Jangan Hindari Karbohidrat Saat Diet!
wolipop
Selasa, 03 Agu 2010 08:31 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita melakukan diet karbohidrat karena takut gemuk, bahkan berhenti mengonsumsinya. Bagaimanapun sumber energi tersebut tidak boleh dijadikan musuh karena tetap diperlukan tubuh.
Karbohidrat tidaklah menggemukkan, kecuali jika dikonsumsi melebihi kebutuhan. Bila dikonsumsi cukup, karbohidrat merupakan asupan menyehatkan yang baik untuk diet. Simak alasan mengapa Anda tidak boleh menjauhi karbohidrat selama menjalani program diet lewat artikel berikut ini:
1. Karbohidrat membantu meningkatkan mood
Karbohidrat meningkatkan produksi serotonin, zat kimia dalam otak untuk membangun mood. Kekurangan karbohidrat justru bisa menyebabkan gejala psikologis.
Dalam sebuah studi dari Archives of Internal Medicine, orang-orang yang mengikuti diet karbohidrat sangat ketat selama setahun, jumlah yang diperbolehkan hanya 20-40 gram karbohidrat setiap hari, atau setara dengan setengah cangkir beras ditambah sepotong roti. Mereka lebih sering mengalami depresi, kecemasan, dan kemarahan daripada orang-orang yang menjalani diet tinggi karbohidrat-rendah lemak yang konsumsinya berfokus pada susu rendah lemak, whole grains (butiran gandum utuh), buah-buahan dan kacang-kacangan.
2. Karbohidrat membantu mencegah penambahan berat badan.
Pengamatan dari kebiasaan makan wanita paruh baya selama hampir dua tahun, menemukan bahwa mereka yang meningkatkan asupan serat, umumnya berat badannya menurun. Sebaliknya, wanita yang menurunkan konsumsi serat dalam diet mereka, justru bertambah berat badannya. Banyak sumber karbohidrat mengandung serat makanan, yang sebenarnya juga merupakan karbohidrat kompleks untuk dicerna.
3. Karbohidrat baik untuk jantung.
Peningkatan asupan serat-larut (sebuah jenis serat yang ditemukan dalam makanan kaya karbohidrat, seperti oatmeal dan biji-bijian) sebanyak 5-10 gram setiap hari, bisa mengakibatkan penurunan kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) sebesar lima persen. Demikian pula, orang-orang yang mengonsumsi whole grains atau butiran gandum utuh (beras merah, bulgur, quinoa) cenderung memiliki LDL lebih rendah dan lebih tinggi kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL).
4. Karbohidrat dapat memangkas ukuran pinggang.
Mengurangi konsumsi butiran gandum utuh membantu mengurangi lemak tubuh total dan lemak perut. Dalam studi tersebut, orang dewasa yang makan sebanyak tiga porsi biji-bijian setiap harinya, memiliki sekitar 2,4 persen lemak tubuh lebih sedikit dan 3,6 persen lemak perut lebih rendah dibandingkan mereka yang makan biji-bijian kurang dari seperempat porsi.
5. Karbohidrat membantu membakar lemak.
Sarapan karbohidrat yang lama dicerna (seperti oatmeal atau sereal bekatul) tiga jam sebelum olahraga dapat membantu membakar lebih banyak lemak. Alasannya, makan karbohidrat yang lama dicerna tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara tiba-tiba seperti saat kita mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih.
(af1/kee)
Karbohidrat tidaklah menggemukkan, kecuali jika dikonsumsi melebihi kebutuhan. Bila dikonsumsi cukup, karbohidrat merupakan asupan menyehatkan yang baik untuk diet. Simak alasan mengapa Anda tidak boleh menjauhi karbohidrat selama menjalani program diet lewat artikel berikut ini:
1. Karbohidrat membantu meningkatkan mood
Karbohidrat meningkatkan produksi serotonin, zat kimia dalam otak untuk membangun mood. Kekurangan karbohidrat justru bisa menyebabkan gejala psikologis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Karbohidrat membantu mencegah penambahan berat badan.
Pengamatan dari kebiasaan makan wanita paruh baya selama hampir dua tahun, menemukan bahwa mereka yang meningkatkan asupan serat, umumnya berat badannya menurun. Sebaliknya, wanita yang menurunkan konsumsi serat dalam diet mereka, justru bertambah berat badannya. Banyak sumber karbohidrat mengandung serat makanan, yang sebenarnya juga merupakan karbohidrat kompleks untuk dicerna.
3. Karbohidrat baik untuk jantung.
Peningkatan asupan serat-larut (sebuah jenis serat yang ditemukan dalam makanan kaya karbohidrat, seperti oatmeal dan biji-bijian) sebanyak 5-10 gram setiap hari, bisa mengakibatkan penurunan kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) sebesar lima persen. Demikian pula, orang-orang yang mengonsumsi whole grains atau butiran gandum utuh (beras merah, bulgur, quinoa) cenderung memiliki LDL lebih rendah dan lebih tinggi kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL).
4. Karbohidrat dapat memangkas ukuran pinggang.
Mengurangi konsumsi butiran gandum utuh membantu mengurangi lemak tubuh total dan lemak perut. Dalam studi tersebut, orang dewasa yang makan sebanyak tiga porsi biji-bijian setiap harinya, memiliki sekitar 2,4 persen lemak tubuh lebih sedikit dan 3,6 persen lemak perut lebih rendah dibandingkan mereka yang makan biji-bijian kurang dari seperempat porsi.
5. Karbohidrat membantu membakar lemak.
Sarapan karbohidrat yang lama dicerna (seperti oatmeal atau sereal bekatul) tiga jam sebelum olahraga dapat membantu membakar lebih banyak lemak. Alasannya, makan karbohidrat yang lama dicerna tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara tiba-tiba seperti saat kita mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih.
(af1/kee)
Pakaian Pria
Greenlight Voyager Men's Basic Shirt: Kemeja Pria untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Perawatan Bayi Praktis dalam Satu Paket, Cocok untuk Orang Tua Baru
Pakaian Wanita
Adidas Tee Lace Branding, Kaos Rib Wanita yang Bikin Look Lebih Rapi
Makanan & Minuman
Rahasia Masakan Lebih Wangi dan Bernutrisi! Minyak Wijen Murni BIkin Rasa Makanan Lebih Nikmat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Kulit Breakout Saat Puasa? Bisa Jadi Gara-gara Makanan Ini
Most Popular
1
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
2
7 Potret Bio One Perdana Belajar Balet, Pakai Legging & Sepatu Balet
3
7 Momen Manis Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk, Kelewat Gemas Jadi Couple
4
Daftar Pemeran Siren's Kiss, Drakor Terbaru Park Min Young
5
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
MOST COMMENTED











































