6 Masalah Kesehatan yang Disebabkan Kurang Tidur
Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 26 Jun 2012 17:20 WIB
Jakarta
-
Apa Anda sering mengalami gangguan tidur atau insomnia? Hati-hati kurang tidur bisa meningkatkan risiko diabetes, bahkan meningkatkan risiko kematian 2 kali lebih besar!
Seperti yang dikutip dari Prevention internasional, berikut enam masalah kesehatan yang disebabkan kurangnya waktu tidur.
1. Penyakit kardiovaskular
Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal 'Sleep 2010', para peneliti di West Virginia University School of Medicine meninjau data terhadap 30.397 orang yang berpartisipasi dalam studi National Health Interview tahun 2005. Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam, lebih berisiko terhadap penyakit jantung. Selain itu, wanita di bawah 60 tahun yang tidur kurang dari 5 jam, berisiko 2 kali lipat lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung.
2. Diabetes
Berdasarkan jurnal diabetes tahun 2011 lalu, penelitian yang dilakukan oleh University of Chicago dan Northwestern University menemukan bahwa penderita diabetes yang kurang tidur dapat mengembangkan produksi kadar glukosa sebesar 9%, kadar insulin puasa (fasting insulin) sebesar 30%, dan resistensi insulin meningkat hingga 43%. Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyak proses yang diatur oleh jam biologis tubuh, yang salah satu caranya dengan tidur. Terganggunya proses tidur itu akan berdampak langsung pada kontrol gula darah.
3. Kanker Payudara
Penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Tohoku di Sendai, Jepang menemukan bahwa kurang lebih 24.000 wanita dengan rentan usia 40 sampai 79 tahun yang tidur kurang dari 6 jam dalam sehari, memiliki risiko 62% lebih tinggi terhadapa kanker payudara, dibandingkan mereka yang tidur lebih dari 9 jam setiap malam.
4. Masalah Urin
Dalam temuan yang dipresentasikan American Urological Association pada tahun 2011, para peneliti di New England Research Institute di Watertown, MA, meninjau data dari 4.145 pria dan perempuan paruh baya yang memiliki masalah tidur. Hasil yang ditemukan, kurang tidur dalam jangka waktu 5 tahun (tidur kurang dari 5 jam semalam) akan meningkatkan 80 hingga 90% risiko pada wanita, dan 34% pada pria untuk bangun di malam hari dan buang air kecil (nokturia) atau bahkan sampai mengompol. Para peneliti berteori bahwa kurang tidur dapat menyebabkan peradangan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pada kandung kemih.
5. Kanker usus besar
Dalam sebuah penelitian terhadap 1.240 orang yang diterbitkan pada tahun 2011 lalu, peneliti dari Case Western University menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki risiko 47% lebih mungkin untuk mengalami polip kolorektal, yang dapat mengakibatkan kanker, dibanding mereka yang tidur minumal 7 jam semalam.
6. Kematian
Penelitian terhadap 16.000 orang selama 10 tahun yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Kopenhagen menghubungkan titik antara kurang tidur dengan peningkatan risiko kematian. Ternyata orang-orang yang memiliki pola tidur yang buruk, khususnya di bawah 45 tahun, memiliki risiko kematian dua kali lebih tinggi.
Selain itu, mereka yang memiliki tiga atau lebih gangguan ketika tidur malam, memiliki risiko bunuh diri lima kali lebih tinggi dari orang-orang yang tidurnya tidak terganggu. Penelitian ini juga melaporkan, mereka yang memiliki gangguan tidur cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan diabetes.
(eya/eya)
Seperti yang dikutip dari Prevention internasional, berikut enam masalah kesehatan yang disebabkan kurangnya waktu tidur.
1. Penyakit kardiovaskular
Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal 'Sleep 2010', para peneliti di West Virginia University School of Medicine meninjau data terhadap 30.397 orang yang berpartisipasi dalam studi National Health Interview tahun 2005. Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam, lebih berisiko terhadap penyakit jantung. Selain itu, wanita di bawah 60 tahun yang tidur kurang dari 5 jam, berisiko 2 kali lipat lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung.
2. Diabetes
Berdasarkan jurnal diabetes tahun 2011 lalu, penelitian yang dilakukan oleh University of Chicago dan Northwestern University menemukan bahwa penderita diabetes yang kurang tidur dapat mengembangkan produksi kadar glukosa sebesar 9%, kadar insulin puasa (fasting insulin) sebesar 30%, dan resistensi insulin meningkat hingga 43%. Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyak proses yang diatur oleh jam biologis tubuh, yang salah satu caranya dengan tidur. Terganggunya proses tidur itu akan berdampak langsung pada kontrol gula darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Tohoku di Sendai, Jepang menemukan bahwa kurang lebih 24.000 wanita dengan rentan usia 40 sampai 79 tahun yang tidur kurang dari 6 jam dalam sehari, memiliki risiko 62% lebih tinggi terhadapa kanker payudara, dibandingkan mereka yang tidur lebih dari 9 jam setiap malam.
4. Masalah Urin
Dalam temuan yang dipresentasikan American Urological Association pada tahun 2011, para peneliti di New England Research Institute di Watertown, MA, meninjau data dari 4.145 pria dan perempuan paruh baya yang memiliki masalah tidur. Hasil yang ditemukan, kurang tidur dalam jangka waktu 5 tahun (tidur kurang dari 5 jam semalam) akan meningkatkan 80 hingga 90% risiko pada wanita, dan 34% pada pria untuk bangun di malam hari dan buang air kecil (nokturia) atau bahkan sampai mengompol. Para peneliti berteori bahwa kurang tidur dapat menyebabkan peradangan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pada kandung kemih.
5. Kanker usus besar
Dalam sebuah penelitian terhadap 1.240 orang yang diterbitkan pada tahun 2011 lalu, peneliti dari Case Western University menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki risiko 47% lebih mungkin untuk mengalami polip kolorektal, yang dapat mengakibatkan kanker, dibanding mereka yang tidur minumal 7 jam semalam.
6. Kematian
Penelitian terhadap 16.000 orang selama 10 tahun yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Kopenhagen menghubungkan titik antara kurang tidur dengan peningkatan risiko kematian. Ternyata orang-orang yang memiliki pola tidur yang buruk, khususnya di bawah 45 tahun, memiliki risiko kematian dua kali lebih tinggi.
Selain itu, mereka yang memiliki tiga atau lebih gangguan ketika tidur malam, memiliki risiko bunuh diri lima kali lebih tinggi dari orang-orang yang tidurnya tidak terganggu. Penelitian ini juga melaporkan, mereka yang memiliki gangguan tidur cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan diabetes.
(eya/eya)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
2
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
3
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
4
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab
5
Sosok Alix Earle, Influencer Viral yang Disebut Pacar Baru Tom Brady
MOST COMMENTED











































