu membakar sedikit kalori yang masuk, meskipun jumlahnya tak signifikan seperti fitnes atau olahraga. Sementara jika Anda makan sampai kekenyangan, bergerak atau berjalan pun akan terasa sulit dan kelebihan kalori tetap menumpuk.

Pilih minum air putih ketimbang sirup, teh manis atau es buah. Termasuk saat bertamu ke rumah kerabat, cukup minta segelas air putih apabila tuan rumah menawarkan untuk memberi minuman. Air putih tidak mengandung kalori, jadi tidak akan menambah asupan kalori dari hidangan khas Lebaran yang telah Anda santap. Selain itu air putih juga memberi efek penuh pada perut sehingga bisa mengurangi hasrat untuk makan lebih banyak.

Waspadai juga kue-kue kering yang disajikan. Ukurannya yang kecil bisa membuat Anda tidak sadar telah makan terlalu banyak, padahal sudah hampir setengah toples yang dihabiskan. Agar bisa terkontrol, jangan makan kue dari wadahnya. Ambil masing-masing satu atau dua butir kue yang berbeda dari toples lalu tempatkan di tisue atau piring kecil. Dengan begitu Anda jadi lebih bisa mengontrol berapa banyak kue yang telah dinikmati.

Karena di siang hari tubuh sudah 'disusupi' makanan berlemak, tinggi gula dan karbohidrat, maka di malam hari Anda sebaiknya lebih 'cooling down'. Perbanyak makan sayur dan buah yang kaya serat, lebih baik lagi yang mentah segar. Bisa diolah menjadi lalapan, salad atau ditumis sebentar.

Makanan mentah segar lebih mudah dicerna dan nutrisinya bisa langsung digunakan oleh tubuh. Serat yang terkandung dalam sayuran dan buah juga membantu melancarkan sistem pencernaan, sehingga 'ampas' makanan yang Anda makan di siang hari tadi lebih cepat terbuang dan tidak menjadi 'sampah' di dalam perut.



(hst/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads