Benarkah Gula Bisa Menurunkan Kinerja Otak?
wolipop
Kamis, 24 Mei 2012 17:40 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda pecinta makanan manis? Jika ya, ada baiknya jika Anda berhati-hati. Ada anggapan yang mengatakan bahwa mengonsumsi makanan manis bisa mengancam kinerja otak. Benarkah?
'Mengonsumsi fruktosa dalam jangka panjang mengubah kemampuan otak Anda untuk belajar dan mengingat informasi," kata peneliti dari UCLA, Fernando Gomez-Pinilla, PhD. Penelitian ini dilakukan terhadap tikus yang memiliki struktur genetis yang hampir mirip dengan manusia.
Namun bukan tikus biasa yang diteliti, tetapi tikus yang kekurangan asam lemak omega 3. Disebutkan, tikus yang kekurangan asam lemak omega-3 tampak lebih bodoh daripada tikus normal.
Kemudian peneliti memberi lebih banyak gula untuk waktu yang lama dan ternyata membuat tikus-tikus bahkan lebih bodoh. Untuk melawan efek dari gula, peneliti menggunakan suplemen omega-3.
Apakah dengan adanya penelitian ini berarti gula membuat kita bodoh? Mungkinkah suplemen omega-3 mengatasinya?
Sebenarnya hal ini masih belum dapat dipastikan, penelitian tersebut belum terbukti kebenarannya karena belum pernah diuji kepada manusia. Selain itu, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa studi terhadap tikus tidak berlaku sama dengan manusia.
Walau begitu, tidak ada salahnya jika Anda mengurangi konsumsi gula mulai sekarang. Hal ini karena banyaknya kandungan fruktosa dalam tubuh dapat memicu pembentukan risiko diabetes, obesitas, serta timbunan lemak.
(eya/eya)
'Mengonsumsi fruktosa dalam jangka panjang mengubah kemampuan otak Anda untuk belajar dan mengingat informasi," kata peneliti dari UCLA, Fernando Gomez-Pinilla, PhD. Penelitian ini dilakukan terhadap tikus yang memiliki struktur genetis yang hampir mirip dengan manusia.
Namun bukan tikus biasa yang diteliti, tetapi tikus yang kekurangan asam lemak omega 3. Disebutkan, tikus yang kekurangan asam lemak omega-3 tampak lebih bodoh daripada tikus normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah dengan adanya penelitian ini berarti gula membuat kita bodoh? Mungkinkah suplemen omega-3 mengatasinya?
Sebenarnya hal ini masih belum dapat dipastikan, penelitian tersebut belum terbukti kebenarannya karena belum pernah diuji kepada manusia. Selain itu, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa studi terhadap tikus tidak berlaku sama dengan manusia.
Walau begitu, tidak ada salahnya jika Anda mengurangi konsumsi gula mulai sekarang. Hal ini karena banyaknya kandungan fruktosa dalam tubuh dapat memicu pembentukan risiko diabetes, obesitas, serta timbunan lemak.
(eya/eya)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Fresh dalam 15 Menit, Rahasia Glow Alami dengan SKINFOOD Food Mask!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Elektronik & Gadget
Lari, Gowes, atau Workout? Tetap Dengar Sekitar dengan JOVITECH Wireless BC61 Bone Conduction Runfree Earphone!
Perawatan dan Kecantikan
Review Cushion Lokal Favorit untuk Makeup Lebaran yang Flawless dan Tahan Seharian!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Diet Hormon Viral di TikTok, Benarkah Bisa Atasi Jerawat hingga Mood Swing?
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Most Popular
1
Adu Gaya Personel BLACKPINK di Paris Fashion Week 2026, Lisa Pamer Pusar
2
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
3
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
4
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
5
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
MOST COMMENTED











































