8 Hal Aneh Tapi Normal yang Terjadi pada Tubuh Saat Tidur
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 23 Okt 2013 09:55 WIB
Jakarta
-
Tidur adalah saatnya tubuh beristirahat setelah lelah beraktivitas seharian. Tapi saat tidur, organ-organ dalam tubuh sesungguhnya tidak benar-benar istirahat. Banyak hal-hal yang terjadi di dalam tubuh saat seseorang tidur dan Anda mungkin tidak pernah menyangkanya. Ini delapan hal aneh tapi normal yang dialami tubuh selama terlelap, seperti dikutip dari Woman's Day.
1. Suhu Tubuh Menurun
Sesaat sebelum terlelap, temperatur tubuh akan mulai menurun sebagai sinyal bagi otak untuk melepaskan melatonin. Hormon ini memengaruhi sistem sirkadian (ritme atau siklus tidur) yang memberitahu tubuh untuk bahwa inilah saatnya tidur. Michael Breus, PhD, seorang psikolog klinis dan penulis buku The Sleep Doctor’s Diet Plan: Lose Weight Through Better Sleep menjelaskan, temperatur tubuh paling rendah pada pukul 2.30. Jadi untuk kenyamanan tidur, sebaiknya naikkan suhu ruangan jika Anda menggunakan air conditioner.
2. Berat Badan Berkurang
Saat tidur, tubuh akan kehilangan cairan karena berkeringat dan menghirup udara lembab di malam hari. Proses ini sebenarnya juga terjadi di siang hari namun karena diimbangi dengan makan dan minum, berat badan tidak berkurang. Itulah sebabnya berat badan cenderung berkurang begitu Anda bangun tidur di pagi hari. Untuk memaksimalkan penurunan berat badan, biasakan tidur 7-8 jam setiap malam. Kurang dari itu, proses menurunkan berat badan tidak berjalan optimal.
3. Bertambah Tinggi
Jangan salah mengerti, Anda tidak akan seketika memiliki tubuh setinggi model catwalk begitu bangun dari tidur semalaman. Tapi tubuh hanya jadi lebih tinggi ketika tidur. Saat tidur, 'piringan' di antara tulang belakang yang berfungsi sebagai bantalan akan berehidrasi dan membesar karena berat tubuh tidak menekannya. Berbeda ketika Anda berdiri, berat tubuh akan menekan bantalan tersebut sehingga tubuh lebih pendek. Jika masih dalam masa pertumbuhan, tidur di atas matras keras dengan posisi menyamping sambil meringkuk akan membantu mempercepat tubuh jadi lebih tinggi.
4. Tekanan Darah dan Detak Jantung Menurun
Ketika beristirahat organ tubuh tidak perlu bekerja aktif dan darah tidak dipompa sebanyak saat bangun. Jadi sistem tubuh pun akan melambat. Tekanan darah perlu turun di malam hari agar otot-otot jantung dan sistem peredaran darah punya waktu untuk relaks dan memulihkan diri.
5. Otot Lumpuh Sementara Waktu
Tubuh yang lumpuh ketika tidur ada maksudnya. Dijelaskan Lisa Shives, MD, ahli penyakit dalam dan spesialis pengobatan tidur, otot tubuh 'harus' dilumpuhkan untuk mencegah Anda bergerak terlalu aktif atau melakukan hal-hal aneh jika bermimpi di dalam tidur. Seseorang yang tubuhnya tidak lumpuh saat tidur memiliki gangguan yang disebut REM Behaviour Disorder. Kondisi ini membuat seseorang melakukan hal gila tanpa sadar karena bergerak sesuai situasi yang ada di mimpinya dan bisa membahayakan.
6. Terangsang Secara Seksual
Ini tidak ada hubungannya dengan 'mimpi basah' atau munculnya David Beckham dengan bertelanjang dada di mimpi Anda. Otak menjadi lebih aktif saat fase tidur REM (rapid eye movement) jadi membutuhkan lebih banyak oksigen. Akibatnya, peredaran darah di seluruh tubuh meningkat. "Terjadi pembesaran klitoris karena darah mengalir cepat ke area tersebut dan menyebabkan bengkak," jelas Lisa Shives, MD, ahli penyakit dalam dan spesialis pengobatan tidur.
7. Sering Buang Gas
Sepanjang malam otot sfinkter anal (otot yang mengatur kontraksi menutup-membuka pada lubang anus) sedikit mengendur sehingga membuat gas lebih mudah keluar. Untungnya kemampuan indra penciuman Anda saat tidur melemah sehingga Anda tidak akan terganggu dengan bau tidak enak yang keluar dari anus.
8. Produksi Kolagen Meningkat
Tubuh akan berpuasa selama Anda tidur. Saat puasa hormon pertumbuhan dilepaskan dan memberitahu sel-sel lemak agar melepaskan cadangan energi. Dalam proses ini, hormon pertumbuhan juga menstimulasi produksi kolagen. "Karena produksi kolagen meningkat ketika tidur, maka krim pelembab wajah yang mengandung retinol dan retinoid paling baik digunakan sebelum tidur karena bisa semakin meningkatkan pembentukan kolagen, mengatasi pigmentasi, mencegah timbulnya garis halus dan kerutan," jelas Melanie Palm, MD, seorang dermatologis di California.
(hst/rma)
1. Suhu Tubuh Menurun
Sesaat sebelum terlelap, temperatur tubuh akan mulai menurun sebagai sinyal bagi otak untuk melepaskan melatonin. Hormon ini memengaruhi sistem sirkadian (ritme atau siklus tidur) yang memberitahu tubuh untuk bahwa inilah saatnya tidur. Michael Breus, PhD, seorang psikolog klinis dan penulis buku The Sleep Doctor’s Diet Plan: Lose Weight Through Better Sleep menjelaskan, temperatur tubuh paling rendah pada pukul 2.30. Jadi untuk kenyamanan tidur, sebaiknya naikkan suhu ruangan jika Anda menggunakan air conditioner.
2. Berat Badan Berkurang
Saat tidur, tubuh akan kehilangan cairan karena berkeringat dan menghirup udara lembab di malam hari. Proses ini sebenarnya juga terjadi di siang hari namun karena diimbangi dengan makan dan minum, berat badan tidak berkurang. Itulah sebabnya berat badan cenderung berkurang begitu Anda bangun tidur di pagi hari. Untuk memaksimalkan penurunan berat badan, biasakan tidur 7-8 jam setiap malam. Kurang dari itu, proses menurunkan berat badan tidak berjalan optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan salah mengerti, Anda tidak akan seketika memiliki tubuh setinggi model catwalk begitu bangun dari tidur semalaman. Tapi tubuh hanya jadi lebih tinggi ketika tidur. Saat tidur, 'piringan' di antara tulang belakang yang berfungsi sebagai bantalan akan berehidrasi dan membesar karena berat tubuh tidak menekannya. Berbeda ketika Anda berdiri, berat tubuh akan menekan bantalan tersebut sehingga tubuh lebih pendek. Jika masih dalam masa pertumbuhan, tidur di atas matras keras dengan posisi menyamping sambil meringkuk akan membantu mempercepat tubuh jadi lebih tinggi.
4. Tekanan Darah dan Detak Jantung Menurun
Ketika beristirahat organ tubuh tidak perlu bekerja aktif dan darah tidak dipompa sebanyak saat bangun. Jadi sistem tubuh pun akan melambat. Tekanan darah perlu turun di malam hari agar otot-otot jantung dan sistem peredaran darah punya waktu untuk relaks dan memulihkan diri.
5. Otot Lumpuh Sementara Waktu
Tubuh yang lumpuh ketika tidur ada maksudnya. Dijelaskan Lisa Shives, MD, ahli penyakit dalam dan spesialis pengobatan tidur, otot tubuh 'harus' dilumpuhkan untuk mencegah Anda bergerak terlalu aktif atau melakukan hal-hal aneh jika bermimpi di dalam tidur. Seseorang yang tubuhnya tidak lumpuh saat tidur memiliki gangguan yang disebut REM Behaviour Disorder. Kondisi ini membuat seseorang melakukan hal gila tanpa sadar karena bergerak sesuai situasi yang ada di mimpinya dan bisa membahayakan.
6. Terangsang Secara Seksual
Ini tidak ada hubungannya dengan 'mimpi basah' atau munculnya David Beckham dengan bertelanjang dada di mimpi Anda. Otak menjadi lebih aktif saat fase tidur REM (rapid eye movement) jadi membutuhkan lebih banyak oksigen. Akibatnya, peredaran darah di seluruh tubuh meningkat. "Terjadi pembesaran klitoris karena darah mengalir cepat ke area tersebut dan menyebabkan bengkak," jelas Lisa Shives, MD, ahli penyakit dalam dan spesialis pengobatan tidur.
7. Sering Buang Gas
Sepanjang malam otot sfinkter anal (otot yang mengatur kontraksi menutup-membuka pada lubang anus) sedikit mengendur sehingga membuat gas lebih mudah keluar. Untungnya kemampuan indra penciuman Anda saat tidur melemah sehingga Anda tidak akan terganggu dengan bau tidak enak yang keluar dari anus.
8. Produksi Kolagen Meningkat
Tubuh akan berpuasa selama Anda tidur. Saat puasa hormon pertumbuhan dilepaskan dan memberitahu sel-sel lemak agar melepaskan cadangan energi. Dalam proses ini, hormon pertumbuhan juga menstimulasi produksi kolagen. "Karena produksi kolagen meningkat ketika tidur, maka krim pelembab wajah yang mengandung retinol dan retinoid paling baik digunakan sebelum tidur karena bisa semakin meningkatkan pembentukan kolagen, mengatasi pigmentasi, mencegah timbulnya garis halus dan kerutan," jelas Melanie Palm, MD, seorang dermatologis di California.
(hst/rma)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
10 Makanan yang Bantu Menurunkan Hormon Stres, Cocok Disantap saat Burnout
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Tren Suplemen Patch, Vitamin & Mineral Tak Lagi Ditelan Tapi Ditempel di Kulit
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
5
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
MOST COMMENTED











































