Ini Cara Masak yang Bisa Mempercepat Penuaan Kulit
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 16 Jan 2014 11:06 WIB
Jakarta
-
Cara memasak ternyata bisa memengaruhi kondisi kulit seseorang. Mengolah makanan dengan cara memanggang, membuat kulit lebih cepat keriput dibandingkan mengukusnya.
Sebuah scanner teknologi baru telah mengungkap kerusakan kulit yang terjadi akibat memasak dengan cara panggang dan goreng. Alat scanner tersebut memeriksa kondisi kesehatan kulit dengan cara mengukur tingkat Advannced Glycation End-products (AGEs) dalam tubuh.
AGEs merupakan senyawa yang bersifat merusak. Dalam konsentrasi tinggi, AGEs bisa mempercepat penuaan kulit dan biasanya terbentuk ketika makanan dimasak dalam temperatur tinggi --disebabkan reaksi antara karbohidrat (gula dan pati) dan protein atau lemak bersuhu tinggi.
Seperti halnya indeks massa tubuh dan tekanan darah, tingkat AGEs juga menjadi penanda kondisi kesehatan. Penting untuk mengetahui level AGEs karena membantu Anda memilih gaya hidup yang lebih sehat.
Penelitian yang dilakukan Morinda --brand penyedia produk kesehatan asal Amerika-- menunjukkan bahwa AGEs diserap ke dalam tubuh melalui makanan. Jika terlalu banyak, senyawa ini akan menyebabkan keriput dan kulit mengendur karena kerusakan kolagen dan elastin, dua komponen yang membuat kulit terlihat muda.
Seperti dikutip Daily Mail, dari penelitian tersebut juga terungkap bahwa kebiasaan memasak sangat berpengaruh terhadap perubahan tingkat AGEs. Membakar, memanggang, broiling (memasak di atas tungku) dan memasak makanan pada suhu yang sangat tinggi akan memproduksi lebih banyak AGEs dibandingkan mengukus, merebus atau mengolahnya di temperatur rendah.
Sebagai contoh, kandungan AGEs di dalam sepotong dada ayam akan dua kali lebih banyak jika dimasak dalam microwave, tapi bisa tiga kali lebih banyak ketika dipanggang di atas tungku. Bagian makanan yang hangus atau gosong adalah penanda tingkat AGEs sudah tinggi. Intinya, lebih tinggi temperatur dan lebih lama pemanasan, makin banyak juga kandungan AGEs-nya.
Selain cara masak, mengurangi level AGEs dalam tubuh bisa dilakukan dengan olahraga atau fitnes. Jika metabolisme tubuh meningkat dan energi terbakar, maka kelebihan gula dan karbohidrat di tubuh juga menurun. Pembentukan AGEs pun berkurang. Langkah lainnya adalah dengan tidur yang cukup, mengontrol tingkat stres dan membatasi konsumsi alkohol serta rokok.
(hst/hst)
Sebuah scanner teknologi baru telah mengungkap kerusakan kulit yang terjadi akibat memasak dengan cara panggang dan goreng. Alat scanner tersebut memeriksa kondisi kesehatan kulit dengan cara mengukur tingkat Advannced Glycation End-products (AGEs) dalam tubuh.
AGEs merupakan senyawa yang bersifat merusak. Dalam konsentrasi tinggi, AGEs bisa mempercepat penuaan kulit dan biasanya terbentuk ketika makanan dimasak dalam temperatur tinggi --disebabkan reaksi antara karbohidrat (gula dan pati) dan protein atau lemak bersuhu tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian yang dilakukan Morinda --brand penyedia produk kesehatan asal Amerika-- menunjukkan bahwa AGEs diserap ke dalam tubuh melalui makanan. Jika terlalu banyak, senyawa ini akan menyebabkan keriput dan kulit mengendur karena kerusakan kolagen dan elastin, dua komponen yang membuat kulit terlihat muda.
Seperti dikutip Daily Mail, dari penelitian tersebut juga terungkap bahwa kebiasaan memasak sangat berpengaruh terhadap perubahan tingkat AGEs. Membakar, memanggang, broiling (memasak di atas tungku) dan memasak makanan pada suhu yang sangat tinggi akan memproduksi lebih banyak AGEs dibandingkan mengukus, merebus atau mengolahnya di temperatur rendah.
Sebagai contoh, kandungan AGEs di dalam sepotong dada ayam akan dua kali lebih banyak jika dimasak dalam microwave, tapi bisa tiga kali lebih banyak ketika dipanggang di atas tungku. Bagian makanan yang hangus atau gosong adalah penanda tingkat AGEs sudah tinggi. Intinya, lebih tinggi temperatur dan lebih lama pemanasan, makin banyak juga kandungan AGEs-nya.
Selain cara masak, mengurangi level AGEs dalam tubuh bisa dilakukan dengan olahraga atau fitnes. Jika metabolisme tubuh meningkat dan energi terbakar, maka kelebihan gula dan karbohidrat di tubuh juga menurun. Pembentukan AGEs pun berkurang. Langkah lainnya adalah dengan tidur yang cukup, mengontrol tingkat stres dan membatasi konsumsi alkohol serta rokok.
(hst/hst)
Elektronik & Gadget
Bikin Konten Makin Glow Up dengan MIXIO Ring Light 33cm + Light Stand Tripod 2M yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah, Wangi Mewah, dan Fresh Seharian dengan Shower Gel Favorit!
Elektronik & Gadget
Review 3 TWS Terbaru yang Lagi Hype dan Jadi Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Halus, Cerah, dan Glowing Alami dengan THE BATH BOX - Almond Dolce Body Scrub Paste!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
5 Penyebab Kamu Masih Bau Badan Padahal Sudah Pakai Deodoran
Pecahkan Rekor Dunia! Bulu Mata Wanita Ini Tumbuh Sampai ke Pipi
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Most Popular
1
Potret Pernikahan Gita Bhebhita 'Agak Laen 2', Cantik dengan Gaun Kebaya
2
Sosok Miliuner Wanita yang Beri Mahar ke Suami Rp 112 M, Dulu Pekerja Salon
3
Gaya Nicole Scherzinger Disebut Mirip Kim Kardashian, Pacar Baru Lewis Hamilton
4
Bayi Pertama Lahir Setelah 17 Tahun, Satu Desa Gelar Spanduk Ucapkan Selamat
5
8 Drama Korea Romantis CEO Tampan, Ditaburi Banyak Adegan Ciuman
MOST COMMENTED











































