Diet Manusia Serigala, Turun Berat Badan 2 Kg dalam 24 Jam. Seperti Apa?
Metode diet baru selalu muncul setiap tahunnya. Mulai dari yang normal hingga ekstrem. Ada yang bertahan lama dan terus diikuti banyak orang, ada pula yang hanya jadi tren sesaat karena penerapannya terlalu sulit dan tidak bisa diikuti dalam jangka panjang. Belakangan ini, muncul jenis diet terbaru yang disebut Werewolf Diet, atau diet manusia serigala. Selebriti seperti Demi Moore dan Madonna dikabarkan mengikuti pola makan ini dan berhasil menurunkan lebih dari dua kilogram dalam semalam. Apa itu Werewolf Diet?
1. Dipengaruhi Bulan
Seperti dikutip dari Daily Mail, metode ini juga dikenal dengan sebutan Lunar Diet. Muncul dari ide bahwa bulan bisa memengaruhi kondisi air di dalam tubuh, serupa dengan proses pasang surutnya air laut yang juga terpengaruh oleh periode munculnya bulan. Analogi ini yang kemudian memunculkan teori bahwa penampakan bulan bisa berefek pada keberhasilan kita menurunkan berat badan. Sejumlah situs yang khusus membahas diet ini mengklaim, diet manusia serigala bisa bantu turunkan hingga 2,7 kg dalam 24 jam.
2. Detoks dengan Cairan
Esensi dari diet ini adalah meminum cairan untuk detoksifikasi tubuh selama beberapa hari dalam bulan-bulan tertentu. Saat bulan purnama, bulan baru atau awal dari fase pergantian bulan. Para pendukung metode diet ini mengklaim bahwa bulan menggunakan gravitasi untuk menarik air di dalam tubuh, sama seperti yang terjadi pada air laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Hanya Minum Air Putih dan Jus
Diet ini menyarankan untuk hanya mengonsumsi air putih dan jus. Seperti dikutip dari situs Moon Connection, yang paling penting adalah menjalani diet tepat saat fase bulan dimulai. Jika fase baru bulan dimulai tengah hari, maka Anda bisa makan atau minum apapun yang Anda mau hingga menit terakhir. Lalu mulai puasa makan selama 24 jam ke depan. Lalu bulan akan bereaksi dengan air di dalam tubuh untuk menjalani proses detoksifikasi dan penurunan berat badan.
4. Dengan Kekuatan Bulan
Mengonsumsi lebih banyak cairan akan memanggil kekuatan bulan untuk menstimulasi aktivitas ginjal sehingga memungkinkan tubuh untuk mengeluarkan cairan berlebih. Proses ini juga sekaligus membuang toksin yang menumpuk di dalam tubuh karena konsumsi makanan tidak sehat, pencernaan tidak lancar dan stres. Pembuangan racun-racun ini juga akan menguatkan daya tahan tubuh.
5. Periode Puasa
Disarankan melakukan diet ini satu hingga tiga hari dalam setiap fase bulan (bulan purnama dan bulan baru). Tapi ada juga yang menyarankan, puasa bisa diteruskan hingga lima hari. Namun para ahli meragukan efektivitas diet ini. Detoksifikasi dengan hanya meminum cairan selama 24 jam memang menimbulkan efek tubuh terasa lebih ringan dan berat tubuh bisa turun lebih dari 0,45 kg. Namun belum ada bukti ilmiah satu pun yang membenarkan kalau fase bulan berpengaruh terhadap kandungan air di dalam tubuh. Berpuasa dalam waktu-waktu tersebut juga belum terbukti benar-benar bisa menurunkan berat badan.
6. Pendapat Ahli
Juru bicara British Dietetic Association Jeanette Crosland mengatakan, "Memang ada beberapa bukti bahwa penyimpanan air pada tubuh bisa berubah saat terjadinya siklus menstruasi dan kandungan airnya berkurang. Tapi bukan karena bulan purnama atau bulan apapun itu."
Jeanette menambahkan, kalaupun benar efek bulan adalah mengurangi kandungan air di dalam tubuh, hasilnya juga hanya sementara. Berat badan yang turun juga disebabkan oleh berkurangnya air, bukan lemak atau kalori sehingga bisa cepat berubah seketika Anda meminum air lagi. Perlu diingat, setiap metode diet yang menyarankan untuk membatasi asupan kalori pasti bisa turunkan berat badan. Apalagi dengan berpuasa. Tapi hasilnya bukan jangka panjang dan bisa berpengaruh negatif terhadap kondisi kesehatan karena kurangnya nutrisi.
(hst/kik)










































