Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Kontroversial Influencer Emily Mai Punya 6 Pacar, Akui Tetap Cemburu

Tim Wolipop - wolipop
Minggu, 02 Agu 2026 11:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Emily Mai
Emily Mai Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Influencer Emily Mai menjadi sorotan setelah mengungkap pernah menjalin hubungan dengan enam pasangan sekaligus. Pengakuannya itu jadi kontroversi, di mana influencer 35 tahun itu menyebut bahwa tetap ada rasa cemburu jika pasangannya bersama wanita lain.

Emily memilih menjalani hubungan poliamori karena tidak ingin seluruh kebutuhan emosional, fisik, maupun keintiman dibebankan kepada satu orang.

"Menjadi poliamori berarti kamu tidak membebankan semua kebutuhan dan keinginan kepada satu pasangan. Tekanan itu bisa sangat berat untuk kedua belah pihak," ujarnya, seperti dikutip dari Where Is The Buzz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan poliamori bukan tanpa tantangan. Ia mengatakan komunikasi menjadi aturan yang tidak bisa ditawar karena setiap pasangan harus membicarakan batasan, rasa tertarik kepada orang lain, hingga kebutuhan masing-masing.

Emily juga membantah anggapan bahwa poliamori menghilangkan rasa cemburu. Menurutnya, emosi tersebut tetap muncul dan sering kali dipicu oleh rasa tidak aman.

ADVERTISEMENT

Ia mencontohkan situasi ketika seorang pasangan meninggalkannya di sebuah pesta untuk bermesraan dengan orang lain. Meski semua pihak mengetahui hubungan tersebut, Emily mengaku tetap merasa tersinggung dan memilih membicarakannya secara terbuka.

"Rasa cemburu itu sangat normal. Biasanya muncul karena rasa tidak aman," ungkapnya.

Pada periode tersibuknya, Emily pernah memiliki enam pasangan sekaligus, termasuk individu maupun pasangan suami istri. Untuk menghindari benturan jadwal, ia mengandalkan kalender agar setiap komitmen tetap terpenuhi.

"Semua jadwal masuk kalender. Kalau sudah membuat janji, saya akan menepatinya," tuturnya.

Emily juga mengaku selalu menjelaskan sejak awal kepada orang baru bahwa dirinya menjalani hubungan poliamori. Menurutnya, hubungan dengan orang yang menginginkan monogami kerap berujung konflik karena perbedaan ekspektasi.

Hal yang paling mengejutkan, menurut Emily, adalah poliamori tetap bisa diwarnai perselingkuhan. Ia menilai seseorang tetap dianggap berselingkuh ketika ada kebohongan atau hubungan yang sengaja disembunyikan dari pasangan lain.

"Kalau ada yang diam-diam atau berbohong, itu tetap bisa disebut selingkuh. Pada akhirnya semua kembali ke komunikasi," katanya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads