Selma Blair Mengaku Kehilangan Teman dan Pekerjaan karena Komentar Anti-Islam
Selma Blair pernah menuai kontroversi karena komentarnya di media sosial yang bernada anti-Islam. Ketika itu, sang aktris merespon sebuah video mengenai seorang pengungsi Yahudi. Menyinggung umat Muslim, Selma kemudian berpisah dengan agensi yang memanajerinya. Dalam pidato baru-baru ini, ia pun mengungkap konsekuensi dari tindakan itu.
Selma menerima reaksi keras akibat tulisan anti-Islam dua tahun lalu yang sempat 'menghapus' kariernya di Hollywood. Hal itu disampaikannya dalam acara State of the Arts yang diselenggarakan oleh Anti-Defamation League di The Jewish Museum beberapa waktu lalu.
Pada bulan Februari 2024, bintang Cruel Intentions tersebut sempat meninggalkan komentar pada sebuah video yang dibagikan oleh Abraham Hamra, pengungsi Yahudi asal Suriah di tengah berlangsungnya perang Israel-Hamas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Deportasi semua preman pendukung teroris ini. Islam telah menghancurkan negara-negara Muslim, lalu mereka datang ke sini dan merusak pola pikir orang. Mereka tahu bahwa mereka adalah pembohong. Pembenaran yang menyimpang. Semoga mereka menuai akibat dari perbuatan mereka," tulis Selma Blair.
Komentar Selma Blair yang Bernada Anti-Islam Foto: Instagram |
Beberapa waktu kemudian, Selma menghapus komentar yang menerima banyak kecaman. Tapi ia tetap menerima konsekuensi dari tulisan kontroversial tersebut karena agensi CAA mengundurkan diri sebagai tim humasnya.
Dalam pidatonya di The Jewish Museum, wanita 54 tahun itu pun mengaku tahu rasanya 'dihapus' atau disingkirkan sembari merenungkan dampak insiden tersebut terhadap keluarganya. "Brand-brand yang bekerja sama denganku pergi dalam waktu sehari. Beberapa kerjasama yang telah aku bangun selama bertahun-tahun pun dihentikan."
"Agensiku pergi. Pengacaraku pergi. Humasku pergi. Agen buku pergi. Humas buku pergi. Manajer media sosialku pergi. Ibu baptis putraku pun pergi, sahabat baikku," katanya dilansir The Hollywood Reporter.
Selain bisnis, komentar itu juga ikut mempengaruhi hubungan pertemanannya. Selma mengungkapkan bahwa sebagian besar temannya di industri hiburan juga telah meninggalkannya, bahkan yang beragama Yahudi.
"Dan tentu saja, manajer yang aku anggap teman selama 30 tahun dan juga seorang Yahudi pun ikut pergi. Aku masih tidak tahu apa yang ada di benak mereka semua. Tidak ada satu pun yang membalas teleponku,"
Tapi terkait komentar tersebut, Selma kembali mengungkap permintaan maaf. "Komentar itu menyinggung perasaan orang lain dan aku langsung meminta maaf. Tanpa syarat, tanpa embel-embel tersembunyi. Aku bersungguh-sungguh saat itu dan aku tetap bersungguh-sungguh sekarang, aku membiarkan komentar itu tetap ada, karena komentar itu bukanlah inti dari ceritanya."
Dalam kesempatan itu, aktris 'Legally Blonde' tersebut juga mengaku tidak mengharapkan simpati. Ia pun menambahkan bahwa belakangan sudah kembali bekerja setelah sebelumnya sepi job.
"Aku sekarang memiliki tim yang akan aku ajak berjalan melewati api. Ini kecil dan ini adalah timku. Aku ingin kalian mengetahuinya sebelum aku memberi tahu kalian bagian yang tidak lebih baik. Bahwa itu meninggalkan bekas," ujarnya.
Selma kini memiliki sejumlah proyek yang telah diselesaikannya, termasuk satu episode serial Criminal Minds yang akan segera tayang. Baru-baru ini ia juga membintangi film drama bertema perang Israel-Hamas berjudul Stay Forte.
Selma Blair Minta Maaf Atas Komentarnya
Sebelumnya setelah menghapus komentar bernada anti-Islam tersebut, Selma segera mengeluarkan permintaan maaf dan menulis bahwa dia keliru dan tidak sengaja menyamakan Muslim dengan Islam Radikal dan fundamentalis.
Ia mengaku bahwa itu merupakan sebuah kesalahan besar dalam kata-kata dan mengakibatkan banyak orang yang tidak pernah dimaksudnya tersakiti. "Teman-teman Muslimku lah yang membantu mendidik dan menunjukkan jalan kepadaku. Aku berkomitmen untuk meneruskan cinta dan pengertian mereka. Kita tidak bisa membiarkan ketidaktahuan dan kemarahan menjadi kejatuhan kita,"
Sebagai penutup, Selma Blair mengatakan bahwa dia akan berdedikasi pada toleransi dan perdamaian bagi semua yang menginginkannya, bukan kebencian. "Aku akan melakukan dengan lebih baik," kata Selma.
(ami/ami)












































