10 Makanan yang Bantu Menurunkan Hormon Stres, Cocok Disantap saat Burnout
Stres bukan cuma berdampak pada suasana hati, tapi juga bisa memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Salah satu pemicunya adalah kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.
Kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal sebagai respons terhadap tekanan atau situasi berbahaya. Dalam kadar normal, hormon ini membantu mengatur sistem imun, gula darah, hingga tekanan darah.
Namun jika kadarnya terlalu tinggi dalam jangka panjang, efeknya bisa mengganggu kesehatan. Kadar kortisol yang tinggi bisa membuat wajah tampak bengkak, terutama di area mata dan pipi, serta memicu berbagai masalah seperti kelelahan, jerawat, gangguan tidur, hingga kenaikan berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat stres berlangsung terus-menerus, tubuh bisa terjebak dalam mode 'fight or flight'. Kondisi ini dapat melemahkan sistem imun, mengganggu kesehatan pencernaan, dan meningkatkan risiko peradangan hingga infeksi.
Menghindari stres sepenuhnya memang sulit. Namun, mengelolanya bisa dilakukan lewat berbagai cara, mulai dari olahraga, meditasi, hingga tidur yang cukup. Selain itu, pola makan juga berperan penting.
Mengurangi konsumsi gula, lemak jenuh, alkohol, dan kafein bisa membantu menekan kadar kortisol. Sementara itu asupan yang kaya omega-3, magnesium, serat, dan antioksidan dapat membantu tubuh lebih ''enang" menghadapi stres.
Lalu, makanan apa saja yang bisa membantu menurunkan kadar hormon stres secara alami?
1. Gandum Utuh
Foto: Getty Images/Creativeye99 |
Karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, beras merah, dan oat bisa membantu tubuh merespons kortisol dengan lebih baik. Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa peningkatan konsumsi gandum utuh dapat membantu menstabilkan respons hormon stres sepanjang hari.
2. Yoghurt
Foto: Getty Images/iStockphoto/tashka2000 |
Yoghurt, terutama Greek yoghurt, juga bisa jadi pilihan. Kandungan protein dan probiotiknya membantu menjaga keseimbangan gut-brain axis, yang berperan penting dalam mengatur mood dan stres.
3. Buah Citrus
Foto: iStock
4. Pisang
Foto: Getty Images/bbostjan |
Selain kaya kalium, pisang juga mengandung magnesium dan vitamin B6 yang membantu produksi serotonin-hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia.
5. Bawang Putih
Foto: Getty Images/milan2099 |
Bawang putih mengandung allicin, senyawa aktif yang membantu mengontrol tekanan darah, meningkatkan sistem imun, sekaligus berpotensi menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh.
6. Sayuran Hijau
Foto: Getty Images/Mariia Skovpen
7. Dark Chocolate
Foto: Getty Images/iStockphoto/Alvaro Fernandez Echeverria |
Kabar baik bagi pecinta cokelat. Dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen bisa membantu meredakan stres. Flavonoid dalam kakao membantu menekan respons stres dari kelenjar adrenal, sekaligus memperbaiki suasana hati.
8. Salmon
Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak |
Ikan berlemak seperti salmon dikenal baik untuk kesehatan kulit sekaligus membantu menurunkan kortisol. Kandungan omega-3 di dalamnya memiliki efek antiinflamasi yang kuat.
9. Alpukat
Foto: Getty Images/Lordn
10. Kacang-kacangan
Foto: Getty Images/iStockphoto/jirkaejc |
Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan mede mengandung lemak sehat, vitamin B, magnesium, serta antioksidan yang berperan dalam menjaga kestabilan emosi dan energi sepanjang hari.


















































