Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mengatasi Sembelit Ringan

Hestianingsih - wolipop
Selasa, 08 Jul 2014 10:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Sembelit atau konstipasi merupakan gangguan pencernaan yang membuat perut terasa tidak nyaman karena sulitnya buang air besar. Penyebab utama terjadinya sembelit adalah pola makan yang tidak sehat dan minim serat.

Seperti diketahui, serat bermanfaat melancarkan sistem pencernaan dengan menstimulasi kontraksi pada usus untuk membantu makanan lebih cepat dicerna dan 'ampas' nya dikeluarkan secara rutin.

"Jika Anda makan banyak serat, seperti sereal gandum utuh, Anda akan meningkatkan kecepatan gerakan usus dan membuat makanan lebih mudah melewati sistem pencernaan," jelas Professor Terry Bolin, seorang spesialis kesehatan pencernaan di University of NSW, seperti dikutip dari ABC Australia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pada orang dengan kondisi slow-transit constipation (kondisi genetik akibat sistem pencernaan yang bekerja lambat, sehingga sisa-sisa makanan dari pencernaan yang seharusnya dikeluarkan dari tubuh juga melambat) yang sudah akut, perlu berkonsultasi dengan dokter tentang cara yang benar untuk mengatasinya agar buang air besar lebih lancar.

Sebab, bagi orang yang mengalami slow-transit constipation, banyak makan sayur justru berpotensi membuat perut lebih kembung karena akan lebih banyak gas yang diproduksi di dalam perut. Profesor Terry menyarankan, penderita slow-transit constipation ringan dan sedang sebaiknya mengonsumsi sayur yang dibarengi dengan obat pencahar atau laxative.

Obat pencahar akan menstimulasi otot usus sekaligus membantu meningkatkan kadar air pada usus. Anda perlu dosis obat pencahar yang cukup untuk mengubah pola gerakan usus agar makanan lebih mudah melewati sistem pencernaan.

Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi sembelit adalah mengonsumsi makanan kaya serat. Misalnya sereal, roti gandum utut, buah dan sayuran sedikitnya 30 gram sehari. Disarankan juga memakan buah bersama kulitnya seperti apel, pir, anggur, tomat, karena serat juga banyak terdapat di bagian tersebut.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads