Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

7 Bahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Smoothies untuk Diet

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 14 Okt 2013 08:10 WIB
...
Dok. Thinkstock
Jakarta - Smoothies menjadi salah satu pilihan untuk mengonsumsi makanan sehat, dengan cara yang lebih menyenangkan. Anda bisa mencampurkan beberapa jenis buah dan sayuran untuk mendapatkan rasa yang unik dan enak dan tetap mendapatkan manfaat serat, mineral serta vitamin secara utuh.

Namun tidak semua smoothies menyehatkan. Cara mengolah yang salah bisa membuat minuman ini justru jadi bumerang bagi tubuh. Sumber kalori, lemak dan gula yang menambah berat badan. Sebelum membuat minuman sehat, ketahui bahan-bahan yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam smoothies, jika Anda ingin berat badan tetap ideal.

1. Gula
Gula dalam bentuk olahan apapun adalah salah satu bahan smoothies yang paling buruk. Jika Anda menggunakan bubuk protein atau yogurt, pastikan bahan tersebut tidak mengandung gula seperti gula halus, sari tebu atau pemanis buatan seperti aspartam. Gula olahan akan meningkatkan gula darah Anda dan secara bersamaan menghambat penurunan berat badan Anda. Rasa manis bisa didapatkan secara alami dari buah-buahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Terlalu Banyak Buah
Buah adalah makanan sehat, tetapi ketika Anda mencampurkan terlalu banyak ke dalam smoothie, juga akan menambah asupan gula berlebihan. Baik itu alami atau tidak, konsumsi gula terlalu banyak membuat tubuh tidak efisien untuk membakar lemak dan membangun otot seperti yang dilakukan oleh protein, lemak dan serat.

3. Selai Kacang
Selai kacang akan membuat smoothie terasa lebih gurih dan creamy, tetapi juga menambah kalori. Belum lagi jika selai tersebut banyak mengandung gula dan mentega. Jika ingin mendapatkan rasa yang lebih creamy, sebaiknya ganti dengan Chia seed, flax seed atau biji matahari yang banyak mengandung serat untuk membantu mengontrol gula darah.

4. Yoghurt
Yoghurt merupakan salah satu campuran yang populer dalam smoothies. Tapi kebanyakan yoghurt yang digunakan mengandung gula, lemak dari susu dan perasa buatan. Jika ingin menambahkan yoghurt, pastikan yoghurt tersebut tidak mengandung lemak apabila terbuat dari susu dan tanpa gula. Lemak dalam yoghurt yang berbasis susu sebagian besar adalah lemak jenuh hewani yang harusnya Anda hindari. Setiap Anda ingin menambahkan yoghurt, pilihlah plain yoghurt rendah atau bebas lemak.

5. Bubuk Protein
Jika Anda ingin menambahkan bubuk protein ke dalam smoothies, usahakan memakai bubuk yang organik, bukan yang memiliki pemanis buatan, MSG, susu, kedelai dan sebagainya yang tidak diperlukan dalam smoothie. Bubuk protein organik juga dapat menstabilkan gula darah Anda.

6. Karbohidrat
Karbohidrat bukanlah sesuatu yang harus Anda hindari sepenuhnya. Tetapi jika Anda ingin menambahkannya ke smoothie, pastikan sebagian besar isi karbohidrat berasal dari serat, bukan gula. Gunakan Chia seed, sayuran hijau, buah-buahan dengan rendah gula, kacang-kacangan dan biji-bijian. Sumber-sumber karbohidrat ini mengandung serat dalam jumlah tinggi dan tidak mengandung gula.

7. Susu
Susu mempunyai kalori yang tinggi dan dapat mengulur penurunan berat badan. Sebaiknya Anda membuat susu almond sendiri dirumah, jika Anda ingin yang lebih praktis, belilah susu non-dairy tanpa pemanis buatan yang rendah kalori dan tidak mengandung gula. Seperti susu kedelai atau susu dari beras.

(hst/fer)
...
Hide Ads