Lakukan 7 Hal Ini di Dapur Agar Lebih Mudah Turunkan Berat Badan
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 27 Jun 2013 07:27 WIB
Jakarta
-
Dapur dan meja makan adalah tempat yang paling menentukan keberhasilan diet penurunan berat badan Anda di rumah. Selain tempat untuk memasak, dapur atau ruang makan juga untuk menyimpan makanan. Mengatur ulang penempatan makanan di dalam dapur, akan memberi dampak besar terhadap kebiasaan makan Anda sehari-hari. Simak cara penataan dapur untuk pola makan lebih sehat, yang dilansir Fitsugar.
1. Taruh Buah di Tempat yang Mudah Diraih
Cuci, potong-potong dan simpan buah-buahan seperti anggur, melon, nanas, apel, pir atau semangka dalam kotak makanan, lalu taruh di kulkas agar mudah diambil dan dimakan. Tempatkan kotak berisi buah-buahan di rak yang langsung terlihat begitu Anda membuka kulkas. Dengan begitu, buah-buahan akan menjadi makanan yang sering Anda makan. Bukan es krim, cokelat atau keripik.
2. Siapkan Kotak Besar Berisi Salad
Makan salad sebelum makan malam sangat baik untuk membuat perut terasa sedikit kenyang. Sehingga Anda akan mengurangi porsi saat melahap hidangan utama. Siapkan sayuran dalam baskom atau kotak makan besar untuk stok beberapa hari. Anda tinggal menyendoknya dan membumbui salad dengan dressing minyak zaitun dan balsamic vinegar. Sebagai variasi, Anda bisa membuat salad dressing sendiri yang bisa dipelajari dari buku resep masakan. Tapi hindari dressing yang tinggi lemak, garam dan gula karena menyimpan kalori berlebih.
3. Peralatan Makan Berukuran Mini
Gunakan peralatan berukuran lebih kecil, seperti sendok, garpu, mangkuk dan piring. Begitu juga dengan sendok sup dan centong nasi, gunakan yang berukuran lebih kecil dan cekungannya tidak terlalu dalam. Cara ini akan mencegah Anda mengambil makanan terlalu banyak ke atas piring. Sementara sendok dan garpu berukuran kecil akan mencegah Anda menyuap banyak makanan ke dalam mulut. Trik ilusi mata ini akan membuat Anda lebih lama makan dan merasa sudah banyak makan. Padahal, Anda tidak sadar kalau porsi makanan yang diambil sebenarnya lebih sedikit dari biasanya.
4. Kemas Ulang Camilan dari Toko
Ketika makan camilan langsung dari bungkusnya, kita cenderung akan terus makan sampai habis. Hal ini bisa jadi masalah jika Anda membeli keripik kentang, kacang telur atau cookies dalam kemasan besar. Tanpa sadar, sudah ratusan kalori berlebih yang masuk ke dalam tubuh dan akhirnya kelebihan berat badan tak terhindari. Cara terbaik untuk mengontrol hasrat ngemil adalah mengemasnya ulang dengan menempatkannya di kemasan yang lebih keci. Anda bisa menuang keripik ke kotak atau toples berukuran mini. Dengan begitu, Anda hanya akan menghabiskan camilan sebanyak yang ada di dalam toples atau kotak.
5. Singkirkan Makanan Tidak Sehat
Bukan berarti Anda harus membuang semua junk food seperti soda, cookies, es krim, permen cokelat atau permen jelly yang telah dibeli. Tapi 'singkirkan' dari pandangan Anda. Artinya, taruh semua camilan tidak sehat di tempat yang sulit dilihat juga diraih. Misalnya di atas rak piring yang tinggi atau dalam kabinet yang dipenuhi bumbu-bumbu dapur. Dengan begitu godaan untuk makan akan berkurang drastis. Boleh saja sesekali ngemil junk food, tapi hanya jadikan sebagai rekreasional. Artinya tidak dimakan setiap hari dan secara rutin.
6. Bekukan Buah dan Sayuran
Cuci, potong-potong dan taruh buah serta sayuran di dalam freezer. Tidak hanya menghemat uang belanja tapi juga memudahkan Anda jika ingin membuat green smoothies, jus buah, sup atau salad. Jika 'akses' mendapatkan sayur dan buah mudah, makan Anda akan lebih sering mengonsumsi makanan sehat.
7. Hidangkan Makanan Secukupnya
Jangan menghidangkan semua makanan yang Anda masak ke meja makan, kecuali ada pertemuan keluarga besar. Tempatkan makanan di piring dan mangkuk saji, lalu taruh sisanya ke dalam kotak dan tempatkan di dalam kulkas untuk dihangatkan di jam makan berikutnya. Dengan cara ini, Anda maupun keluarga tidak akan tergoda untuk menambah makanan.
(hst/kik)
1. Taruh Buah di Tempat yang Mudah Diraih
Cuci, potong-potong dan simpan buah-buahan seperti anggur, melon, nanas, apel, pir atau semangka dalam kotak makanan, lalu taruh di kulkas agar mudah diambil dan dimakan. Tempatkan kotak berisi buah-buahan di rak yang langsung terlihat begitu Anda membuka kulkas. Dengan begitu, buah-buahan akan menjadi makanan yang sering Anda makan. Bukan es krim, cokelat atau keripik.
2. Siapkan Kotak Besar Berisi Salad
Makan salad sebelum makan malam sangat baik untuk membuat perut terasa sedikit kenyang. Sehingga Anda akan mengurangi porsi saat melahap hidangan utama. Siapkan sayuran dalam baskom atau kotak makan besar untuk stok beberapa hari. Anda tinggal menyendoknya dan membumbui salad dengan dressing minyak zaitun dan balsamic vinegar. Sebagai variasi, Anda bisa membuat salad dressing sendiri yang bisa dipelajari dari buku resep masakan. Tapi hindari dressing yang tinggi lemak, garam dan gula karena menyimpan kalori berlebih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gunakan peralatan berukuran lebih kecil, seperti sendok, garpu, mangkuk dan piring. Begitu juga dengan sendok sup dan centong nasi, gunakan yang berukuran lebih kecil dan cekungannya tidak terlalu dalam. Cara ini akan mencegah Anda mengambil makanan terlalu banyak ke atas piring. Sementara sendok dan garpu berukuran kecil akan mencegah Anda menyuap banyak makanan ke dalam mulut. Trik ilusi mata ini akan membuat Anda lebih lama makan dan merasa sudah banyak makan. Padahal, Anda tidak sadar kalau porsi makanan yang diambil sebenarnya lebih sedikit dari biasanya.
4. Kemas Ulang Camilan dari Toko
Ketika makan camilan langsung dari bungkusnya, kita cenderung akan terus makan sampai habis. Hal ini bisa jadi masalah jika Anda membeli keripik kentang, kacang telur atau cookies dalam kemasan besar. Tanpa sadar, sudah ratusan kalori berlebih yang masuk ke dalam tubuh dan akhirnya kelebihan berat badan tak terhindari. Cara terbaik untuk mengontrol hasrat ngemil adalah mengemasnya ulang dengan menempatkannya di kemasan yang lebih keci. Anda bisa menuang keripik ke kotak atau toples berukuran mini. Dengan begitu, Anda hanya akan menghabiskan camilan sebanyak yang ada di dalam toples atau kotak.
5. Singkirkan Makanan Tidak Sehat
Bukan berarti Anda harus membuang semua junk food seperti soda, cookies, es krim, permen cokelat atau permen jelly yang telah dibeli. Tapi 'singkirkan' dari pandangan Anda. Artinya, taruh semua camilan tidak sehat di tempat yang sulit dilihat juga diraih. Misalnya di atas rak piring yang tinggi atau dalam kabinet yang dipenuhi bumbu-bumbu dapur. Dengan begitu godaan untuk makan akan berkurang drastis. Boleh saja sesekali ngemil junk food, tapi hanya jadikan sebagai rekreasional. Artinya tidak dimakan setiap hari dan secara rutin.
6. Bekukan Buah dan Sayuran
Cuci, potong-potong dan taruh buah serta sayuran di dalam freezer. Tidak hanya menghemat uang belanja tapi juga memudahkan Anda jika ingin membuat green smoothies, jus buah, sup atau salad. Jika 'akses' mendapatkan sayur dan buah mudah, makan Anda akan lebih sering mengonsumsi makanan sehat.
7. Hidangkan Makanan Secukupnya
Jangan menghidangkan semua makanan yang Anda masak ke meja makan, kecuali ada pertemuan keluarga besar. Tempatkan makanan di piring dan mangkuk saji, lalu taruh sisanya ke dalam kotak dan tempatkan di dalam kulkas untuk dihangatkan di jam makan berikutnya. Dengan cara ini, Anda maupun keluarga tidak akan tergoda untuk menambah makanan.
(hst/kik)











































