Ini Metode Diet Paling Efektif Turunkan Berat Badan Menurut Penelitian
wolipop
Selasa, 18 Mar 2014 12:05 WIB
Jakarta
-
Berbagai jenis diet diciptakan, mulai dari yang sehat, ekstrem hingga tak masuk akal untuk dilakukan. Namun dari ratusan macam pola makan yang pernah atau sempat populer, ada empat yang dianggap paling sehat dan aman dilakukan dalam jangka panjang, atau diterapkan sebagai diet sehari-hari.
Seperti dikutip dari Women's Health Mag, peneliti dari Cardiovascular Associates of Virginia Beach menemukan bahwa diet Paleo adalah yang paling efektif untuk menurunkan berat badan dengan cara sehat dan hasilnya tahan lama. Studi melibatkan 280 pria dan wanita yang kelebihan berat badan.
Para responden kemudian dibagi menjadi empat kelompok sesuai pola diet yang mereka ikuti. Empat pola diet tersebut adalah Paleo, vegan, Mediteranian dan DASH (metode diet untuk mengatasi tekanan darah tinggi). Setelah 60 hari, para peneliti menemukan bahwa responden yang melakukan diet Paleo berhasil menurunkan berat badan paling banyak, rata-rata sekitar 6 kg (atau 6,6 persen dari lemak tubuh mereka). Sementara diet vegan yang sama sekali tidak mengonsumsi makanan hewani rata-rata turun berat badannya sekitar 5,7 kg.
Namun meskipun tidak sebanyak diet Paleo dalam menurunkan berat badan, keempat pola makan yang diujicoba ternyata memiliki kelebihannya masing-masing dalam menjaga kesehatan tubuh. Seperti vegan, walaupun lebih sedikit menurunkan berat badan ketimbang Paleo namun partisipan yang melakukan diet ini paling banyak kemajuannya dalam menurunkan tingkat kolesterol jahat.
Sedangkan dengan DASH diet yang hanya mengurangi 3,6 kg dalam 60 hari, ternyata paling bagus untuk menurunkan kadar trigliserida yang tinggi. Trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah dan merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang mengandung lemak dan kolesterol yang telah dikonsumsi, lalu masuk ke tubuh serta terbentuk di hati. Jika jumlahnya berlebihan, berisiko menyebabka diabetes tipe 2.
Pola diet keempat, yaitu Mediteranian paling sedikit menurunkan berat badan yaitu hanya sekitar 2,2 kg. Namun diet ini dianggap cukup sehat dan paling mudah dilakukan ketimbang tiga metode diet sebelumnya, sehingga sangat memungkinkan untuk diterapkan dalam jangka panjang bahkan bisa menjadi pola makan tetap dalam keseharian. Selain itu diet ini juga baik bagi jantung.
Perlu diketahui, diet Paleo menganjurkan untuk mengasup banyak protein dan rendah karbohidrat. Diet ini mengharuskan makan protein hewani seperti daging merah, ayam serta ikan tapi menghindari gula dan produk olahan susu. Diet vegan adalah kebalikan dari diet Paleo, yaitu melarang semua konsumsi hewani dan hanya memakan yang berasal dari nabati, bahkan tidak mengonsumsi susu, yoghurt maupun margarin.
DASH diet mengharuskan pengikutnya untuk mengonsumsi banyak sayur dan buah, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, ayam, gandum utuh serta lemak sehat yang ramah bagi jantung. Diet ini membolehkan konsumsi susu namun hanya yang rendah lemak atau bebas lemak. Sangat disarankan mengonsumsi buah dan sayur bersama makanan kaya protein agar perut terasa kenyang lebih lama.
Terakhir adalah diet Mediteranian, metode ini mengharuskan Anda mengonsumsi whole food dan menghindari produk makanan olahan. Whole food adalah makanan yang diolah dari bahan-bahan segar. Bukan produk dalam kemasan maupun yang dibekukan. Terdiri dari buah-buahan dan sayuran segar, ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian dan red wine sesekali dalam satu bulan.
(hst/hst)
Seperti dikutip dari Women's Health Mag, peneliti dari Cardiovascular Associates of Virginia Beach menemukan bahwa diet Paleo adalah yang paling efektif untuk menurunkan berat badan dengan cara sehat dan hasilnya tahan lama. Studi melibatkan 280 pria dan wanita yang kelebihan berat badan.
Para responden kemudian dibagi menjadi empat kelompok sesuai pola diet yang mereka ikuti. Empat pola diet tersebut adalah Paleo, vegan, Mediteranian dan DASH (metode diet untuk mengatasi tekanan darah tinggi). Setelah 60 hari, para peneliti menemukan bahwa responden yang melakukan diet Paleo berhasil menurunkan berat badan paling banyak, rata-rata sekitar 6 kg (atau 6,6 persen dari lemak tubuh mereka). Sementara diet vegan yang sama sekali tidak mengonsumsi makanan hewani rata-rata turun berat badannya sekitar 5,7 kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan dengan DASH diet yang hanya mengurangi 3,6 kg dalam 60 hari, ternyata paling bagus untuk menurunkan kadar trigliserida yang tinggi. Trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah dan merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang mengandung lemak dan kolesterol yang telah dikonsumsi, lalu masuk ke tubuh serta terbentuk di hati. Jika jumlahnya berlebihan, berisiko menyebabka diabetes tipe 2.
Pola diet keempat, yaitu Mediteranian paling sedikit menurunkan berat badan yaitu hanya sekitar 2,2 kg. Namun diet ini dianggap cukup sehat dan paling mudah dilakukan ketimbang tiga metode diet sebelumnya, sehingga sangat memungkinkan untuk diterapkan dalam jangka panjang bahkan bisa menjadi pola makan tetap dalam keseharian. Selain itu diet ini juga baik bagi jantung.
Perlu diketahui, diet Paleo menganjurkan untuk mengasup banyak protein dan rendah karbohidrat. Diet ini mengharuskan makan protein hewani seperti daging merah, ayam serta ikan tapi menghindari gula dan produk olahan susu. Diet vegan adalah kebalikan dari diet Paleo, yaitu melarang semua konsumsi hewani dan hanya memakan yang berasal dari nabati, bahkan tidak mengonsumsi susu, yoghurt maupun margarin.
DASH diet mengharuskan pengikutnya untuk mengonsumsi banyak sayur dan buah, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, ayam, gandum utuh serta lemak sehat yang ramah bagi jantung. Diet ini membolehkan konsumsi susu namun hanya yang rendah lemak atau bebas lemak. Sangat disarankan mengonsumsi buah dan sayur bersama makanan kaya protein agar perut terasa kenyang lebih lama.
Terakhir adalah diet Mediteranian, metode ini mengharuskan Anda mengonsumsi whole food dan menghindari produk makanan olahan. Whole food adalah makanan yang diolah dari bahan-bahan segar. Bukan produk dalam kemasan maupun yang dibekukan. Terdiri dari buah-buahan dan sayuran segar, ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian dan red wine sesekali dalam satu bulan.
(hst/hst)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
Most Popular
1
Heboh Rumor Park Bo Gum Gay, Foto Lawas dengan Mantan Pacar Jadi Sorotan
2
Gaya Anak Kanye West yang Makin Berani, Hitamkan Gigi di Usia 12 Tahun
3
Ramalan Zodiak Capricorn 2026: Karier Melaju, Cinta Masih Berliku
4
Foto: 10 Artis Hollywood Bergaun Terbaik di Critics' Choice Awards 2026
5
Deklarasi Cinta Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Usai Menang Aktor Terbaik
MOST COMMENTED











































