Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

7 Hal yang Membuat Kerja Lembur Berdampak Negatif Pada Kesehatan

Dwiyasista W. Sekartaji - wolipop
Rabu, 14 Nov 2012 10:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Baru-baru ini dalam sebuah penelitian ditemukan fakta bahwa seseorang yang bekerja selama 11 jam sehari, akan lebih besar kemungkinannya terkena depresi dan beresiko terkena penyakit jantung dibandingkan dengan orang-orang yang bekerja dengan waktu standar, 7-8 jam sehari.

Hal tersebut dipicu karena tekanan yang datang saat bekerja, terlalu lama berhadapan dengan komputer, pola makan yang tidak teratur serta kurangnya olahraga karena waktu luang yang terbatas. Seperti yang dikutip Huffington Post, berikut tujuh alasan mengapa kerja lembur dapat mengganggu kesehatan Anda.

1. Depresi

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE, menunjukkan bahwa orang yang bekerja 11 jam atau lebih dalam sehari memiliki peningkatan risiko depresi dibandingkan dengan orang-orang yang bekerja hanya tujuh atau delapan jam sehari.

2. Duduk

Orang-orang yang pekerjaannya memerlukan duduk sepanjang hari, harus lebih mewaspadai masalah kesehatannya. Ada beberapa masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan kalau terlalu banyak duduk, seperti diabetes, obesitas, kanker, serangan jantung, dan bahkan kematian. Kesimpula itu ditemukan oleh peneliti dari University of Missouri.

3. Tidur

Penelitian lain yang dipublikasikan tahun 2011 dalam 'The Journal dari Sleep Research', menemukan fakta bahwa jumlah jam kerja yang berlebihan akan mengurangi kualitas tidur. Hal tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan seperti menurunnya tingkat memori, peningkatan berat badan, emosi tidak terkontrol dan masalah mood lainnya. Selain itu, Anda juga akan mendapat masalah kesehatan yang serius seperti jantung dan kanker.

4. Masalah Kardiovascular

Bekerja lembur meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan termasuk penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa bekerja 10 jam atau lebih per hari meningkatkan 60% resiko terkena masalah kardiovaskular. Stres adalah hal utama yang memicu penyakit ini.

5. Stres

Menurut situs Mayo Clinic, beban kerja, kemacetan lalu lintas yang dihadapi setiap hari, rekan kerja serta tugas-tugas sehari-hari adalah hal-hal yang dapat memicu seseorang cepat terkena stres.

6. Mata Tegang

Menatap layar komputer sepanjang hari adalah penyebab paling sering dari ketegangan mata di tempat kerja. Bahkan, berdasarkan penelitian di tahun 2011, 64 sampai 90% pengguna komputer mengalami beberapa jenis gejala penglihatan, sakit kepala, mata kering atau pandangan kabur.

7. Otak

Kerja lembur dapat menyebabkan risiko penurunan mental atau bahkan demensia. Sebuah studi tahun 2009 yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology menemukan efek negatif pada kinerja kognitif setelah bekerja berjam-jam di usia pertengahan.
(eya/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads