Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

1 Jam Berhip-hop Aerobic, 500 Kalori Berlebih yang Terbuang!

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 15 Mar 2013 17:41 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Bosan latihan aerobik dengan gerakan yang itu-itu saja? Kenapa tidak mencoba hip-hop aerobic yang kini sudah cukup banyak ada di kelas-kelas pusat kebugaran.

Pada dasarnya gerakan hip-hop aerobic tidak jauh berbeda dari aerobik biasa. Namun didesain sedemikian rupa agar peserta aerobik lebih merasa seperti sedang menari daripada berlatih. Hip-hop aerobic menggunakan musik hip-hop bertempo cepat yang digabungkan dengan berbagai gerakan yang umum ditampilkan dalam gaya menari.

Tujuannya agar aerobik tidak terasa membosankan dan melelahkan karena umumnya, latihan ini menuntut gerak yang dilakukan berulang-ulang. Selain lebih menyenangkan, hip-hop aerobic juga merupakan latihan kardiovaskular yang baik serta membantu membentuk otot lengan, kaki dan perut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gerakan-gerakan dalam hip-hop aerobic banyak mengadopsi gaya dansa hip-hop itu sendiri. Hip-hop merupakan tarian gaya Amerika yang dipengaruhi budaya Afrika dan Amerika Latin. Ciri-cirinya adalah langkah yang sangat cepat dan semua bagian tubuh 'terlibat' saat menarikannya. Putaran, headstand dan lambaian tangan merupakan beberapa gerakan yang khas dalam hip-hop.

Inti dari hip-hop aerobic adalah mencoba mengikuti hentakan musik yang cepat dengan bertepuk tangan, menggerakkan siku dan meloncat. Latihan ini umumnya berdurasi sekitar 40 menit sampai satu jam per sesi. Membantu meningkatkan mood positif sekaligus membakar banyak kalori.

Menurut studi yang diterbitkan dalam 'Journal of Perceptual & Motor Skills' seperti dilansir Az Central, sesi hip-hop aerobic selama satu jam bisa membakar 400 hingga 500 kalori. Latihan ini juga diyakini bisa mengurangi stres serta kelelahan karena tekanan psikis yang berkepanjangan.

Hip-hop aerobic adalah latihan berintensitas tinggi. Oleh karena itu stamina yang kuat jadi hal wajib saat melakukannya. Selain itu kenakan juga 'kostum' yang tepat. Sebaiknya pakai T-shirt tipis dan berpotongan longgar untuk memudahkan bergerak. Bahannya juga harus mudah menyerap keringat, misalnya katun.

Kenakan juga sepatu yang tepat. Hip-hop aerobic akan lebih mudah dilakukan dengan sneakers. Pastikan sepatu nyaman dikenakan dan memiliki sol serta bantalan yang bisa menahan tekanan dengan baik. Sebab, latihan ini menuntut banyak gerakan dan tekanan pada pergelangan kaki.

Jadi, siap berhip-hop aerobic ria?

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads