5 Alasan Anda Harus Segera Kurangi Konsumsi Gula
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 03 Apr 2014 17:05 WIB
Jakarta
-
Anda penggemar makanan manis dan tidak bisa menahan godaan untuk mengunyah cake, mousse, brownies atau cokelat? Maka harus berhati-hati karena asupan gula yang terlalu banyak bisa menyebabkan kegemukan, penumpukan lemak dan diabetes. Selain itu masih ada lima dampak negatif lain dari konsumsi gula yang berlebihan. Ini akibatnya, seperti yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.
1. Gula Membuat Kecanduan
Gula bersifat adiktif atau menimbulkan kecanduan. Bahkan menurut penelitian yang diadakan NBC News dan The Wallstreet Journal, gula sama adiktifnya dengan kokain atau ganja. Semakin banyak dan sering Anda mengonsumsinya, maka Anda akan semakin menginginkannya. Seperti diketahui, terlalu banyak mengasup gula bisa menyebabkan kegemukan dan berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes dan jantung.
2. Membuat Mood Tidak Stabil
Cokelat, cake, permen dan es krim kerap dianggap sebagai makanan penghilang stres. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah karena makanan enak dan manis memang bisa membuat perasaan lebih bahagia. Namun kebahagiaan yang dirasakan itu hanya semu. Nyatanya, gula justru bisa membuat mood Anda naik-turun. Saat melahap makanan manis, kadar gula darah akan naik dengan drastis tapi juga cepat turunnya begitu dibakar oleh tubuh. Saat gula darah turun mood Anda kembali buruk dan akhirnya ingin makan makanan manis lagi. Begitu yang akan terjadi seterusnya.
3. Mengganggu Sistem Imun Tubuh
Gula yang berlebihan bisa melemahkan daya tahan tubuh sehingga membuat Anda mudah terkenal pilek, demam atau flu. Sebuah studi menunjukkan, tubuh dengan pH yang rendah (karena tinggi kadar keasamannya, biasanya berasal dari gula) merupakan pemicu tumbuhnya sel-sel kanker.
4. Memicu Penuaan Dini
Ketika gula di aliran darah bereaksi dengan protein, akan terjadi proses glycation. Yaitu terbentuknya molekul baru yang disebut advanced glycation end (AGE). Molekul ini bersifat merugikan dan berdampak buruk bagi jaringan sel di sekitarnya. Semakin banyak gula yang dikonsumsi, akan semakin banyak pula AGE yang terbentuk. Jaringan yang paling rentan terkena dampak buruk AGE adalan kolagen dan elastin. Dua jenis protein ini berfungsi menjaga kulit tetap kenyal, berisi dan kencang. Akibatnya, timbul garis-garis halus dan kerutan.
5. Menyebabkan Kegemukan
Gula bisa terdapat di nasi, mie ayam, kentang bahkan gorengan yang memakai tepung. Dalam jumlah cukup, gula diperlukan tubuh sebagai penambah energi. Tapi jika dikonsumsi berlebihan hanya akan menumpuk kalori dan lemak yang berujung pada kegemukan. Berdasarkan American Heart Association, wanita sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh gula setiap harinya.
(hst/hst)
1. Gula Membuat Kecanduan
Gula bersifat adiktif atau menimbulkan kecanduan. Bahkan menurut penelitian yang diadakan NBC News dan The Wallstreet Journal, gula sama adiktifnya dengan kokain atau ganja. Semakin banyak dan sering Anda mengonsumsinya, maka Anda akan semakin menginginkannya. Seperti diketahui, terlalu banyak mengasup gula bisa menyebabkan kegemukan dan berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes dan jantung.
2. Membuat Mood Tidak Stabil
Cokelat, cake, permen dan es krim kerap dianggap sebagai makanan penghilang stres. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah karena makanan enak dan manis memang bisa membuat perasaan lebih bahagia. Namun kebahagiaan yang dirasakan itu hanya semu. Nyatanya, gula justru bisa membuat mood Anda naik-turun. Saat melahap makanan manis, kadar gula darah akan naik dengan drastis tapi juga cepat turunnya begitu dibakar oleh tubuh. Saat gula darah turun mood Anda kembali buruk dan akhirnya ingin makan makanan manis lagi. Begitu yang akan terjadi seterusnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gula yang berlebihan bisa melemahkan daya tahan tubuh sehingga membuat Anda mudah terkenal pilek, demam atau flu. Sebuah studi menunjukkan, tubuh dengan pH yang rendah (karena tinggi kadar keasamannya, biasanya berasal dari gula) merupakan pemicu tumbuhnya sel-sel kanker.
4. Memicu Penuaan Dini
Ketika gula di aliran darah bereaksi dengan protein, akan terjadi proses glycation. Yaitu terbentuknya molekul baru yang disebut advanced glycation end (AGE). Molekul ini bersifat merugikan dan berdampak buruk bagi jaringan sel di sekitarnya. Semakin banyak gula yang dikonsumsi, akan semakin banyak pula AGE yang terbentuk. Jaringan yang paling rentan terkena dampak buruk AGE adalan kolagen dan elastin. Dua jenis protein ini berfungsi menjaga kulit tetap kenyal, berisi dan kencang. Akibatnya, timbul garis-garis halus dan kerutan.
5. Menyebabkan Kegemukan
Gula bisa terdapat di nasi, mie ayam, kentang bahkan gorengan yang memakai tepung. Dalam jumlah cukup, gula diperlukan tubuh sebagai penambah energi. Tapi jika dikonsumsi berlebihan hanya akan menumpuk kalori dan lemak yang berujung pada kegemukan. Berdasarkan American Heart Association, wanita sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh gula setiap harinya.
(hst/hst)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
2
Potret Celine Evangelista Umrah Bareng Anak, Cantik Natural Tanpa Makeup
3
Di Balik Status Miliarder Beyonce, Upah Buruh Brand Fashionnya Cuma Rp 8 Ribu
4
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
5
Tatiana Kennedy Meninggal di Usia Muda, Drama Keluarga Kennedy Terkuak
MOST COMMENTED











































