Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Lepas Stress dengan Berteriak-teriak di Klub Tantrum

Ghassani Mandasari - wolipop
Senin, 18 Mar 2013 16:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Pernahkah Anda merasa ingin teriak sekencang-kencangnya dan mengeluarkan kata-kata sesuka hati Anda? Jika ya, Anda pasti berpikir ulang untuk melakukannya sebab tidak bisa menemukan tempat dan waktu yang pas.

Kebanyakan keinginan bersikap tantrum dialami oleh sebagian besar wanita yang secara alami bersifat lebih emosional daripada pria. Lain halnya dengan pria, wanita cenderung mencari tempat berbagi untuk mencurahkan masalahnya.

Bagaimana jika masalahnya terlalu besar dan mereka hanya dapat memendamnya sendiri? Inilah yang dialami oleh para wanita karier dan ibu rumah tangga yang sedang stres. Di tengah kesibukan dan rutinitas mereka, waktu untuk sekedar berbagi masalah pun semakin sedikit. Seorang wanita asal Inggris, Adele Theron berinisiatif mendirikan Naked Divorce, program 21 hari untuk membantu para pasangan bercerai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari pertama pada program Naked Divorce diisi dengan meluapkan rasa marah, namun Adele melihat para anggota belum lepas mengeluarkan emosinya seperti berteriak-teriak atau membanting barang-barang. Sehingga, timbul ide untuk membuat Klub Tantrum bebas biaya.

Untuk dapat mengikuti klub ini Anda cukup mendaftar melalui situs. Klub ini pun mempunyai program yang didesain untuk melampiaskan amarah Anda. Program ini biasa disebut sebagai kelas pengontrolan emosi. Anda dapat berteriak bersama, memukul kantong busa dengan tongkat baseball dan menangis sekencang-kencangnya. Klub ini bahkan menyediakan jaringan telepon yang dapat diakses di phone-and-rant.

Tidak disangka, pada kelompok pertama dari klub ini berjalan sukses. Adele pun segera mendapat tawaran untuk memperluas klubnya secara nasional. Mengenai alasan utama dibuatnya klub ini secara gamblang dikemukakan Adele melalui Dailymail. "Setelah sekian lama, wanita dikatakan harus sabar dan menahan amarah, tetapi itu kan tidak baik untuk kesehatan." Setidaknya ide dari Adele ini telah membantu para wanita untuk melepaskan emosi dan kembali tenang melaksanakan rutinitasnya.

(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads