4 Kebiasaan yang Buat Gigi Cepat Rapuh
Regina Christy - wolipop
Minggu, 14 Agu 2011 11:50 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda menyikat gigi terlalu sering atau punya kebiasaan menggemeretakkan gigi? Segera hentikan itu dari sekarang kalau ingin gigi yang sehat. Terkadang perawatan yang terlalu ekstra justru dapat membuat gigi patah dan cepat rapuh. Hindari empat kebiasaan ini, seperti yang dikutip dari She Knows.
1. Menyikat Gigi Secara Berlebihan
Sebagian orang menganggap kebersihan gigi berawal dari seberapa sering kita menyikat gigi. Hal itu benar, tapi menyikat gigi yang dilakukan lebih dari 2 kali dalam sehari tidak baik untuk kesehatan gigi kita.
"Saya sudah bertemu dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan sikat gigi 20 kali dalam sehari," kata Dr. Sally Cram, ahli gigi di Washington D.C.
Terlalu sering menyikat gigi tidak akan membuat gigi Anda bersih lebih lama. Justru akan melukai gusi dan mengikis enamel gigi. Menyikat hanya perlu dua kali sehari dan yang terpenting, adalah cara Anda melakukannya. Gosoklah dengan gerakan memutar mulai dari bagian depan, samping, dalam dan geraham. Lalu gunakan dental floss untuk membersihkan sisa-sisa makanan di antara celah gigi selama dua menit.
2. Pemutihan Gigi Terus-menerus
Agar gigi terlihat lebih putih biasanya kita memutihkan kulit dengan metode bleaching. Boleh saja melakuka bleaching, tapi jangan lebih dari dua kali setahun. Pemutihan yang dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan gigi dan gusi lebih sensitif dan menimbulkan efek transparan pada gigi.
Sangat ditekankan, sebaiknya warna gigi tidak lebih putih dari mata. Gigi yang terlalu putih justru membuat Anda terlihat aneh. Akan lebih aman jika proses bleaching dilakukan di dokter ahli, dibandingkan memakainya sendiri di rumah.
3. Mengatupkan dan Menggemeretakkan Gigi Terlalu Kuat
Sadar atau tidak, kita sering melakukan hal ini. Awalnya hanya kebiasaan, tapi ternyata dapat mengakibatkan tulang keropos, resesi gusi, gigi bergeser hingga gigi retak. Tanda-tanda dari efek negatifnya adalah sendi rahang terasa nyeri, sulit membuka dan menutup mulut dan sakit kepala.
4. Melakukan Perawatan Sendiri
Banyak orang yang memiliki alat untuk menghilangkan plak sendiri di rumahnya. Alasannya adalah untuk menghindari kunjungan ke dokter gigi. Tapi bila tidak dilakukan secara hati-hati, gigi bisa patah. Cara terbaik melakukan perawatan gigi adalah memeriksakannya ke dokter setiap 6 bulan sekali. Jangan pernah mencoba mencabut atau membersihkan karang gigi sendiri. Anda tidak tahu, apakah alat yang digunakan steril atau tidak.
Simak juga kebiasaan lainnya yang dapat merusak kesehatan gigi dan mulut Anda di sini
(hst/hst)
1. Menyikat Gigi Secara Berlebihan
Sebagian orang menganggap kebersihan gigi berawal dari seberapa sering kita menyikat gigi. Hal itu benar, tapi menyikat gigi yang dilakukan lebih dari 2 kali dalam sehari tidak baik untuk kesehatan gigi kita.
"Saya sudah bertemu dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan sikat gigi 20 kali dalam sehari," kata Dr. Sally Cram, ahli gigi di Washington D.C.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Pemutihan Gigi Terus-menerus
Agar gigi terlihat lebih putih biasanya kita memutihkan kulit dengan metode bleaching. Boleh saja melakuka bleaching, tapi jangan lebih dari dua kali setahun. Pemutihan yang dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan gigi dan gusi lebih sensitif dan menimbulkan efek transparan pada gigi.
Sangat ditekankan, sebaiknya warna gigi tidak lebih putih dari mata. Gigi yang terlalu putih justru membuat Anda terlihat aneh. Akan lebih aman jika proses bleaching dilakukan di dokter ahli, dibandingkan memakainya sendiri di rumah.
3. Mengatupkan dan Menggemeretakkan Gigi Terlalu Kuat
Sadar atau tidak, kita sering melakukan hal ini. Awalnya hanya kebiasaan, tapi ternyata dapat mengakibatkan tulang keropos, resesi gusi, gigi bergeser hingga gigi retak. Tanda-tanda dari efek negatifnya adalah sendi rahang terasa nyeri, sulit membuka dan menutup mulut dan sakit kepala.
4. Melakukan Perawatan Sendiri
Banyak orang yang memiliki alat untuk menghilangkan plak sendiri di rumahnya. Alasannya adalah untuk menghindari kunjungan ke dokter gigi. Tapi bila tidak dilakukan secara hati-hati, gigi bisa patah. Cara terbaik melakukan perawatan gigi adalah memeriksakannya ke dokter setiap 6 bulan sekali. Jangan pernah mencoba mencabut atau membersihkan karang gigi sendiri. Anda tidak tahu, apakah alat yang digunakan steril atau tidak.
Simak juga kebiasaan lainnya yang dapat merusak kesehatan gigi dan mulut Anda di sini
(hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































