Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

14% Remaja di AS Kelaparan Saat Berangkat Sekolah

Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 18 Okt 2011 12:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta -

Seberapa sering Anda dan si kecil melewatkan sarapan? Menurut survei terbaru di Amerika, setidaknya ada 14% anak-anak yang pergi ke sekolah kelaparan karena tidak sarapan.

Survei tersebut dibuat oleh NPD, perusahaan riset ternama di Amerika Serikat. Dalam penelitian berjudul 'Morning MealScape 2011' itu ada 27.180 responden yang terlibat.

Para responden itu diminta mengisi kuisioner online antara Januari-Maret 2011 lalu. Dari hasil survei diketahui, 1 dari 10 orang di Amerika tidak pernah sarapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peneliti menemukan pria berusia 18-34 tahun yang paling sering melewatkan sarapan. Sedangkan orang berusia 55 tahun merupakan mereka yang tidak pernah melewatkan waktu makan di pagi hari.

Di kelompok anak-anak, remaja berusia 13-17 tahun lah yang paling sering pergi ke sekolah dalam keadaan lapar. 14% dari mereka tidak sarapan.

Seperti dikutip dari NY Daily News, sudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau melewatkan sarapan justru bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kegemukan. Penelitian dari Universitas Minnesota misalnya menunjukkan remaja yang memulai hari mereka dengan sarapan menjadi lebih sehat, aktif dan tidak berisiko mengalami peningkatan berat badan di kemudian hari.

Penelitian lainnya dari Universitas Missouri menemukan, sarapan makanan dengan tinggi protein juga mengurangi kemungkinan seseorang ingin ngemil dan makan berlebih sepanjang hari. Dalam penelitian tersebut, anak remaja yang menjadi responden.

Peneliti membagi para remaja itu menjadi dua kelompok. Dalam tinga minggu, kelompok pertama sarapan makanan yang mengandung 500 kalori yaitu susu, sereal dan dengan kuantitas protein normal. Sementara kelompok kedua sarapan makanan dengan tinggi protein, seperti waffle, sirup dan yogurt.

Dari hasil scan MRI dan pengisian kuisioner terungkap, mereka yang berada di kelompok kedua, lebih bisa menahan lapar sepanjang hari.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads