Bahayanya Tidak Cuci Tangan Setelah Menggunakan Toilet
Karina Mahardi - wolipop
Kamis, 25 Okt 2012 07:32 WIB
Jakarta
-
Kulit manusia bisa menjadi tempat bersarangnya bakteri, virus dan jamur yang dapat menyebabkan penyakit, baik melalui pernafasan atau sentuhan. Coba bayangkan, betapa berisikonya penularan bakteri akibat penggunaan toilet secara bergantian.
Penularan tersebut pun dapat bertambah parah jika Anda tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet. Berikut adalah penyakit yang disebabkan akibat tidak mencuci tangan setelah memakai toilet, seperti dilansir dari Live Strong.
1. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut
Penyakit tangan, kaki, mulut atau disebut juga flu Singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh virus coxsackie yang menular melalui kontak langsung, makanan, maupun kotoran. Penyakit yang umumnya menyerang bayi dan anak-anak ini, dimulai dengan adanya gejala seperti benjolan yang tampak melepuh pada mulut, telapak tangan dan kaki. Untuk mencegahnya, cucilah tangan setelah menggunakan toilet untuk mencegah penularan virus.
2. Hepatitis A
Penyakit infeksi hati yang ditandai dengan gejala seperti kelelahan, kulit menguning, warna urin gelap, mual, dan muntah ini dapat menular melalui virus. Penularannya bisa terjadi ketika seseorang yang terkontaminasi virus hepatitis A, tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet lalu memegang makanan yang akan dikonsumsi orang lain. Tetapi infeksi ini juga bisa ditularkan melalui kontak langsung.
3. Shigellosis
Shigellosis (disentri Basiler) adalah infeksi usus yang menyebabkan diare hebat. Infeksi menyebar melalui kotoran orang yang terinfeksi. Sigelosis ditandai dengan gejala berupa diare, kram perut, dan demam. Kadang juga gejala tersebut berkembang menjadi disentri, kotoran berisi lendir, darah, dan nanah.
Orang bisa terinfeksi bakteri ini saat duduk. Bakteri dapat menyebar dari orang yang terinfeksi mencemari air atau makanan, atau langsung kepada orang lain. Shigellosis umum terjadi di antara para pelancong di negara berkembang dan pekerja atau penduduk kamp-kamp pengungsi.
4. Giardiasis
Penyakit yang menyerang usus ini ditandai dengan gejala seperti buang gas, kram, dan diare. Penularan terjadi melalui minuman atau makanan yang terkontaminasi atau melalui tangan yang menyerntuh kista Giardia misalnya, tangan perawat yang tidak dicuci setelah penggantian popok pasien. Penyembuhan dapat dilakukan dengan pengobatan metronidazole selama lima sampai sepuluh hari.
(eya/eny)
Penularan tersebut pun dapat bertambah parah jika Anda tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet. Berikut adalah penyakit yang disebabkan akibat tidak mencuci tangan setelah memakai toilet, seperti dilansir dari Live Strong.
1. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut
Penyakit tangan, kaki, mulut atau disebut juga flu Singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh virus coxsackie yang menular melalui kontak langsung, makanan, maupun kotoran. Penyakit yang umumnya menyerang bayi dan anak-anak ini, dimulai dengan adanya gejala seperti benjolan yang tampak melepuh pada mulut, telapak tangan dan kaki. Untuk mencegahnya, cucilah tangan setelah menggunakan toilet untuk mencegah penularan virus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyakit infeksi hati yang ditandai dengan gejala seperti kelelahan, kulit menguning, warna urin gelap, mual, dan muntah ini dapat menular melalui virus. Penularannya bisa terjadi ketika seseorang yang terkontaminasi virus hepatitis A, tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet lalu memegang makanan yang akan dikonsumsi orang lain. Tetapi infeksi ini juga bisa ditularkan melalui kontak langsung.
3. Shigellosis
Shigellosis (disentri Basiler) adalah infeksi usus yang menyebabkan diare hebat. Infeksi menyebar melalui kotoran orang yang terinfeksi. Sigelosis ditandai dengan gejala berupa diare, kram perut, dan demam. Kadang juga gejala tersebut berkembang menjadi disentri, kotoran berisi lendir, darah, dan nanah.
Orang bisa terinfeksi bakteri ini saat duduk. Bakteri dapat menyebar dari orang yang terinfeksi mencemari air atau makanan, atau langsung kepada orang lain. Shigellosis umum terjadi di antara para pelancong di negara berkembang dan pekerja atau penduduk kamp-kamp pengungsi.
4. Giardiasis
Penyakit yang menyerang usus ini ditandai dengan gejala seperti buang gas, kram, dan diare. Penularan terjadi melalui minuman atau makanan yang terkontaminasi atau melalui tangan yang menyerntuh kista Giardia misalnya, tangan perawat yang tidak dicuci setelah penggantian popok pasien. Penyembuhan dapat dilakukan dengan pengobatan metronidazole selama lima sampai sepuluh hari.
(eya/eny)
Elektronik & Gadget
HUAWEI WATCH FIT 4 Series, Smartwatch Premium Favorit Banyak Orang!
Health & Beauty
Makeup Nempel Seharian dengan 3 Setting Spray Andalan untuk Hasil Flawless Anti Geser!
Fashion
Banyak yang Repeat Order! Pilihan Celana Pendek dari Hi Girls Label Ini Bikin Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Naik Level di 2026! Selain Praktis, Pilihan Dress Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung Rapi dan Keren
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Most Popular
1
Potret Ira Wibowo Kondangan Bareng Anak, Bak Tak Menua di Usia 58 Tahun
2
Foto Prewedding Darma Mangkuluhur-DJ Patricia, Anak Tommy Soeharto Siap Nikah
3
Kim Woo Bin & Shin Min Ah Bulan Madu di Spanyol, Foto Bareng Fans & Bagi TTD
4
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
5
Foto: Momen Romantis Kylie Jenner & Timothee Chalamet di Critics' Choice 2026
MOST COMMENTED











































